
Ziana dan Jessika adalah anak baru dari asuhan Boss Mafia terkenal Red Baron.
Ziana yang selalu menemani Jessika selalu mendesak agar Jessika kembali ke ayahnya...
Namun Jessika yang keras kepala tidak mau mendengarkan Ziana, Jessika Memilih untuk menjadi mafia ketimbang kembali ke rumah nya..
Jessika yang mulai terbiasa dengan kehidupan bebas dan menikmati hasil dari uang kotor mulai menunjukan sifat asli nya..
timbul keserakahan di dalam diri jessika..
dan keinginan untuk menguasai apapun yang ingin di milikinya..
Saat di mana misi perampokan akun bank milik Ketua jaksa..
Jessika dengan mudah nya mengumbar Password Brankar 5 bank milik ayahnya..
Jessika menuntut hak 10% dari jarahan nya..
Meskipun banyak yang keberatan, Boss Red Baron tetap menyetujui tuntutan Jessika..
penyusunan strategi Perampokan pun di lakukan..
adapun Wilayah kekuasaan Red baron adalah hampir Setengah dari kota Metropolitan ini..
sisa nya adalah milik dari musuh bebuyutan mereka, "Black Jacket"..
Black Jacket adalah musuh yang kuat namun berpakaian Rapi dan elegan..
salah satu ciri khas dari Black Jacket adalah mereka memakai setelan Jas Hitam dengan baju kemeja berwarna putih dan berdasi hitam..
cara berpakaian mereka sering membuat kekeliruan di tengah masyarakat awam..
membuat mereka di salah pandang sebagai orang bermatabat..
5 bank tempat Kepala Jaksa menyimpan emas dan uang nya berada di wilayah "Black Jacket"..
oleh sebab itu Boss mafia Red Baron mengerahkan penuh seluruh Anggota mafia nya untuk melancarkan Perampokan dengan Berscala besar..
Boss mafia Red Baron mengumpulkan semua anak buah nya termasuk Jessika dan Ziana dan memulai rapat besar-besaran nya..
"Tuan-tuan..
"Besok kita akan berpesta !!" teriak Boss Red Baron menggunakan Pengeras suara..
"Yeeeaah !!!...
"Wuhuuu !!!...
"Kita akan kayaa..!!
"penggal kepala ketua Black jacket bosss!!!
"Red baron nomor satuu..!!
"T-Rex !!!
"T-Rex !!!
"T-Rex !!!
teriak seluruh anggota mafia dalam aula raksasa milik Mafia Red Baron..
"Dengarkanlah baik-baik anak-anak ku..
"Aku akan memakai orang-orang terbaik kita untuk menjalankan Operasi Perampokan ini..
"Bank no.1 akan di pimpin ku..
"Bank no. 2 akan di pimpin oleh si Mata kucing Kendiz..
"Bank no.3 akan di pimpin oleh Otot Kawat Thor
"Bank no.4 akan di pimpin oleh Sang eksekusi Jack..
"Bank no.5 akan di pimpin oleh duo Ratu malam.. Ziana dan Jessika..."
"Strategi utama kita adalah, mengambil, mengumpan, dan Bersembunyi..
"Pada saat "mengambil"
"Perampok gelombang pertama akan menerobos masuk dari pintu depan, dan segera membobol brankas bank..
(Jelas Boss Mafia itu Dengan Menggunakan Layar Proyeksi)
"Pada saat "mengumpan"
"Mobil untuk kabur kita pisahkan menjadi 2
"tugas mobil yang pertama membawa uang menuju tempat persembunyian...
"tugas mobil yang kedua mengalihkan musuh dan polisi untuk mengejarnya..
"pada saat "Bersembunyi"
"setelah berhasil lolos dan kabur dari polisi dan musuh,..
"kita hentikan seluruh operasi dan kegiatan apapun itu, entah itu memeras atau menagih tagihan perlindungan, kita hentikan untuk sementara waktu sampai situasi kota menjadi tenang.. 3 minggu lama nya harus lah kita berdiam diri..
