
Aku berhasil masuk ke dalam rumah mereka..
namun kedatangan ayah mereka membuat ku menahan sedikit pergerakan ku dan aku memilih untuk menunggu dengan sabar..
Pemandangan dari atap kanopi ini cukup indah..
Aku bisa melihat lampu bangunan-bangunan kota yang menyala dengan indahnya menghiasi kegelapan malam kota ini..
*terdengar suara dari dalam rumah*
("Suami ku tidur lah..
"aku tidak mau ketinggalan melihat tim kebanggaan ku bermain..
"Ayah.. Ibu.. Tadi kakek menelpon..
"Siapa yang mau Pop corn..)
Mendengar Pembicaraan mereka membuat ku teringat akan nyonya Smith dan tuan smith..
Apa mereka baik-baik saja di sana..
Apa mereka sudah makan..
Aku merindukan masakan nyonya Smith..
.......
Suasana menjadi hening sejenak..
angin malam yang dingin berhembus..
aku memeluk kedua kaki ku sambil duduk bersandar di samping jendela yang terbuka...
aku tidak akan bisa menunggu terlalu lama lagi..
semakin lama aku duduk di sini menunggu..
ingatan masa lalu itu akan muncul..
Saat nya bertindak..
Ketahuan maupun tidak ketahuan..
aku akan menyeret Gadis muda itu keluar..
*terdengar suara dari dalam*
"haa..
"apa yang terjadi...
"pemadaman listrik, di rumah ku?
"beran-berani nya mereka..
"sayang ambilkan aku senter...
"sayang..?
"Jess..?
"kalian sudah tidur kah..?
"sayang.. apa kau mendengar ku?
"kenapa dia tidak menjawab...
"jess.. nak.. itu kah kamu di dapur..?
"ayah tadi memanggil mu kenapa kau tidak menjawab...
"h-hei siapa ka... aahgg.!!
*suara perekat di tarik*
"mmmmm eemmm emmmm"
"mmm heemmm.. heemm.." gumam pak jaksa dengan mulut yang sudah tertutup perekat plastik
"sssstttt.. tenanglah.. semakin kau banyak bergerak perekat ini akan semakin kuat mengencang" Kata ku dengan lembut sambil menepuk pipi bapak Jaksa kota...
"kyaaaa...
"Siapa kauu...
"Jangan sentuh aku..
"auh.. pelan-pelan hei..!
*buk*
"aahhg..
"s-sakit...
.....
Mereka beruntung mood ku sedang dalam keadaan bagus..
Jika tidak aku sudah memisahkan anggota tubuh mereka..
Selagi gadis manja ini pingsan lebih baik aku membawa nya Langsung ke tempat kumuh itu..
uuh garasi yang luas..
mobil yang bagus..
selera ayah mu ternyata boleh juga..
Chevrolet kuning ini seperti nya menarik..
ah pintu nya tidak terkunci..
Kunci.. di mana ya..
ketemu..
orang kaya selalu meletakan dan menyalipkan kunci mobil nya di bawah sarung penutup dashbor mobil..
kebiasaan yang aneh..
Baiklah Nona muda..
saat nya membawa mu ke tempat yang tidak kau inginkan...
beruntung nya aku menemukan kaca mata hitam di laci mobil mewah itu..
seperti selayaknya wanita pada umumnya..
aku sedikit merapikan rambut ku di depan spion yang aku arahkan dan memakai kacamata hitam itu..
saat menyalakan mobil suara mesin nya membuat adrenalin ku memompa..
__ADS_1
mari kita lihat seberapa cepat mobil ini melaju..
Test Drive...!
*bruum*
*bruum*
Jarak antara rumah pribadi pak kejaksaan dan markas Mafia Red Baron cukuplah jauh kira-kira 9.5 Kilo meter jauhnya..
butuh sekitar 30 menit untuk tiba di lokasi tujuan..
di dalam perjalanan anak gadis manja itu terbangun dari pingsannya..
Aku melihat dirinya dari pantulan spion atas mobil..
"berhentilah meronta-ronta..
"apa kau tidak pernah di culik sebelumnya" kata ku sambil tertawa geli..
*speedometer ku menunjukan angka 110 KM/H*
seluruh jalanan ini menjadi milik ku..
"ada apa..?
