Wanita Buruk Rupa

Wanita Buruk Rupa
menghajar Irfan (gatot)


__ADS_3


TANIA PUTRI.


hehe... readers,, Author mencoba untuk memberikan visual Tania ini semirip mungkin dengan karakter yang Author buat untuk Tania, dan kak jessica ini cocok menurut Author,, gimana chaaantik kan,,??πŸ˜ƒπŸ˜ƒ



ADRIAN MAHADHIKA


nah... perkenalkan nih,, ini adalah Adrian mahardika,, sesuai dengan karakter yang telah Author buat,, Adrian adalah pria tampan, memiliki perawakan bak model dengan bentuk tubuh yang proposional,, kak yoshi sudarso ini cuocok BGT. mudah mudahan kalian suka yaa...❀❀❀



GHILBRAN PRATAMA.


dan... kalo ini kenalin nih,, ini kak rizki billar,, dari penampilannya saja sudah terlihat kan jika kakak ganteng yang satu ini sangat ganteng, karismatik, namun masih gak kalah menggodanya dari kak yoshi.visualnya ini menurut Author sangat pas sekali. gimana kalian suka yang indo indo juga khaaaann!!


😍😍😍


tuh... readers,, Author mencoba memberikan visual pada novel Author ini,, semoga kalian menyukainya yaa... πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


jangan lupa vote, like, dan comment okk!! πŸ˜‰


yukk kita lanjut, come on..!!


------------


masih memikirkan tentang rencana Ghilbran,, Tania bingung apakah harus menceritakan pada Adrian atau tidak. dia takut jika tidak bercerita maka Adrian akan marah padanya,, namun jika bercerita bukan tidak mungkin Tania tidak akan di beri izin oleh Adrian.


akhirnya Tania pun akan memberitahukan rencananya, karena dia tidak mau terjadi kesalahpahaman antara dirinya dan Adrian nanti.


Tania mencoba menghubungi Adrian,, namun no nya selalu tidak aktif,, sampai pagi pun Tania kembali menghubungi Adrian,,namun hpnya masih tidak aktif. padahal hari itu adalah rencana keberangkatannya dan kedua sahabatnya sudah datang kerumah Tania untuk menjemputnya.

__ADS_1


kerena merasa tidak enak hati pada temannya, akhirnya Tania hanya mengirim pesan pada Adrian dan tidak meminta izinnya, walaupun hpnya masih tidak bisa di hubungi.


ketiganya berangkat menggunakan kendaraan online menuju tempat mereka janjian bersama Ghilbran dan Ghilbran pun sudah berada disana menunggu mereka.


mereka semua langsung masuk ke mobil milik Ghilbran dan beranjak pergi menuju tempat Irfan bersembunyi. Tania berada di kursi belakang bersama Dian, sementara Lala berada di kursi depan,, padahal sebenarnya Ghilbran menginginkan Tania berada di sebelahnya,, namun apalah dayanya. sudah untung tania mau pergi menghabiskan waktu bersamanya,,


sesekali Ghilbran mencuri curi pandang pada Tania dan senyumnya pun merekah.walaupun yang di pandanginya sangat sibuk dengan ponselnya sendiri. malah Tania tampak gelisah sekali,, seperti dia sedang berselingkuh saja.


"sebenarnya si Irfan ada dimana sih...?? tanya Lala


"iya.. kenapa harus di rahasiain segala sih..??


"adalah... pokoknya liat aja nanti,, kalian tahu nyampe aja,, perjalanannya jauh.lebih baik kalian tidur aja sana..??


"dasar... sok misterius loe..??


Ghilbran hanya tersenyum senyum mendengar gerutukan wanita wanita itu.berbeda dengan Tania yang selalu saja melamun entah fikirannya sedang berada dimana sekarang.


masih dengan tanda tanya,, mengapa Ghilbran membawa mereka kesebuah rumah mewah. ketiganya tentulah tebelalak kaget melihat pemandangan yang ada di hadapannya.


"Laa.. si Ghilbran gak salah rumah kan..?? seru Dian


"tempat apa ini yaa..?? tanya Tania.


"kita gak akan pernah tahu kalo kita masih di luar."seru Lala.


