
3 hari sebelum Ziana keluar dari apartemen milik Kevin, Ziana mengunjungi markas besar Red Baron untuk bertemu langsung dengan Boss mereka T-Rex.
Pertemuan itu dilandaskan dengan keinginan Ziana untuk berhenti menjadi anggota dari Dari Red Baron, Ziana sendiri sudah menjadi salah satu anggota dengan pangkat tertinggi di antara Top class mafia itu sendiri.
Dengan bakat nya dalam membunuh, Merampok, serta menghilangkan barang bukti kejahatan, membuat Zania menjadi salah satu anggota yang paling ditakuti dan di segani Mafia Red baron.
Nyonya muda adalah panggilan yang sering dilontarkan kepada Ziana, Bos mafia Red Baron, T-Rex kerap kali menghadiahkan Ziana barang berharga dan mewah, dan membuat beberapa anggota Red baron iri terhadap Ziana.
Tidaklah sedikit anggita mafia yang selalu berusaha untuk menjatuhkan Ziana, namun kecerdikan Ziana berhasil melampaui semua anggota-anggota mafia yang berusaha menjebak dia.
sampai suatu hari Ziana di jebak diantara perang mafia Red Baron melawan Black jacket dan membuat Ziana terpojok hingga terluka namun pada akhirnya di tolong oleh seorang koki restoran bintang lima bernama kevin..
Ziana yang dirawat oleh kevin selama 1 minggu, merasakan banyak perubahan yang terjadi di dalam dirinya..
Ziana merasa damai dan tenang, perasaan yang sudah lama ingin dia rasakan..
dan pada akhirnya alasan inilah yang membuat ziana ingin berhenti dari aktifitasnya menjadi anggota mafia red barron..
namun permintaan pengunduran diri nya itu di tolak mentah-mentah oleh T-Rex..
sang boss mafia itu mencoba untuk meyakinkan Ziana bahwa, pekerjaannya adalah sangat berbahaya dan dapat melukai atau bahkan membuat orang yang di cintai nya mati karena kelalaian dalam bertugas..
T-Rex menceritakan berbagai pengalamannya dengan orang yang dicintainya meninggal mengenaskan karena pekerjaan kotornya ini..
T-Rex selalu mengingatkan semua bawahannya bahwa peraturan utama dalam keanggotaan mafia Red Baron adalah, di larang mencintai siapa pun, memiliki keluarga, atau bahkan Teman dekat sekalipun..
Pesan yang selalu disampaikan boss mafia Red baron ini sering kali di abaikan oleh bawahannya yang kerap kali mendatangkan kekacauan dan kadang membuat mereka terlibat dalam perang antar mafia..
Ziana yang disadarkan oleh T-rex membuat keputusan baru yaitu untuk meninggalkan Kevin..
sebuah keputusan berat yang membuat Ziana terpaksa menjauh dari kevin dengan harapan Kevin tidak menjadi target balas dendam dari semua Musuh-musuh Red baron di kota itu..
Namun sering kali Ziana dilanda kerinduan untuk bertemu dengan kevin, Ziana tahu bahwa pertemuan dengan Kevin bisa mendatangkan malapetaka bagi Kevin itu sendiri, tetapi Ziana tidak bisa membohongi perasaannya..
Ziana dengan hasrat kerinduan yang tak terhankan, ingin mencoba untuk bertemu dengan kevin, tanpa harus bertegur sapa dengan kevin..
pada suatu hari ziana mencoba untuk memata-matai rumah makan bintang 5 tempat kevin bekerja, ziana yang sudah mengetahui waktu pulang kerja nya kevin, mengawasi gerak-gerik setiap pelanggan maupun karyawan yang keluar masuk restoran ternama itu..
1 jam telah berlalu namun Ziana belum mendapati tanda-tanda dari koki pujaan nya itu..
seluruh lampu restoran sudah di padamkan, dan tersisa orang terakhir yang keluar dari restoran itu namun orang tersebut bukanlah yang dicari-carinya..
Ziana yang tidak putus asa memutuskan untuk pergi ke apartemen kevin..
sesampainya di seberang apartemen kevin..
dengan menggunakan teropong sniper milik nya, Zania mengarahkan teropong tersebut ke arah lantai dua apartemen kevin, namun kejanggalan yang dilihat nya pun membuat Ziana menjadi khawatir..
Tampaklah semua ruangan gelap dan tidak rapih seperti biasanya, ziana melihat pakaian yang berserakan dan lemari yang terbuka..
tanpa berpikir panjang, Ziana pun bergegas menuju apartemen kevin..
Sesampainya di depan pintu masuk, pintu didapatinya tidak terkunci..
seketika ziana pun masuk dan melihat semua perabotan rumah tangga milik kevin berserakan dimana-mana..