"apa kau sudah pipis di celana ahahaha.." kata ku sambil mengejek dengan tertawa keras
aku tidak segan segan menancap gas mobil..
memutar stir mobil dengan kencang pada saat memasuki jalanan yang menikung...
membuat mobil yang aku kendarai mengalami "Drift"..
Suara decitan ban mobil yang bergesek di atas aspal menghiasi setiap sudut jalan kota yang aku lalui..
Jadi seperti ini kah rasanya..
Hidup mewah..
bernaung di bawah kelimpahan..
berselimutkan benda-benda mewah..
cih.. anak gadis yang beruntung..
Tapi..
Sedikit waktu lagi kehidupan mewah mu akan berubah dalam sekejap..
*brumm*
*brumm*
Aku masih ingin melanjutkan Jalan-jalan malam ku.. tapi aku harus segera menyelasaikan misi penting ku ini dulu..
ketika sesampai nya di daerah markas Mafia Red Baron..
aku menurunkan laju kendaraan ku selambat mungkin..
area masuk yang cukup dalam dan gelap..
membuat ku menjadi waspada akan sekelilingku seperti pertama kali aku mengunjungi tempat ini..
area ini tertutup oleh bangunan konkrit yang tinggi di sepanjang jalur beraspal yang aku lalui..
kemudian aku menghentikan mesin mobil ku dan membiarkan lampu nya menyala dan membunyikan klakson mobil..
dua orang penjaga yang tampak kurang familiar dengan ku berjalan maju ke arah ku..
"Kau bukan om Jack.. di mana om Jack..? tanya ku sambil menurunkan kacamata hitam ku
"di mana tata krama mu, tidak kah orang tua mu mengajarimu untuk memberi salam dahulu sebelum memulai percakapan..?" sindir penjaga
"Jack sang eksekusioner, sedang melakukan tugas nya di ruang Pembedahan hehehe" jawab rekan penjaga yang lain
"kedengaran nya menarik.. aku membawa hasil buruan ku.. antarkan aku langsung menuju boss T-Rex" jawab ku sambil keluar dari mobil dan mengeluarkan jesika.
"hoo gadis muda yang cantik...
"tahan ***** mu..!
"kau tidak ingin boss mu marah kan? jika dia mengetahui kau sudah menyentuh nya tanpa sepengetahuan boss, kau akan bernasib sama seperti rekan mu kemarin" kata ku sambil tersenyum menyindir
"...glup.. aku hanya melaksanakan sedikit protokol keamanan, tenanglah kawan wanita ku.. kata penjaga itu dengan gugup
"hmm tanpa sepucuk senjata di tangan ku pun..
"aku bisa menghabisi kalian sekarang" kata ku dengan sombong sambil meniup kuku jari ku..
"Cih.. sombong..
"ayo kami akan mengawal kalian ke dalam" jawab penjaga itu dengan sinis.
"jika kau masih ingin mau hidup..
"dengarkanlah dan turuti lah kata-kata ku ini" bisik ku ke telinga jessika
Setelah melalui beberapa koridor seperti yang sebelum nya..
Kami pun sampai di depan ruangan boss T-Rex..
bel di bunyikan dan boss mafia berbadan besar itu keluar..
"Ah Ziana..
"Kau kembali..
"Dan seperti nya kau melaksanakan mu dengan baik..
"Kerja bagus anak ku..
"Sekarang serahkan lah Gadis itu dan Aku akan menobatkan mu sebagai Anggota Resmi kami" Jawab Boss mafia itu dengan tersenyum bangga
"Tunggu..
"Serahkan lah data pribadi ku dan data orang tua kandung ku terlebih dahulu" kata Ziana dengan tegas
"Zeehahaha.. oh Gadis kecil.. aku harap aku bisa meremukan kepala mungil mu langsung di tempat ini..
"Aku sama sekali tidak mengingat kata barter dalam Kontrak kita yang kemarin sayang..
"Perintah ku sepertinya cukup jelas..
"Bawa kemari hidup-hidup putri ketua Jaksa kota..
"Tidak lebih dari itu Anak ku" Jawab Boss mafia itu sambil menopang kepala nya dengan tangan kiri
"Baiklah kalau begitu..
"Seperti nya Anak gadis malang ini sudah tidak di butuhkan" kata ziana sambil merangkul Jessika dan menaruh pisau perak di tenggorokan jessika..
