Wanita Buruk Rupa

Wanita Buruk Rupa
takut kehilanganmu


__ADS_3

sesuai saran Mbak Mira, Tania pergi dulu ke tempat gym.disana Tania meminta seorang staff untuk mengantarkannya ke studio tempat tinggal Adrian,, namun Adrian ternyata sudah tidak ada saat Tania mencoba mengetuk ngetuk pintunya. Tania juga langsung ke ruangan CEO tempat kemarin Tania bertengkar dengan Adrian,, namun lagi lagi Adrian sudah tidak ada.


Tania kelimpungan mencari Adrian di seluruh gedung itu.tanpa banyak membuang waktu hanya untuk mencari Adrian ke seluruh gedung akhirnya Tania turun ke lantai bawah dan bermaksud untuk berangkat menuju ke bandara.Tania tidak mau kehilangan banyak waktu di jalan dan nantinya terlambat untuk mencegah kepergian Adrian.


hati Tania kini sudah tidak karuan. antara kesal,, marah,, takut,, merasa bersalah,, rindu semua perasaan mengisi hati Tania.


"awas aja kalo kamu bener bener pergi Adrian,, aku gak akan pernah maafin kamu lagi." gerutu Tania yang sedang berada di dalam lift menuju lantai bawah.


"jadi segini aja pengorbanan kamu buat dapetin hati aku,, kamu bener bener keterlaluan Adrian. kamu gak bisa pertahanin aku. hiks... hiks... !! kembali Tania berbicara sendiri sambil menangis,, kali ini tangisannya begitu keras karena sudah lama dia tahan.


"kalo kamu sampai pergi kamu jahat Adrian,, semua yang kamu bilang selama ini ternyata cuma kebohongan aja...!! hiks... hiks...


pintu lift pun terbuka. Tania berlari menuju ke pintu keluar,, dannn....


terlihat seorang pria tinggi, putih, hidung yang macung khas indo, memakai t-shirt warna putih polos dengan di balut jaket hoodie dan celana jeans hitam yang terlihat sangat tampan dan kharismatik.


(tuh bayangin aja yaa reader visualnya kayak gimana,, uhhh pasti sangat seksi ya kann😎😎)


"Adrian....!!


Tania berlari ke arah pintu masuk,, di pintu masuk pun Adrian melihat Tania sedang berlari ke arahnya. seolah keduanya melepas rindu yang selama ini mereka tahan,, keduanya saling berpelukan. Tania sudah tidak bisa lagi membendung air matanya.sekarang Tania membenamkan wajahnya di dada Adrian dan menangis sesegukan sampai membasahi baju Adrian.Adrian membiarkan Tania berada dalam pelukannya. menumpahkan seluruh isi hatinya.


orang orang yang berada di gedung pun melihat sepasang sejoli yang sedang beradegan mesra layaknya film korea itu. namun sepasang sejoli itu tidak memperdulikannya seolah dunia hanya milik mereka saja.


sampai Tania sudah bisa mengendalikan emosinya,, barulah dia sedikit melepaskan pelukannya dan menatap wajah pria yang sangat dia rindukan.


"pembohong... katanya kamu pergi hari ini,, hiks... kenapa masih disini,, hiks... hiks... Mbak Mira jahat dia bohongin aku,, hiks...


"Aku emang mau pergi sekarang. ini aku mau ambil koper dulu.


"JAHAT... bisa bisanya kamu lari padahal masalah kita belum selesai.

__ADS_1


"aku emang mau pergi,, tapi aku gak akan melarikan diri,, mana mungkin aku bisa tinggalin kamu. aku cuma mau pergi 1 hari aja dan langsung balik lagi kesini.


Tania kembali membenamkan wajahnya di dada Adrian.keduanya kembali berpelukan sangat erat,, Adrian menciumi pucuk kepala Tania dengan sangat hangat.


"Tann... kita pergi dulu dari sini yaa..!! coba kamu lihat sekeliling..??


Tania melihat sekeliling yang cukup banyak orang sedang menatap mereka.dan tak jarang ada satu dua orang yang memvideokan mereka.Tania pun menganggukan kepalanya.


Adrian mengajak Tania ke kamar pribadinya.


ini baru pertama kali Tania datang ke studio Adrian.dalamnya lebih mirip Apartemen minimalis namun mewah.terlihat dari isi kamarnya. satu ranjang dengan ukuran king size,, dapur dan bar minimalis dengan tataan botol anggur yang mahal,, sofa yang cukup besar dan mewah,, serta ada balkon yang langsung menghadap ke keramaian jalanan. sungguh sangat nyaman,,


Tania masuk dan melihat sekeliling,, lalu Tania kembali memeluk Adrian yang ada di hadapannya. Adrian tersenyum lega sekarang. mungkin sekarang Tania sudah memaafkannya.Tania melihat koper kecil yang sudah siap untuk di bawa.