Ziana menutup kembali pintu dan mengunci nya..
Apakah ini perampokan??
bukan.. Jika ini perampokan seharusnya tetangga kevin sudah mengetahuinya juga..
ucap Ziana dalam hati..
__ADS_1
Ziana berjalan perlahan menuju kamar kevin..
Ziana tidak menemukan apapun di kamar kevin yang sudah porak poranda..
Setelah meninggalkan kamar kevin, Ziana pun berjalan menuju kamar miliknya..
sesampainya Ziana teringat akan kejadian malam itu, Ziana mengambil selimut milik kevin dan mengusapkannya dipipi nya..
Suasana Saat itu menjadi kalbu, dengan cahaya bulan purnama masuk melalui ventilasi kamar Ziana dan menerangi kamar itu dengan sempurna..
Ziana masih merasakan kasih sayang dari kevin melalui selimut yang di usapkan ke pipinya..
"Kevin.. Kamu dimana.."
kata ziana dengan cemas.
*click* *click* *cekreek*
Seketika terdengar suara dari pintu depan, seseorang telah mencoba untuk membuka pintu..
Ziana yang terkejut mendengarnya, bersemangat dan bergegas turun untuk membuka pintu..
"kevin.. Kevin telah kembali.."
tapi, sesaat sebelum Ziana menyentuh gagang pintu untuk membukanya, Ziana merasakan sesuatu yang ganjal..
Tampak bayangan dari bawah celah pintu menunjukan dua orang yang sedang berdiri di depan pintu masuk apartemen milik kevin..
Ziana yang cekatan segera bersembunyi sambil bersandar di balik dinding dapur dan memegang pisau di tangan kanan nya..
"ini adalah kali kedua kita datang kesini teman ku"
" ya benar sekali yow"
" ya benar sekali yow"
"aku hanya tidak mau boss marah yow"
"lebih baik kita turuti saja yow"
"tapi, dari ratusan anggota yang ada, hanya kita berdua yang diperintahkan bolak balik kesini"
"tangan dan kaki ku ini sudah pegal, di tambah lagi perlawanan bocah ingusan itu membuat punggung ku menjadi keseleo"
"apa.. Bocah ingusan? Jangan-jangan yang mereka maksud adalah..."
kata Ziana dalam hati sambil menguping kedua orang misterius itu
"yow yow yow, sudahi mengeluh mu, dan lanjutkanlah tugas kita yow"
"kau benar, ayo selesaikanlah tugas ini segera"
"kau naiklah ke lantai 2"
"fotolah semua sudut ruangan yang ada, agar boss manja kita bisa puas melihatnya"
"apakah aku harus menghabisi mereka berdua disini?"
"tidak.."
"aku harus sabar terlebih dahulu"
"berdasarkan cara berbicara mereka, sepertinya mereka bukan polisi"
__ADS_1
"atau bahkan anak buahku"
"karena dari cara berbicara seperti itu mereka bukan anggota Red baron"
"tapi.. Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya"
"jika firasat ku benar bahwa mereka telah menculik kevin"
"aku akan menguliti mereka hidup-hidup"
"aku akan membuntuti mereka"
kata ziana dalam hati..
"yow my friend yow.."
"sepertinya kita kedatangan tamu yow"
"apaa.. Dimana?"
"celaka.. Jika aku ketahuan disini aku tidak akan menemukan kevin , karena sudah pasti aku akan menghabisi mereka disini"
"aku harus berpindah tempat agar tidak ketahuan"
kata Ziana sambil mengendap-endap
"yow seingat ku yow, selimut-selimut ini harusnya masih berada di atas kasur yow"
"hmmm... Lalu?"
"apa hanya dengan selimut saja begitu hah?"
"yow ingatlah kembali yow"
"pintu masuk apartemen ini seharusnya tidak terkunci yow"
"hmmm.. Kadang-kadang otak kecil mu itu berfungsi juga ya"
"yow kau juga harus waspada yow"
"apa menurutmu polisi yang datang?"
"ataukah pemilik dari apartemen ini"
"karena aku yakin hanya dialah yang memiliki kunci apartemen"
"yow kita laporkan saja kembali ke bos yow"
"benar.. Aku juga sudah muak melihat ruangan yang berantakan ini"
segera sesudah kedua orang itu selesai memotret seisi ruangan, mereka pun kembali ke mobil mereka..
*suara pintu mobil menutup*
Mereka pun pergi meninggalkan apartemen itu..
tanpa mereka sadari seseorang telah menyelinap masuk kedalam mobil mereka, dan bersembunyi di kursi bagian belakang..
"sudah kuduga mereka adalah anggota black jacket.."
"tunggu saja pembalasan ku"
"aku tidak akan membiarkan kalian semua lolos"
__ADS_1
-Bersambung-