"Setelah itu..
"Jatah masing-masing anggota akan di bagikan sesuai tingkat keberhasilan masing-masing regu..
"Dan kita akan kembali ke aulia ini..
"Untuk Berpesta"
(seluruh ruangan berteriak bersemangat dan menepuk tangan)
Operasi perampokan besar-besaran pun di lakukan..
Seluruh Tim yang di bagi berpencar menuju lokasi bank.
Keributan pun melanda kota..
Bank pertama yang berhasil di duduki Boss mafia Red baron berhasil di bobol dengan mudah..
seisi kota di buat panik dengan Kelima bank yang di bobol secara bertahap...
tidak luput dari tembak-menembak..
Mafia dan polisi saling menghujani tembakan..
di saat ke 4 bank telah berhasil di bobol..
bank terakhir yang di pimpin oleh Ziana dan jessika tidak luput dari Tembak menembak..
Di saat mereka mencoba melarikan diri, sekumpulan mafia Black jacket mengejar mereka..
Mobil yang berisi uang di kendarai oleh Ziana dan jessika..
Beberapa kali memasuki lorong dan gang sempit namun tidak membuahkan hasil..
Mobil mereka berhasil di buntuti dengan ketat..
sampai suatu ketika Jesiika memiliki niat jahat..
Jessika menembak Supir mereka sendiri dan mobil yang di kendarai tergelincir dan menabrak tempat sampah di dan mobil terhenti di sebuah lorong sempit..
Ziana menatap Jessika dan berteriak, "ada apa dengan mu..? kenapa kau menem.....
*dor..
*dor..
*dor..
"Maaf kak Ziana.. aku harus membiarkan mu menjadi umpan dan di tangkap oleh mereka" kata Jessika setelah menembak kaki dan bahu Ziana..
"aaak.. j-je.. Jessika..
"Setelah semua yang aku lakukan kepadamu..
"inikah balasan nya...
"ahhnn.." kata Ziana sambil memegang Bahu yang tertembak
__ADS_1
"Aku.. pergi dulu kak.. selamat tinggal" kata jessika sambil keluar dari mobil
dan dalam waktu yang bersamaan Jessika di jemput oleh pria tidak di kenal menggunakan motor...
dan mereka berhasil lolos..
Ziana yang meringis kesakitan tersulut dengan kemarahan..
menyingkirkan mayat supir..
dan mengambil alih kemudi mobil..
*dor..
*dor..
*dor..
"itu mereka !!
"Mobil perampok itu berhenti di sana" teriak mafia Black jacket
*pyung..
*ctassh..
"Keparat...!!
*brrumm..
*kiikk..
Ziana yang di tembaki dari belakang menginjak pedal gas mobil dengan sekuat tenaga..
*brukk..
*baamm..
mobil Ziana di tabrak dari belakang..
tapi tidak menghentikan pergerakan Ziana..
mobil yang di bawa Ziana di kendarai dengan lihai..
beberapa kali mobil Ziana terkena tembakan dari belakang..
membuat mesin depan mobil itu mengeluarkan asap hitam ..
Ziana tau bahwa dia harus berhenti di suatu tempat..
dia melajukan mobil nya menuju pelabuhan..
memasuki Jauh lebih dalam wilayah Mafia Black Jacket...
Mobil yang di kendarai Ziana menabrak pintu pagar pelabuhan..
melesat jauh ke dalam..
di saat dia melihat ke belakang belum ada yang membuntutinya..
dengan tepat waktu Ziana melompat keluar dari mobil yang melaju dan mendarat dengan aman..
namun mobil yang terus melaju tercebur di laut dan tenggelam perlahan di ujung pelabuhan..
para mafia black jacket yang datang berkerumun di ujung pelabuhan berbaris dan menembaki mobil itu hingga meledak dan memercikan air laut ke segala arah..
Beberapa dari mereka pun meninggalkan pelabuhan itu..
