
"Kakak?" ucap Sky yang sedikit kaget oleh kedatangan kakaknya tersebut. Agatha pun ikut menoleh ke arah lelaki bertopi hitam yang dipanggil kakak oleh sky tersebut. Tetapi masih belum jelas melihat wajah lelaki tersebut.
"Eh, kayaknya aku pulang aja ya Ky, gak enak aku sendirian. Lagian gak baik jugakan di lihat orang." gumam Agatha lirih tapi masih terdengar oleh Sky.
"Udah ikut masuk aja dulu, kamu masuk ke kamar aku aja dulu ya, entar aku susul. Kalau kamu gak mau di kamar, kamu bisa masuk ke dapur sana. Aku mau bicara dulu sama kakak aku. Jadi jangan buru buru pulang ya tha? please!" pinta Sky.
"Ya udah aku ke dapur aja deh kalau gitu! Jangan lama lama Lo. Kamu mau aku buatin minuman apa?" tanya Agatha.
"Orange juice aja, minta tolong kakakku juga buatin ya hehehe!" seru Sky sembari menunjukkan senyuman kepada Agatha.
"hmm, iya tuan." ucap Agatha sembari memutarkan bola mata malas. Lalu ia pun pergi ke dapur.
Di Ruang tv,
Sky menghampiri sang kakak yang masih duduk di atas sofa sembari melihat televisi yang ada di hadapannya.
"Kak! ngapain Lo kesini?" ketus Sky kepada kakaknya tersebut
Kakaknya pun menoleh malas sembari menyambar wine glass yang ada di atas meja di samping sofa tersebut. Lalu ia pun menggoyang goyangkan wine glass yang telah berisi wine tersebut dan langsung meminumnya.
"Terserah guelah, guekan juga berhak pulang ke apartement ini." jawab santai lelaki tersebut.
"Aish, t--tapi, Lo kan udah beli lagi!" seru Sky.
"Bosan gue di sana sendirian!" sambungnya.
"Sini duduk Lo, ayo kita minum bareng!" titahnya diikuti menepuk nepuk sofa di samping duduknya.
"Gak bisa! lo sendiri aja yang minum. Entar kalau udah selesai, baru Lo pergi dari sini!" titah sky kepada kakaknya tersebut.
"Dasar adek luknut Lo ya! Sini gak Lo!" ketus sang kakak dengan sorotan mata yang tajam membuat Sky bergidik ngeri.
__ADS_1
"Lain kali deh gue mau. Masalahnya hari ini cewek gue datang ke sini, jadi gue harus jaga kewarasan dong!" ucap Sky yang sedikit menekankan kata cewek gue mencoba meyakinkan kakaknya tersebut.
Lelaki bertopi hitam itu pun memicingkan mata ke arah Sky diikuti memindai semua yang ada di ruangan itu, " Mana ada cewek? Halu ya Lo?" tegasnya sembari mengembalikan wine glassnya ke atas meja.
"A-ada kok, dia lagi di dapur!" pungkas Sky pada kakaknya yang masih menatapnya tersebut.
"Ternyata diem diem Lo udah berani ya ngajak pulang cewek ke sini? Masih bayi juga udah berani main cewek!" omelnya
Mata sky terbelalak mendengar ucapan sang kakak yang telah meremehkannya tersebut, " Sorry ya kak, Lo lupa ya kalau orang yang Lo sebut bayi ini bulan depan udah mau 21 tahun. Meski Lo bilang gue ini bayi, Kalau cuma buat lava pijar aja sabi kali. Lagian apa salahnya gue bawa cewek ke sini? Guekan sama dia udah pacaran lama!" pungkasnya yang menggebu-gebu mencoba meyakinkan pria yang ada di hadapannya.
Meski ia tahu, sangat sulit membuat pria dihadapannya sekarang percaya akan perkataannya. Akan tetapi ia keukeuh untuk berpura-pura memiliki kekasih meski ia belum meminta izin kepada Agatha.
"Lava pijar pala lu peyang! Kasian anak orang kalau cuma Lo tunggangin doang. Emangnya dia mainan Lo?" seru sang kakak yang mengambil segelas wine lagi.
