
(skip pagii ye)
"pagi bang ar" ucap aurel yang berjalan menuju tuang makan
"pagi sayang" jawab arnold yang melihat sang adik
"udah makan dulu cepet" ucap arnold yang mulai memakan makanannya dan selama makan tidak ada yang berbicara hanya ada keheningan untuk menikmati makanannya
tin...tin...tin..
"siapa bang?" tanya aurel ketika mendengar suara klakson motor dari luar rumah
"gak tau deh" jawab arnold
"coba bentar aku liat dulu" ucap aurel dan berjalan keluar rumah
"loh kak raka" ucap aurel sedikit kaget karna melihat raka yang sudah ada didepan rumahnya dengan posisi bersender dimotor
"hai" sapa raka dengan senyuman dan menatap aurel
"kak raka ngapain pagi pagi kesini" tanya aurel yang berjalan mendekati raka
"mau jemput aurel" jawab raka dengan santai
"loh tapi abang gima..." ucap aurel terpotong oleh seseorang dibelakangnya
"udah pergi aja sana nanti telat loh" ucap arnold yang sudah berada di belakang aurel
"hm..yaudah deh" ucap aurel dan melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam rumah berniat mengambil tas dan ponselnya
"nih" ucap arnold memberikan tas dan ponsel aurel yang memang sudah ia bawa
"uhh...makasih abang sayangkuu" ucap aurel dan langsung mencium pipi arnold sedangkan raka dan arnold hanya tersenyum melihat tingkat aurel
"iya, dah sana pergi" ucap arnold
"yaudah kita duluan ya bang" ucap raka dan mulai menaiki motornya
"hati hati jagain adek gua ka!" ucap arnold dengan melipat kedua tangannya didada
"pastii" ucap raka dan mulai melajukan motornya menuju sekolah
seperti biasanya diperjalanan keheningan menyelimuti dua insan tersebut sampai tiba disekolah
"woi bar tuh lu liat, itu bukannya raka ya?" tanya salah satu temen bara yang melihat raka dan aurel turun dari motor
"dan itu adek kelas yang waktu itu sempet kita gangguin kan?" tanyanya lagi namun beda orang dan bara hanya diam memandangi raka dan aurel yang sedang berjalan di koridor
"gua rasa sepulang sekolah kita bakal sedikit olahraga dengan mereka" ucap bara dengan menyeringai
"yaudah kita bahas dikelas aja tau ditempat lain jangan disini" ucap salah satu teman bara dan mereka pergi
pov rarel (raka-aurel)
mereka berdua berjalan sampingan dikoridor dan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka namun tidak dihiraukan oleh dua insan tersebut
"makasih ya kak udah repot repot jemput aurel" ucap aurel sesekali melirik raka yang berasa disampingnya
"sama sama dan nanti pulang sekolah bareng lagi yah" ucap raka ketika berhenti didepan pintu kelas aurel
"gak ngerepotin kakak?" tanya aurel menatap raka
__ADS_1
"gak kok, yaudah sana masuk" ucap raka dengan senyuman
"yaudah bye kak" ucap aurel dengan membalas senyumnya dan berjalan masuk kelas begitupun raka sebaliknya
selama perjalanan aurel selalu fokus memperhatikan guru didepan sampai jam istirahat tiba
kring...
kring...