"iya sebaiknya kita cepet masuk supaya kita bisa cepet ngehajar tuh manusia *******, seru Dian yang berapi api sambil mengepalkan kedua tangannya. namun Tania malah tersenyum melihat kelakuan Dian. Lala kemudian masuk terlebih dahulu kerumah itu di susul oleh Tania juga Dian.


sampai di dalam,, suasanya sangat hening, bahkan Ghilbran pun entah kemana. ketiganya memanggil manggil mereka namun tidak ada yang menjawab. sampai mereka bertiga melangkah ke sebuah taman yang berada di pekarangan belakang rumah,, terlihat ada beberapa meja putih dengan banyak lilin di atasnya,, terlebih banyak sekali tirai putih yang terpajang disana. membuat suasa seakan menjadi romantis,


tampak dari kejauhan seorang pria yang memakai setelan jas casual dengan warna senada dan memakai t-shirt hitam menghampiri mereka.yaa... itu adalah Irfan yang akan menghampiri Lala.


melihat hal itu ketiganya melongo tidak percaya,, mereka sudah bisa menebak apa yang sedang terjadi saat ini.

__ADS_1


irfan menghampiri Lala dan menggenggam tangannya menariknya pada satu meja yang sudah terdapat sebuah kotak perhiasan berwarna navi.dengan cincin yang tersemat didalamnya.


tanpa basa basi Irfan membuka kotak itu dan memperlihatkan isinya pada Lala.


MAAF SUDAH MENUNGGU LAMA,, AKU PERLU MEYAKINKAN DIRIKU DULU,APAKAH AKU PANTAS UNTUKMU. DAN SEKARANG AKU SUDAH YAKIN 100% TENTANG PERASAANKU, AKU MENCINTAIMU LALA. MAUKAH KAMU MENIKAH DENGANKU.??


lala benar benar terkejut dengan pernyataan dari Irfan,, pria yang selalu bertingkah semaunya dan dingin itu berubah menjadi hangat. tanpa ragu Lalapun menjawabnya.


AKU MAU FAN,, lala menangis haru,, mendapatkan lamaran super romantis.


Irfan dan Lala saling berpelukan dengan hangat, membuat Dian dan Tania ikut terhanyut dalam suasana itu.sementara Ghilbran sendiri sedang membayangkan jika itu juga bisa terjadi pada dirinya dan Tania.


kelimanya menikmati waktu mereka sambil menyantap makanan yang sudah tersaji disana.Tania yang masih gelisah,, tidak ingin lama lama berada di sana, walaupun dia masih betah, tapi dia takut jika Adrian menghubunginya dan Tania masih bersama Ghilbran.Tania memaksa Ghilbran untuk segera mengantarnya pulang kembali ke bandung.


Ghilbran sendiri sebenarnya sudah lelah seharian menyetir, belum lagi jika dipaksakan untuk langsung pulang,, sepertinya akan sampai menjelang subuh. itu pastinya sangat melelahkan. namun dengan terpaksa Ghilbran mengalah dan menuruti keinginan Tania.


akhirnya Ghilbran, Tania dan juga Dian yang pulang terlebih dahulu,, sementara Lala dan Irfan akan menyusul mereka dengan kendaraan milik Irfan.


dalam perjalanan pun Tania terus saja mengecek pesan dari Adrian,,namun Adrian belum juga membalas pesannya. bahkan pesannya pun tidak di baca sama sekali. dalam hati Tania mungkin Adrian sedang sibuk di bali.


sampai Bandung ternyata hari sudah mulai malam, terlebih dahulu Ghilbran mengantarkan Dian pulang kerumahnya,, baru setelahnya mengantarkan Tania.


waktu sudah menunjukan pukul 01.50, mata Tania yang sudah berat pun akhirnya sudah tertidur pulas,, Tania kini duduk di kursi depan, disamping Ghilbran.


sampai di depan rumahnya. Ghilbran tidak langsung membangunkan Tania,, dia malah asyik memandangi wajah Tania yang terlelap tidur. sesekali bibirnya tersenyum puas karena bisa menghabiskan waktu bersama Tania hari ini. tiba tiba rasa ingin mencium bibir Tania muncul di benak Ghilbran,, dia begitu merindukan bibir Tania yang dulu pernah dia cium.


Ghilbran mulai menyibakan rambut yang menghalangi wajah Tania dengan perlahan, dia tidak mau membangunkan Tania.dalam hatinya berkata


"sekalii saja Tan,, biarkan gue lakukan hanya sekali saja."


Ghilbran mulai mendekati bibir Tania,, lebih dekat,, semakin dekat,, sampai pada nafas Tania yang teratur mulai terasa di wajah Ghilbran. tingga 1 cm lagi bibir keduanya beradu.


namun di luar sudah ada yang memperhatikan tinggkahnya dan mendekali mereka.

__ADS_1


__ADS_2