"kamu beneran akan pergi..?? kamu lagi gak bohongin aku kan..??


"emm,, iya..!! tadinya aku mau pergi,, tapi sepertinya gak jadi. soalnya ada wanita cantik yang terus peluk aku.


"iyaa... aku gak pergi.


"kenapa hp kamu gak aktif,,aku hubungin kamu dari tadi. kamu habis dari mana??? kenapa kamu gak dateng kerumah dua hari ini..?? kenapa semalam kamu gak tlp aku lagi pas aku reject panggilan kamu. Tania meberondong Adrian dengan pertanyaan yang sangat ingin Tania tanyakan ketika bertemu Adrian.


Adrian melepaskan pelukan Tania dan membawa Tania duduk di sofa,, dan Tania hanya menurut saja.


"nanyanya satu satu dong,,aku lupa apa aja yang kamu tanyain barusan,, goda Adrian.


"ya pokoknya jawab aja..!!


"okkk.... kenapa aku gak tlp kamu dan hp aku gak aktif,, itu karena hp aku mati.Adrian memperlihatkan hp nya yang retak dan sudah mati karena dia banting waktu itu.


"terus kenapa 2 hari kemarin aku gak dateng,, sebenarnya aku dateng cuma aku gak masuk rumah kamu. aku hanya lihat dari luar aja,, dari lampu kamar kamu yang masih nyala sampai mati aku disana. coba kamu bayangin berapa jam aku nungguin kamu tidur.

__ADS_1


''dan karena aku gak bisa hubungin kamu lagi dari semalem,,akhirnya tadi aku kerumah kamu dulu,, aku bermaksud untuk pamitan sama orang tua kamu, tadi aku minta tolong ke bapak dan ibu kamu supaya menjelaskan kepergian aku hari ini.cuma 1 sampe 2 hari aku perginya kok...!! habis itu aku langsung pulang lagi.


"gimana,, udah jelas sekarang..?? tanya Adrian setelah menjelaskan semuanya pada Tania.dan Tania hanya mengangguk saja.


"kamu udah maafin aku kan..??


"belum.


"kenapa..??


"gak tahu,,, masih kesel aja.


"ohh.. ya udah aku pergi aja kalo gitu. Adrian berusaha untuk bangun dari duduknya.


"Jahat banget sihh,, gak ada usahanya sama sekali..." Tania masih merajuk.


"yaa terus aku harus gimana lagi,, minta maaf udah,, memelas pun iya,, sekarang ngejelasin juga barusan udah,, aku harus apa lagi...??


"yaa.. seenggaknya kamu yakinin aku,, gimana gitu..?? mana coba Adrian yang suka rayu rayu sama kata katanya..?? Tania memanyunkan bibirnya dan Adrian pun kembali duduk.Adrian memeluk Tania dan membisikan sesuatu.


I LOVE YOU TANIA PUTRI.


Tania yang mendengarnya langsung meleleh hebat.sepertinya rasa marahnya pada Adrian sudah hilang seketika.Adrian menatap lekat wajah cantik Tania yang sudah sedikit bengkak akibat Tangisannya.


Adrian mencium hangat bibir Tania yang sudah sangat dia rindukan.Tania tidak menolak ciuman itu,, keduanya terhanyut dalam keadaan saling merindukan sentuhan itu.Adrian mengulum bibir indah Tania menyecapnya penuh kenikmatan,, memadukan bibir keduanya hingga saling melilitkan lidah mereka,, membuat suara suara khas ciuman yang membara,, seakan suasana yang mendukung,,dan Tania yang membalas ciuman itu membiat gairah keduanya memuncak.


Adrian meraih pinggang Tania dengan satu tangannya,,dan tangan yang lain menahan tengkuk tania,, sementara tangan Tania mengalung indah di leher Adrian,, membiarkan Adrian menciumnya dengan leluasa.keduanya saling berpagutan cukup lama. sampai pada nafas mereka yang sudah mulai memendek keduanya baru menghentikannya.


Adrian menatap lekat wajah Tania yang sangat dia rindukan.Adrian kembali mengutarakan keinginannya.


"Tan... sebenernya ada yang mau aku katakan,,

__ADS_1


__ADS_2