Tetapi seorang Mafia melihat suatu kejanggalan..
di panggilnyalah 3 orang temanya untuk mengikuti dia..
dia melihat noda darah yang menjejaki lantai pelabuhan bersebalahan dengan Bekas Ban mobil..
sambil mengeluarkan senjata dan senter..
mereka mengikuti jejak darah yang menuju ke arah gelanggang kapal..
Ziana yang terluka berlari dengan pincang..
pandangan Ziana mulai kabur..
Tangan dan wajah nya mulai pucat..
menunjukan tanda-tanda kehabisan darah..
ziana berlari masuk ke sebuah tempat penyimpanan dan gudang pelabuhan..
sampailah di tempat parkir Ziana memilih untuk duduk di belakang mobil sedan..
Namun terdengar suara mafia black jacket dari kejauhan,..
"Disini..
"periksa di sebelah sini..
"kamu ke arah sana..
"aku akan masuk dari depan..
Ziana mengatur napas nya dengan perlahan..
Menunggu dengan sabar..
kemudian salah seorang petugas dari Gudang pelabuhan itu keluar dari melalui pintu belakang..
melihat kesempatan itu Ziana berdiri dengan sekuat tenaga berjalan pinjang untuk mencoba masuk ke dalam ruangan gudang..
melihat petugas gudang yang sedang menelpon..
ziana bergegas membuka pintu gudang dan masuk kedalam gudang pelabuhan..
"Bang... di sini bang..
"Dia masuk ke dalam sini..
"terkunci..
"hei kamu..
"apaan bang, saya lagi menelpon..
"buka pintu ini atau saya ledakan kepala mu" ancam mafia black jacket kepada petugas Gudang pelabuhan sambil menodongkan pistol di kepala petugas gudang..
"a-ampun om.. baik om.."
*klik..
"S-sudah om..
"ayo masuk.."
ke tiga mafia black jacket itu pun berhasil masuk..
Ziana yang terengah-engah berjalan pincang munuju Ruang utama gudang namun seketika itupun bertemu dengan seseorang yang tidak asing bagi nya..
"k-kamuu...??
"Sedang apa kamu di sini...
"Kenapa kamu kotor.. dan terluka" jawab seorang pemuda...
Ziana yang menabrak pemuda itu melihat wajah nya sejenak namun pandangan nya menjadi kabur dan hanya meninggalkan sedikit senyum kepada pemuda itu dan merebahkan diri ke badan pemuda itu ..
"h-hey..
"apa kau mendengarkan ku?
"Ziana..? merangkul ziana sambil menepuk pipi ziana..
"Bawa.....
"aku...
"keluar...
__ADS_1
"hmmmm...
"dari sini..." kata Ziana dengan napas yang yang berat..
Pemuda itu bergegas membawa Ziana menuju mobil nya..
saat sedang menuju pintu keluar dengan Ziana di gendong nya..
terdengar suara tembakan dari dalam gedung..
dan pemuda itu bergegas menuju mobil nya..
meletakan Ziana dengan hati-hati di kursi belakang..
melilitkan sabuk pengaman agar tidak terjatuh..
menutup lukanya dengan jacket yang di ikatkan di bagian paha dan lengan..
menutup Ziana dengan plastik hitam yang berisi tumpukan laundry nya " maaf Ziana"...
dan berkendara dengan pelan agar tidak menimbulkan curiga..
saat melihat kaca spion nya..
terlihat tiga orang memakai baju setelan Hitam putih keluar dan melihat sekeliling..
terlintaslah dalam pikiran pemuda ini bahwa Ziana sedang berada dalam masalah besar..
Saat berhasil meloloskan diri dari pandangan 3 orang itu.
pemuda ini langsung menancapkan gas nya dan berkendara dengan kecepatan penuh menuju UGD terdekat..
sesampainya di UGD, Para petugas medis membawa masuk Ziana ke Ruangan Tindakan..
pemuda ini memberi keterangan kepada perawat tentang kondisi Ziana..