*cklik*
__ADS_1
* terdengar seluruh ruangan mengokang senjata mereka*
"Tenanglah anak-anak ku..
"turunkanlah senjata kalian..
"Kau.. Ziana.. adalah gadis yang selalu membuat ku terkejut..
"Harus ku akui keberanian mu dan ketegasan mu..
"orang seperti mu sangatlah berguna namun jarang di temui dan mudah juga di bunuh dan kehilangan nyawa..
"Jadi...
"Serahkanlah Anak gadis itu sebelum anak buah ku mengambil paksa dari tangan mu atau dari mayat mu"
Suasana ruangan menjadi cukup menegangkan..
"eemhh hmmmh hmm"gumam jessika dengan mulut yang masih tertutup lakban..
*srett*
*suara lakban di tarik lepas dari mulut jessika*
"pweeh..
"huuh..
"haah..
"Apa kau coba membuat ku mati kehabisan napas..? jawab jessika sambil terengah-engah
"Ijinkan aku berbicara..
"aku ingin membuat Kesepakatan" Kata jessika dengan memberanikan diri
"Sebutkan kemauan mu nak" Jawab tegas Boss mafia
"Biarkan kami berdua hidup..
"dan aku akan membocorkan Kode Pin Brankas ayah ku yang berisi emas di setiap bank miliknya yang tersebar di kota..
"lima bank dengan tabungan emas batangan 24 karrat lebih tepatnya..
"dan...
"Aku ingin menjadi salah satu anggota kalian" Kata Jessika sambil menunduk..
"Tawaran yang sangat menggiurkan anak muda..
"tapi..
"menjadi anggota kami..?
"apa kau pernah membunuh orang..?
"kau pikir ini kegiatan Study tour hah?" ejek boss mafia itu
(Seluruh Ruangan tertawa keras)
"Ijinkanlah dia ikut bergabung Om T-rex..
"Aku akan mengawasinya..
"Jika dia berkhianat..
"aku sudah tau di mana rumah nya, dan alamat nya..
"Dia tidak akan kemana-mana..
"Lagi pula, menjadi mafia tidak harus melakukan pembunuhan dan keonaran kan om?" kata ku
"Bisnis.. Semua ini hanyalah bisnis..
"Kalian berdua masih di dalam pengawasan ketat..
"Aku sebenarnya bukan lah orang yang baik hati..
"Semua yang datang ke sini maupun tamu terhormat sekalipun, keluar dengan salah satu anggota tubuh nya yang aku sita di ruangan pembedahan..
"Tapi setelah melihat kalian berdua..
"terutama dirimu Ziana..
"Aku melihat sebuah potensi yang luar biasa..
"sekarang, jawablah pertanyaan ku..
"Ziana dan Jessika..
"Mau kah kalian mengabdi dan bersumpah setia Menjadi anggota baru Red Baron?" Tanya Boss mafia itu dengan tegas
"Saya Ziana Smith bersumpah setia mengabdi menjadi anggota resmi Red Baron..
"saya Jessika Miller bersumpah.. em.. berjanji? eh emm.. mengabdi ya? eh em.. menjadi anggota resmi Ree...Regarden eh.. Regnarok eh eh Ret Barrettth iakkh "kata jessika dengan canggung
(seluruh ruangan menepuk jidat dan menghela napas, beberapa dari mereka berbisik-bisik)
....hadehh..
....bertambah satu lagi anggota tol*l...
"Majulah..
"Ciumlah cincin yang ada di jariku ini.." perintah boss T-Rex sambil menjulurkan tangannya kedepan..
Ziana dan jessika melakukan seperti yang di perintahkan boss mereka...
*suara kecupan*
"Tuan-Tuan dan nyonya-nyonya Sekalian..
"Di hadapan kalian telah resmi dua anggota baru Red Baron..
"Sekiranya seluruh hadirin di ruangan ini menjadi saksi atas pelantikan Mereka..
"Sambutlah Kedua adik kalian..
"Anggota baru keluarga besar Red Baron"
Kata boss mafia sambil menundukan kepala memberi hormat..
Dan di ikuti dengan seluruh ruangan menunduk dan memberikan hormat kepada Ziana dan Jessika..
Bersambung..
--------‐‐----------------------------------------------
Art by : @guweiz
source : Instagram
__ADS_1