
*suara mesin mobil terhenti*
"yooow"
"mau kemana kamu yow"
"kenapa kita berhenti disini yow?"
"aku lapar dan aku mau membeli makan sebentar"
"cepatlah yow, bos tidak suka menunggu yow"
"cih, persetan dengan bos mu itu"
Mobil sempat terhenti karena salah satu dari mereka kelaparan dan ingin membeli makanan..
mafia black jacket adalah mafia ganas dan brutal dengan memakai jas hitam sebagai ciri khas mereka..
Setiap tindakan kekerasan yang mereka lakukan selalu dilindungi oleh polisi..
dan bahkan tidak ada satupun anggota mereka yang pernah berhasil di penjarakan..
Sebagai salah satu dari 5 mafia terbesar di kota metropolis, mereka menempati posisi kedua dengan posisi pertama yaitu mafia Red baron, dan posisi ketiga ditempatkan oleh Gorilla Nest, sedang ke empat dan kelima adalah aliansi yang jarang membuat kekacauan, mereka berdua adalah Twin Bros dan Mobs Mordue..
kelima mafia ini adalah penguasa utama di kota metropolis dan dengan kekayaan merekalah kota ini di bentuk.. wali kita yang korup, polisi yang bisa di suap, Kartel narkoba dimana-mana, transaksi organ manusia dan prostitusi..
begitu mudahnya seseorang terjebak didalam lingkaran setan ini..
tak terhitunglah kejadian keji yang terjadi di kota metropolis, namun dibalik semua itu cinta mampu bertumbuh dan bersemi di tengah-tengah semak belukar berduri yaitu kelicikan kota mewah ini..
10 tahun lama nya kota ini berdiri dan sedang menghadapi kehancurannya kelak..
semua sistem yang ada di kota ini cepat atau lambat akan hancur berkeping-keping..
dan Ziana tau apa yang harus dia lakukan..
"aku akan menyelesaikan semua ini"
"hidup atau mati"
*suara mesin mobil dinyalakan*
"yow.. ayo kita pergi dari sini yow"
"sandwich kalkun ini enak sekali"
sambil mendengar ocehan mereka Ziana telah menyusun strategi..
Anggota black jacket memiliki dua orang wakil boss yang sangat hebat dalam pertempuran jarak jauh, Ziana harus menghindari mereka berdua..
diantara mereka terdapat empat algojo berbadan kekar..
lima kapten dan seratus lima puluh orang bersenjata...
*suara mobil terhenti*
"yow kita sudah tiba yow"
"bisakah kau menghentikan itu?"
"suara yow mu itu mengganggu pendengaran kau sejak awal misi ini berlangsung"
Setelah kedua orang itu pergi menjauh dari mobil, ziana memulai aksi nya..
Ziana berhasil masuk kedalam markas besar mafia Black Jacket..
berkat kecerobohan dua orang mafia itu, Ziana yang cekatan berhasil menyusup masuk kedalam gudang senjata dengan mudah..
Diambilnyalah pistol glock dari dalam gudang tersebut, lokasi tempat penyekapan Kevin belum di ketahui oleh Ziana,..
Ziana pun segara menyusul kedua orang yang bersama-sama dengan Ziana dimobil..
ziana berhasil membuntuti mereka tanpa sepengetahuan mereka berdua, beberapa penjaga yang ada tampak mabuk berat..
dan beberapa dari mereka sedang berjoget bersama wanita penghibur..
penjagaan yang kurang ketat mempermudah Ziana untuk menyusup lebih dalam..
Sesampainya di sebuah bangunan kecil tempat penyimpanan anggur merah beralkohol..
kedua mafia yang lengah itu menuju ke arah kevin..
Tampak kevin sedang terikat di sebuah kursi dengan badan yang penuh lebam dan mulut yang tersumbat kain..
"k-kevin"
kaget Ziana dalam hati
"yoooww bocah"
"kami sudah menggeledah rumah mu yow"
"tapi kami belum menemukan apapun yow"
"kau belum berkata jujur kepada kami yow"
__ADS_1
"Oi bocah ingusan"
"sudahilah drama mu katakanlah yang sebenarnya dan kami akan melepaskan mu"
"katakanlah dimana wanita penghibur mu itu berada"
"oi.. Ada apa dengan tatapan mu itu"
"Ayo ce......."
*suara kokangan pistol*
"jadi selama ini kalian mencari ku?"
"angkat kedua tangan kalian, atau kepala kalian akan bolong"
kata Ziana sambil menodongkan kedua pistol di arah kepala dua orang mafia itu..
*suara menelan ludah*
"d-dari mana kau bisa masuk"
"k-kau.. jadi selama ini kau membuntuti kami dari dalam mobil !"
"jangan banyak bicara atau kau ku habisi"
bentak Ziana sambil menempelkan ujung pistol di belakang kepala salah satu mafia itu..