"Siapa nama korban pak..
"namanya Ziana..
"sepertinya dia terkena luka tembak..
"Tolonglah dia mantri.." kata pemuda ini dengan cemas
"dan siapa anda? agar kami bisa mengidentifikasi penanggung jawab dari nyonya ini" tanya Mantri
"Nama ku Kevin..
"pekerjaan ku adalah Kepala Koki.."
Setelah itu perawat menyuruh kevin menunggu di ruang tunggu rumah sakit..
setelah beberapa jam pertolongan pertama dalam mengatasi perdarahan dan penjahitan luka, dokter datang menemui kevin..
"Tuan Kevin..
"aku punya kabar baik dan kabar buruk..
"kabar baiknya..
"teman wanita anda berhasil tertolong dengan beberapa luka yang berhasil di tutup sementara..
"namun..
"nyonya Ziana mengalami perdarahan hebat dan mengalami syok hipovolemik..
"Dan..
"kabar buruk nya kami kekurangan stok darah golongan A..
"Kami membutuhkan segera Pendonor darah untuk mencegah komplikasi yang serius" Kata dokter
"Pak dokter...!
"aku..
"siap mendonorkan darah ku" kata Kevin dengan tegas
"apa kau memiliki golongan darah yang sama ?
"aku belum tau pasti..
"tapi aku yakin kalian bisa mengetahui nya dengan sebuah tes.. kan?" jawab kevin dengan ragu-ragu
"tentu saja tuan, namun anda harus segera mencari pendonor yang lain bilamana anda memiliki golongan darah yang tidak sesuai" kata dokter
"hng.. aku.. tidak mau melihat." kata kevin sambil menjauhi wajahnya
"hihihi.. pria dewasa seperti mu takut sama jarum?" tanya perawat sambil ketawa geli
"Beruntungnya dirimu memliki golongan darah A- jadi nyawa "Pacar" mu bisa tertolong..
"ciyee romantis banget.. fuiit fuiit.."kata perawat sambil menggoda Kevin..
heeh.. perawat di sini kebanyakan menonton filem drama korea.. kata kevin dalam hati sambil melirik dengan jijik
"Kita membutuhkan 2 kantong lagi..
"tuan kevin apakah ada kenalan mu yang bisa mendonorkan darah nya..."
"ambil saja punyaku...
"aku masih kuat" kata kevin dengan percaya diri
Perawat dicm ruangan sambil melirik satu dengan lainnya dan..
"ciyeeee....
"so sweeett..
"mau juga dong di tolong cogan.."
"cewek nya beruntung bangett..." kata perawat-perawat itu dengan histeris
...yah ampun cobaan apa lagi ini ya Tuhaan..
Setelah 30 menit darah yang di donorkan membuat Ziana tampak segar dan seluruh tanda vital nya menjadi normal..
dokter memerintahkan perawat untuk mengecek keadaan Ziana..
ketika perawat selesai mengecek keadaan ziana..
tiba tiba ziana memegang tangan perawat..
"hngg !
"nyonya ziana..
"istirhat lah dulu..
"jangan memaksakan diri anda nyonya" kata perawat sambil menaruhkan tangan ziana kembali dengan perlahan
"di mana....
"aku...
"Nyonya Ziana sedang berada di rumah sakit..
"Karena syok yang dialami nyonya akibat luka tembak yang serius..
"sekarang nyonya di rawat dengan darah yang di donorkan agar sebelumnya yang sudah banyak hilang, bisa tergantikan dengan baru..
"beruntung nya Pacar nyonya yang mengantarkan nyonya ke UGD mendonorkan Darah nya untuk menolong nyonya..
"nyonya sangatlah beruntung" kata perawat sambil menggenggam tangan nyonya Ziana..
"hah.. siapa..
"pacar...
"hehe...
"koki sialan" kata Ziana sambil tersenyum dan memejamkan mata...
Takdir memepertemukan mereka di medan perang...
__ADS_1
Bersambung...