
"eunghh" aurel meregangkan badan dan melihat jam di ponselnya
jam menunjukkan pukul 05.04
"gua bulang deh kasian abang nyariin gua pasti" aurel bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi
"bangunin salsa gak yah"
"sal bangun gua balik yah" menggoyangkan tubuh salsa
"eunghh" salsa yang merasa terusikpun bangun
"eh rel mau kemana?" bingung melihat aurel yng sudah rapih
"gua mau pulang yah bang arnold pasti nyariin gua, makasih atas tumpangannya semalam" mengecup pipi salsa
"iya sama² lu hati² pulangnya"
"iyah byee" keluar dari kamar dan berjalan menuju pekarangan rumah salsa
skipp dirumah ae yaa
aurel yang memasuki rumah dan melihat sang abang yang tertidur di sofa ruang tamu merasa bersalah akan sikap dia
"gua ke kamar dulu deh" aurel yang berjalan pelan² agar abangnya gak kebangun tapi nihil sang abang tetap terbangun
"dek" yang melihat aurel dan langsung meluk aurel
"maafin abang udah bohong sama kamu tentang semuanya, maafin abang karna gak bisa jadi abang yang baik buat kamu hiks maafin abang hikss" arnold
"udah bang aurel udah maafin abang, aurel sadar abang ikut kayak gitu pasti ada alasannya kan, aurel gak marah kok maaf ya bang semalam aurel gak pulang" aurel yang menenangkan sang abang
"kamu kemana aurel, abang nyariin kamu abang khawatir sama kamu abang takut terjadi apa apa sama kamu" menatap aurel
"aurel dirumah salsa bang, maaf ya gak ngabarin"
"yaudah gak papa sekarang kamu gak boleh pergi tanpa izin abang yah" mengelus kepala aurel
"ay ay kapten" aurel yang bergaya hormat mampu membuat arnold merasa gemas
"uhh adek abang" mencubit kedua pipi aurel
"ihh sakit abang" cemberut dan memajukan bibirnya
"udah sana kamu mandi emang gak mau sekolah" melipat kedua tangannya di dada
"oh iya aurel lupa" aurel langsung lari ke kamarnya dan membuat sang abang menggelengkan kepalanya melihat tingkah lucu sang adik
07.00
disekolah.....
aurel yang berjalan dikoridor menuju kelasnya dengan memainkan ponselnya tanpa melihat jalan
brukk
"ehh maaf² saya gak sengaja maaf" aurel yang menabrak seseorang sampai tas orang tersebut jatuh
"gak papa kok" orang tersebut mendongakkan kepalanya melihat orang yang menabrak
"loh bang raka" aurel yang melihat orang yang ditabrak
"eh aurel" raka yang melihat aurel
"maaf ya bang tadi gak fokus jalan karna ngeliatin hp" aurel dengan wajah cengengesan
"lain kali hati² rel, kalo jalan jangan main hp" raka masih setia menatap aurel
"hehe iya bang maaf yaa"
"iya gak papa, hati²" raka yang mengusak kepala aurel dan langsung pergi
aurel langsung memegang kepalanya yang tadi diusak oleh raka dan tanpa ia sadari ia tersenyum dengan perlakuan sang kakak kelas tersebut
"ihh bang raka bikin anak orang baper" aurel lanjut berjalan menuju kelasnya dengan senyum yang tak luntur dari wajahnya
__ADS_1
"khem kayaknya ada yang seneng nihh" salsa yang ngeliat aurel memasuki kelas dengan senyum mengulas di wajahnya
"ihh apaan sih sall" elak aurel saat digoda oleh sang sahabat
"hahaha udah sana duduk bentar lagi guru masuk" rara yang menahan tawa melihat sahabatnya salting
dan aurel langsung berjalan menuju ke kursinya dengan wajah yang memerah, tak berselang lama gurupun masuk dan langsung menjelaskan materi pembelajaran
kringg
kringg
"kekantin yuk" ajak aurel yang berjalan menuju meja sahabat² nya
"yukk" dan mereka bertiga berjalan menuju kantin untuk makan
kantin...
"raraa pesen makan dongg" ucap salsa yang memasang wajah cengengesan
"okee, kaliam mau makan apa" tanya rara kepada kedua sahabatnya
"gua nasgor sama es teh aja" jawab aurel
"samain aja deh" jawab salsa
"okeee bentar" rara yang langsung berjalan untuk memesan makanan
"ehh rel lu kenapa tadi pagi senyam senyim gitu? gak mau cerita nih sama gua" tanya salsa menatap aurel
"jadii tadi pagi tuh gua gk sengaja nabrak bang raka di koridor terus tas dia jatoh awalnya gua gak sadar kalo yang gua tabrak itu bang raka eh pas dia dongakin kepalanya gua agak kaget sih" penjelasan aurel dan salsa senantiasa mendengarkan cerita aurel
"dan yang bikin gua senyum senyum itu bang raka ngusak kepala gua sall, kan gua jadi baper gimana kalo gua baper terus dia gak mau tanggung jawab?kan kasian hati gua" ucap aurel tanpa sadar dibelakangnya ada seseorang yang tersenyum mendengar cerita aurel
"ohh jadi gitu" ucap salsa dan tersenyum melihat seseorang dibelakang aurel
"kok suaranya kayak bang raka yah" ucap aurel pelan dan melihat ke belakang
"haii" ucap seseorang sambil tersenyum manis ke arah aurel
"ehh bang raka" aurel yang cengengesan
"baperr yaa, bang raka bakal tanggung jawab kok tenang aja" duduk disamping aurel dan mengusap lembut kepala aurel
"ehhh makanan dateng, sini raa" aurel yang salting dan sukses membuat raka dan salsa ketawa melihat tingkahnya
aurel memakan makanannya dengan lahap dan menghiraukan raka yang setia memandangi aurel
"makannya pelan² nanti keselek loh" ucap raka menggoda aurel
"uhukk uhukk" aurel yang keselek dan langsung dikasih es tehnya dengan raka
"nihh minum dulu, kan udah bang raka bilangin makannya pelan²" ucap raka lagi yang sukses membuat wajah aurel memerah kan malu
"ihh bang raka ngeselin" aurel yang langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan
"khem ada yang shieshie berbie nihh" goda salsa melihat aurel
"rel gimana jantung sehat?" tanya rara dengan nada menggoda
raka yang melihat itu hanya bisa menahan tawanya
"gua suka lu bahagia gini rel, gua janji bakal selalu bikin lu bahagia" ucap raka dalam hati
"yaudahh ya bang rakaa, aurel ke kelass yaa byee bangg" aurel yang bangun dan langsung menarik tangan kedua sahabatnya menuju kelas
"tingkah lu yang bikin gua sayang rel, tunggu waktunya gua bakal ungkapin semuanya" gumam raka dan langsung pergi dari kantin menujAnggota
****Anggota Raka di sekolah..
\-Raka
__ADS_1
\-Arnold
\-William
Anggota Blood Spilled
\-Raka
\-Arnold
\-William
\-Robby
\-Rulli
\-Alvaro
\-Dika
\-Adit
\-Risky
\-Yoga
\-Dll..
Anggota Bara di sekolah
\-Bara
\-Dery
\-Ryan
\-Fauzi
Anggota Monstrak
\-Bara
\-Dery
\-Ryan
\-Fauzi
\-Billy
\-Erik
\-Gilang
\-Fandi
\-Diki
\-Candra
\- Dll**..
.
.
.
.
akuu balik lagii gaesss maaf kalo lama gak up dan sekarang author bakal rajin up kok tenang aja, selamat membacaa
__ADS_1