"y-yow tenang dulu yow"
"kami berdua ini hanyalah anggota baru yow"
"kami hanya di tugaskan untuk mengamankan paket yow"
"bukan kami yang menyiksa paket yow"
"kau sebut kekasih paket ???"
teriak Ziana membentak
"yow yow yow.. Santai dulu yow"
"astaga yow.. Kau tegang sekali yow"
"kau harus bertemu dengan adik aku, kalian berdua sangat mirip"
"sudah cukup !"
"berisik kalian berduaa !"
"lepaskan ikatan kekasih ku yang kau panggil paket itu"
"dan kamu, si botak !"
"peganglah tali yang sudah terlepas itu"
"Cepaat !"
"Sii.. Siap nona.."
"Sii..Siap nona Yow"
karena ketakutan mereka berdua pun menuruti perinta Ziana, dan membebaskan kevin dari ikatan dan sumbatan yang ada di mulut nya..
"kevin.. Wajah mu.. Terluka"
kata Ziana dengan sedih di dalam hati
"lalu emm.. Apa yang harus aku lakukan dengan tali ini nona?"
"kau ikatkan tali itu dan gantunglah teman mu seperti kalian menggantung paket kalian !"
perintah Ziana dengan tegas
"S-siap nona"
"oi cungkring"
"berbaliklah"
"kenapa jadi seperti ini yow !"
"kita adalah anggota mafia yang paling sial yow"
*sreett.. Sreett*
suara tali yang ditarik keatas bersamaan dengan si cungkring yang sudah terikat rapih..
"lalu selanjutnya apa nona"
"happhhh.. Haphhh.. hpphh*
"berhentilah untuk mencoba mengeluarkan suara atau pita suara mu akan putus oleh karena kebodohan mu sendiri"
kata Ziana sambil menyumbat mulut si botak..
__ADS_1
"ambil tali baru itu kevin, aku butuh bantuan mu untuk mengikat si botak ini, badanya cukup besar"
perintah Ziana
*suara telapak dibersihkan*
"sekarang siapa yang menjadi paket hah?"
"si botak cerewet ini.. Hiih.. Kepala mu ingin aku jitaak !"
ejek si kevin
"cukup !"
"Kevin.. Aku butuh bantuan mu, kita belum selesai di sini"
"kita harus keluar"
"pegang senjata ini"
"dan peluru ini"
"jadilah pria dan beranilah"
kata Ziana sambil memberikan pistol glock yang ditemukan di gudang senjata..
"tunggu dulu.. Ziana.. Aku.."
"Aku.. Emm..."
kata kevin terbata-bata
"simpan percakapan mu itu dulu"
"fokuskan pikiran mu, dan gunakanlah otak koki mu itu untuk mencari jalan keluar"
kata Ziana sambil berjongkok mengawasi pintu keluar..
"Pertama-tama kita harus melewati gedung penyetoran, kemudian kita bisa menelusuri parit di sepanjang jalan menuju gedung persenjataan, tetapi kita harus merangkak masuk kedalam Garasi dan disitulah jika semua berjalan mulus maka kita bisa memanjat pagar yang tak berduri itu dengan mudah"
Jelas kevin dengan santai..
"bagaimana kau bisa tau?"
tanya Ziana
"badan ku diikat, mulut ku di sekap, tapi hidung dan telinga ku masih berfungsi untuk mendengar dan mencium aroma yang mirip dengan gedung-gedung yang aku sebutkan itu"
"aku adalah koki, kedua indra spesial ku itu tidak akan pernah salah"
sahut Kevin dengan penuh percaya diri
"aku harap hidung mu tidak membuat kita tertangkap"
"ayo keluar dari sini koki sombong"
jawab sinis Ziana
Mereka berdua pun berjalan menunduk mengendap-endap dari sudut bangunan yang satu menuju bangunan yang lain..
Sampai suatu ketika mereka tidak menemukan jalur yang aman karena areanya yang terbuka dan terang, sehingga resiko ketahuan menara pengawas menjadi cukup tinggi..
"sial.. Aku tidak tau parit itu berada di area terbuka di sisi sebelah kanan yang berdekatan dengan menara pengawas"
ucap kevin dengan menyesal
"kau lihat itu"
"sedikit lagi gerhana bulan"
"kita tunggu hingga suasana menjadi cukup gelap, dan kita memanfaatkan gelap itu sebagai bayangan untuk melindungi kita hingga kita mencapai parit itu"
jelas Ziana sambil memantau ke kiri dan ke kanan..
"Ziana aku.."
"aku ingin mengatakan sesuatu"
"aku rasa ini adalah saat yang tepat untuk mengatakan ini"
"kita tidak tahu setelah kita menyeberang melalui parit itu kita akan selamat atau tidak"
"tapi aku ingin mengatakan ini"
"Aku mencintai mu"
Setelah kevin mengucapkan itu..
langit pun berubah, dan bulan pun menjadi gelap, gerhana bulan pun terjadi, sehingga pada malam itu cahaya bulan menjadi tidak nampak sama sekali..
Ziana yang Mendengar kata-kata kevin..
tanpa berpikir panjang menarik baju kevin mendekati nya, dan mencium bibir kevin dengan lembut..
ciuman dibawah gerhana bulan
__ADS_1
-Bersambung-