"Gue gak segila Lo kali! Jangan samain gue sama Lo kak, gue gak suka nyebar benih di sembarang lahan kali!"
"Dan ada satu hal lagi, Lo sama gue cuma beda setahun ya! jadi stop bilang kalau gue ini bayi!" ucapnya dengan nada ketus sky lalu beranjak pergi memasuki dapur.
Leo pun hanya bisa menatap punggung belakang sang adik pergi meninggalkannya. Ya, sang pria tersebut bernama Leo. Seorang pria yang duduk di atas sofa tersebut berusia sekitar 22 tahunan berkulit putih bersih karena chindo, mengenakan kaos putih polos oversize yang ditutupi jaket bomber hitam setelan celana jeans warna biru dengan
Leo dan Sky usianya memang berbeda 1 tahun. Meski saudara kandung, Leo dan Sky juga memiliki sifat yang berbeda pula. Leo adalah tipe orang yang cuek dan juga dingin. Sedangkan Sky adalah tipe orang yang lebih ramah, riang dan juga ceria. Meski Sky anak orang kaya, tapi ia lebih suka bekerja sendiri ketimbang kerja di kantor orang tuanya seperti sang kakak.
*******
Di dapur
Sky menghampiri Agatha yang masih sibuk di dapur entah membuat apa, Agatha yang belum sadar ada Sky di belakangnya pun terperanjat kaget saat Sky tiba tiba berbisik di telinga kirinya. "Lagi buat apa?" tanya Sky.
"Aish,,,, ngagetin aja kamu!" seru Agatha.
"Ya maaf tha. Kenapa jusnya gak cepet di anterin? tanya Sky yang kini tengah bersender di tembok dapur.
__ADS_1
"Maaf, malu tahu aku Ky." ucap Agatha.
"Gak usah malu, oiya tha aku minta tolong ke kamu ya?"
"Minta tolong apa Ky?"
"Tolong ya tha, kamu pura-pura jadi cewek aku?" ucap sky yang tengah menundukkan kepalanya sambil memilin bajunya dengan jemarinya.
"Cuma pura pura doangkan?" tanya Agatha.
"Iya, maaf ngerepotin! tapi aku mohon kalau kakak gue tanya jawab aja kalau kamu mau kalau enggak, gak usah dijawab juga gakpapa." bisik Sky ketelinga Agatha.
"Iya Ky." ucap Agatha.
"Yaudah ayo ke depan nganterin minuman sama camilannya." ajak Sky sembari mengambil jus dan juga Snack yang di atas meja dapur.
Agatha pun mengekor di belakang punggung Sky yang berjalan menuju ruang televisi. Sesampainya di sana, Sky pun menaruh minuman dan juga camilan ke atas meja sedangkan sang kakak diam diam memperhatikan Agatha yang masih mengekor di belakang Sky kemudian menjatuhkan pantatnya di atas sofa di samping Sky.
"Tuh minum, biasa aja lihatnya." ketus Sky yang melihat sang kakak masih memperhatikan Agatha.
Leo pun membuka topinya lalu ia berkata, "ya ntar!" ucapnya yang masih memandangi Agatha dengan tatapan yang sedikit tidak percaya.
"Ngapain Lo ngelihatin cewek gue sigitunya?" sungut Sky kepada sang kakak.
Agatha yang sedari tadi menunduk pun, akhirnya, ia mengangkat kepalanya dan terjadilah saling tatap antara dua bola mata Leo dan juga Agatha. Ia pun juga masih tertegun karena melihat Leo yang ia tatap tersebut.
"Elo?" tanya Leo yang menunjuk ke arah Agatha diiringi senyuman yang ada di bibirnya.
"I-iya kak." ucap Agatha yang tersipu malu.
"Kalian saling kenal?" tanya Sky yang masih tidak percaya.
__ADS_1
"Hmm, Lebih tepatnya 3 tahun yang lalu." ucap Sky yang masih tidak memalingkan pandangannya ke arah Agatha.
"Kok bisa? Dimana?"