
yukkk... mana nih jempolnya...??
readers yang baik,, terima kasih banyak yaa udah setia dengan kisah Tania,mohon sarannya jika ada yang kurang dalam cerita Author ini yaa,, salam sayang๐๐๐
happy reading teman...!!
Tania masih kesal pada Adrian.sebenarnya Tania ingin menanyakan apa yang terjadi kemarin,namun enggan dia utarakan perasaannya itu,, sudah melihat orang yang dia sayangi terluka saja membuatnya sangat bersedih",,
sementara Tania dan Adrian masih dalam rumah,, Ghilbran berlalu pergi meninggalkan rumah Tania. ketika dia akan masuk ke dalam mobilnya dia berpapasan dengan Nayy dan dhini,,
"Omm sudah mau pulang yaa,,," tanya Nayy.
"ohh,, iya..!! ngomong ngomong kita belum kenalan,, boleh Omm tahu nama kamu...?? Ghilbran sedikit membungkukan badannya untuk mengimbangi tinggi Nayy.
"Aku Nayy,, kalo omm...??
"omm,,, Ghilbran.
"ini Aunti Dhini,, cantik yaa Omm..??
"Nayy... ihh kamu tuhh...!!! seru Dhini yang malu karena perkataan Nayy.
"ohh,, iya cantik." kata Ghilbran.
kemudian Nayy menyentuh luka di pelipis Ghilbran
"Ini pasti sakit yaa omm...??
"Gak kok,,udah gak apa apa.
"lain kali jangan berantem kayak anak kecil,, nanti di tangkap polisi mau...??
"he he...,,, iya deh gak bakalan...!!
"Janji yaa,, sekarang Omm mau langsung kemana?? apa mau kerja...??
"emm,, sepertinya Omm akan pulang saja,, hari ini Omm izin tidak masuk kerja.
"kalo gitu kenapa tidak main dulu sama Nayy,, kita bisa ngobrol Omm."
sepertinya Nayy berusaha mendekatkan Dhini dan Ghilbran,,, padahal jika Nayy tahu siapa yang telah menyakiti ibunya mungkin Nayy juga akan ikut membencinya.namun Nayy memang masih polos dan tidak tahu apa apa.
"Nayy jangan gitu,,omm nya pasti lelah, lebih baik kita juga pulang ayoo,, ajak Dhini.
"gak apa apa Dhin,, memang mamah kamu nanti gak akan marah,, lebih baik minta izin dulu sama mamah yaa,,
__ADS_1
"tenang aja,, Aunti bisa nlp mamah nanti. kan kita mainnya bertiga,, " Nayy memandang wajah Dhini dengan senyum tipis dan mengedipkan satu mata.
"Dhini merasa heran,,kenapa ponakannya ini bertingkah seperti sudah tahu saja urusan orang dewasa.
"ya udah nihh Aunti telepon mamah dulu." kemudian Dhini berusaha menghubungi no Tania, namun tidak di jawab.dan akhirnya Dhini berinisiatif menelepon bapaknya.
"pa,, Dhini ngajak main Nayy dulu sebentar yaa di taman dekat rumah.
"ya sudah... hati hati,, dan jangan pulang kesorean yaa...!!
akhirnya setelah mendapat izin, ketiganya pun pergi ke taman komplek rumah Tania.Tamannya memang tidak terlalu luas,namun sangat nyaman dan bersih disana. dan ada juga beberapa permainan disana yang langsung di coba oleh Nayy.
sementara Ghilbran dan Dhini hanya memandang Nayy saja dari kejauhan. awalnya mereka sama sama terdiam tidak ada suara,namun Ghilbran pun memecahkan keheningan di antara mereka.
"kamu masih sekola Dhin...?? tanya Ghilbran basa basi.
"masih,, sekarang sudah kelas 3 SMA,, tapi sebentar lagi kelulusan,, jadi sekarang sudah bebas. entah kenapa Dhini menjelaskan panjang lebar.
"oh... kamu mau lanjutin kuliah...??.
"emm,, gak tahu sepertinya enggak dulu,, aku mau jualan online aja dulu di rumah sambil nyari pekerjaan lain.
"memangnya kamu gak mau lanjutin kuliah gitu..??
"ohh gitu...!!
"maaf kakak ini temannya kak Tania yang dulu suka dateng ke rumah terus di usir bapak yaa..!!
Ghilbran menengok ke asal suara dan mengangguk. " iya " jawabnya.