"skuy kantin laper nihh" ucap rara memandang kedua sahabatnya dan berdiri dari tempat duduknya
"yuk" ucap aurel dan salsa serentak akhirnya mereka bertiga berjalan ke kantin dengan santai
"salsa pesen makan sana" ucap rara memandang salsa dengan wajah cengengesan
"yaudah samain ya" ucap salsa dan diangguki oleh kedua sahabatnya lalu salsa pergi memesan makanan
tak berselang waktu lama 15menit salsa sudah kembali membawa sebuah nampan ditangannya yang berisi makanan dan langsung menata makanan diatas meja
"thanks salsa" ucap rara dan aurel serentak lalu langsung melahap makanannya
namun dipertengahan aktivitas makannya ada beberapa orang yang menghampiri meja mereka
"hai rel" sapa seseorang tersebut dengan senyuman dan yang disapa langsung nengok ke sumber suara
"eh kak raka" ucap aurel saat tau yang menyapa adalah raka dan aurel membalas senyum kepada raka
"ehh.. kakak kakak duduk dulu, berdiri mulu" ucap salsa dengan senyum menatap beberapa orang yang berdiri disamping raka dan akhirnya mereka duduk bersama
"loh iya, bang arnold mana kak?" tanya aurel menatap raka bingung
"disini baby" ucap seseorang debelakang aurel dan aurel langsung nengok ke belakang
"kenapa hm?" tanya arnold melepas pelukannya dan memandang aurel
"apa besok mama dan papa akan pulang?" tanya aurel dengan tatapan sendu sedangkan yang lain hanya memperhatikan aurel dan arnold
"liat besok ya, inget gak boleh sedih" ucap arnold dengan senyjm lembutnya dan mengelus kepala aurel
"yaudah deh, sini duduk" ucap aurel dengan senyum tipis dan duduk kembali sambil menggenggam tangan arnold untuk duduk disampingnya
"kamu pulang sama raka kan?" tanya arnold menatap aurel dan raka
"iyah ar bolehkan?" tanya raka balik
"boleh, jagain adek gua"ucap arnold tegas
" okedehh" ucap raka dengan senyum
"oh iya nih kenalin kawan² kakak, ini william dan itu reihan" ucap raka mengenalkan kawan kawannya
"ohh, gua aurel dan itu rara yang satunya salsa" ucap aurel mengenalkan kawan kawannya juga
"yaudah kita ke kelas ya kakak kakak" ucap rara dengan senyum dan menarik tangan kedua sahabatnya untuk pergi ke kelas
dikelas semuanya hening mendengarkan penjelasan guru didepan
kring..
kring..
__ADS_1
para siswa siswi berjalan lalu lalai meninggalkan sekolahan
"gua duluan ya ra sal" ucap aurel dan berjalan menuju keluar kelas yang mana raka sudah nunggu didepan kelas
"yuk langsung" ucap raka dan menggandeng tangan aurel menuju parkiran motor
diperjalanan aurel nampak bingung dengan raka pasalnya raka melajukan motornya bukan kearah rumah aurel sampai tibalah mereka disebuah rumah
"loh kak kenapa kesini?" tanya aurel saat turun ari motor dan memandang raka
"kakak ada urusan sebentar sama mereka didalam gak papa kan?" tanya raka menatap balik aurel
"gak papa kok kak, hayuk masuk sekalian aku mau kenalan sama kakak kakak yang didalam" ucap aurel antusias dan menarik tangan raka memasuki rumah tersebut
"woii" ucap raka sedikit teriak dan beberapa orang keluar menghampiri raka dan aurel
"ehh inikan kakak yang disekolah tadi yakan?" tanya aurel saat melihat ada william dan raihan
"iya ini kita" ucap raihan dengan senyum
"kalo kalian aku kenal tapi kalo yang lain?" ucap aurel memandangi satu persatu orang yang ada disitu
"ini robby, ini rulli, ini alvaro, itu dika, itu risky, dan itu yoga" ucap raka memperkenalkan satu satu dan yang diperkenalkan hanya senyum
"aku aurel" ucap aurel membalas senyumnya
mereka berbincang bincang dan sampai pada saat ada suara kegaduhan dari luar dan yang didalam langsung kaget akan suara dari luar
bugh
prankk
"Al, dik, dit, kalian cek kalo ada apa² langsung cepet kabarin" ucap raka pada alvaro, dika dan adit dan mereka bertiga pergi ngecek ke luar rumah
"Monstrak cari gara²" ucap alvaro teriak dan aurel sangat panik mendengar ucapan alvaro
"kamu disini aja oke jangan keluar pokoknya disini aja, robby yoga kalian disini jaga aurel jangan sampai dia keluar inget!" ucap raka tegas dan langsung keluar
"waww sang ketua sudah keluar rupanya" ucap bara saat melihat raka keluar
"cih! mau apa lagi lu kesini?!" tanya raka geram melihat bara dkk
"gua mau cewek lu" jawab bara dengan santai dan menyeringai
"gak akan bisa lu sentuh milih gua" ucap raka dengan penuh penekanan
"oh yaa, gua akan ngelakuin segala cara buat dapetin dia" ucap bara dengan smirk sedangkan raka sudah diambang amarah dan sudah mengepalkan tangannya
bugh
"bancot An***g" ucap raka yang melayangkan pukulan kemuka bara
"ABISIN!!" ucap bara dan yang lain mulai bertengkar
haiii yo yoo kembali lagi wkwk
jangan lupa like, komen, vote okee
oh iya author punya gc wa nih yg mau join gc wa author bisa tulis wanya di komen nnti author masukin okee😊✋
__ADS_1