"maaf nih kalo aku ikut campur. apa kakak masih menyukai kak Tania yaa..!!
"emm,, iya..!!
"tapi kan sekarang kak Tania sudah memiliki pria lain.
"iya sihh... tapi gak tahu.?? rasanya susah sekali melupakannya.dan lagi masih terasa sakit di bagian sini jika liat Tania. Ghilbran menunjukan dada.
"saran saya,, kakak mending lupakan kak Tania,, dan mencari kehidupan baru.dari pada harus menyiksa diri terus..!! nasihat Dhini.
"memang kamu setuju kakakmu itu berhubungan dengan laki laki seperti itu,,??
"memang kenapa....?
"yaa... mungkin saja dia laki laki yang tidak baik...!!
__ADS_1
"memang kakak baik...?? kalo kakak baik kenapa dulu kak Tania tidak mau bertemu kakak,,dan sekarang sepertinya kak Tania sangat membenci kakak.maaf kalo saya lancang.
Degg....
terhempaslah semua fikiran Ghilbran yang berniat akan menjatuhkan Adrian di hadapan adik Tania ini.
"yaa... gak baik juga sihh..,, tapi lagi mencoba berusaha jadi orang baik.kan gak salah..!!
"Ahh... terserah deh,,itu urusan kalian.Tapi jika di antara mas Adrian dan kak Ghilbran menyakiti kak Tania, jangan salahkan kak Tania kalo menghilang dari muka bumi ini.
"ha.. ha.. ,, kejam bener omongan kamu. emang kakak kamu itu siluman yaa...!!
"Lhoo... bukannya kak Ghilbran pernah ngerasain di tinggal kak Tania.dia itu hatinya lembut,, tapi kalo udah di sakitin bisa jadi dia melarikan diri. kak Tania itu perasa orangnya.
memang benar apa yang di bilang Dhini,, Ghilbran pernah kehilangan Tania dulu karena ketidaktahuan atas rasa sakit Tania dulu. apa mungkin jika Tania tersakiti lagi dia akan melarikan diri lagi.
Ghilbran dan Dhini berbincang cukup lama dan Nayy sangat menikmati harinya bermain di taman. dalam hati Nayy dia berhasil membuat Ghilbran dan Dhini terlihat akrab. padahal sebenarnya yang dibicarakan mereka tentu saja adalah ibunya.
menjelang sore akhirnya Nayy juga Dhini kembali kerumah,, disana ternyata sudah tidak ada lagi Adrian,, dan kedua orang tua Tania sudah kembali dari acara RW.
"mah... Omm Adrian udah pulang yaa..!!
"Udah sayang,, kamu dari mana aja sihh,, lama banget mainnya.
"tadi Nayy main di taman bareng omm Ghilbran dan Aunti. seru deh,, tadi Nayy di jajanin eskrim,, terus di dorong pas naik ayunan,, teru....
belum sempat meneruskan ceritanya Tania tanpa sadar membentak Nayy.
"Omm Ghilbran,, jadi kamu dari tadi main sama dia..?? dia itu bukan orang baik Nayy,, mamah gak suka kamu deket sama orang itu. kamu tuh jangan terlalu baik sama orang,, harus bisa jaga diri Nayy,,
Tania membentak Nayy karena tidak suka mendengar anaknya bertemu dengan laki laki yang dia benci tanpa sepengetahuannya. dan Nayy sendiri berkaca kaca mendengar Tania memarahinya. hal itu terdengar oleh kakek Nayy yang sedang makan.
"kamu kenapa Tann,,kok marahin Nayy sampe seperti itu..??
Nayy berlari memeluk sang nenek dan terisak menangis.
"kamu apain Nayy Tann... sampe kayak gini,, ibu aja gak pernah bentak cucu ibu.
"bu... Tania gak suka Nayy bersikap baik sama orang yang baru dia kenal. lagian tadi kenapa Nayy gak minta izin mamah buat main sihh,, atau minta izin ke nenek.
"Nayy udah minta izin tadi,, dia minta izinnya ke bapak. dan bapak udah izinin,, jadi kenapa kamu semarah itu..??
"iya,,, tadi aku udah tlp kakak tapi kakak gak jawab. tambah Dhini menjelaskan.
"Tania membenci orang itu.Tania gak suka,, sebaiknya Nayy atau siapapun disini jangan pernah temuin dia lagi. Tania pun berlalu pergi ke kamarnya.
__ADS_1