Wanita Sempurna

Wanita Sempurna
episode 9


__ADS_3

setelah insiden kemarin yang menyebabkan aurel harus rawat inap selama 2hari kini aurel sudah diperbolehkan pulang


"abang kita pulang abang gendong aurel ke depan yah, aurel masih lemes" aurel yang memohon dengan wajah imutnya


cup


"iya bawel" arnold yang kembali membereskan barang barangnya setelah mengecup singkat pipi sang adik


"hm bang" panggil aurel yang hanya dibalas deheman oleh arnold


"bang raka mana bang?" tanya aurel


"dia sekolah" jawab arnold


"ydh yuk pulang, tuh pak didi udah nungguin" ucap arnold yang melirik pak didi supir pribadi kaluarga Pranaja


"pak tolong bawakan barang barang ini ke dalam mobil ya pak saya mau gendong ratu ke dalam mobil" arnold berjalan ke aurel dan langsung menggendongnya


"terima kasih abang" senyum aurel kepada arnold dan dibalas senyuman oleh arnold dan langsung memasukan aurel kedalam mobil


selama perjalanan hanya sening tanpa suara apapun sampai memasuki pekarangan rumah


"kamu istirahat yah abang mau ke kamar mau mandi gerah banget" arnold yang mengusap kepala aurel


"iya bang terima kasih" ucap aurel menatap arnold setelah nya arnold pergi namun tidak lupa mengecup singkat pipi aurel


"huh akhirnya kembali lagi ke kamar ini, aaaa kangen kamar" ucap aurel dan langsung memeluk guling


🌻🌻🌻

__ADS_1


Kantin


"Ka pulang sekolah nongki kuy" ilham yang menatap raka


"gua gk bisa" ucap raka tanpa menatap lawan arah


"mau kemana lo, tumben gak bisa?" tanya reza


"ada urusan, gua keluar bentar" jawab raka yang langsung meninggalkan kedua temannya


"hai raka" ucap gadis yang menghampiri raka namun tidak dihiraukan dengan raka


"ihh kok kamu diem aja sih" lanjut gadis tersebut


"bisa diem gak!" tegas raka pada gadis itu


"kok kamu gitu sama aku, pulang aku bareng kamu yah" gadis yang menggandeng tangan raka


"iss kamu mah" ucap sang gadis dan langsung melepaskan genggaman tangannya


"murahan" gumam raka yang masih bisa didengar oleh gadis itu dan langsung meninggalkan gadis tersebut


"awas kamu raka aku pastiin kamu bakal jadi milik aku!" ucap si gadis yang masih memandang punggung raka yang sudah jauh


"gua cabut lo bawain tas gua ke cafe" raka yang tiba tiba sampai kelas dan langsung menunjuk ilham


"eh lo mau kemana" tanya reza namun tidak ada balasan dari raka


raka langsung menuju parkiran dan langsung menjalankan mobilnya menuju tujuan

__ADS_1


tok


tok


tok


"siapa sih jam segini bertamu ganggu gua tidur aja" aurel yang berjalan menuju pintu dan langsung membuka pintu tersebut nampaklah sosok pria tampan


"ngapain dia kesini?" gumam aurel masih menatap pria didepannya


"woii bengong lagi" ucap pria itu


"ah-itu gak kok" ucap aurel gugup


"eh masuk bang, nyari bang arnold ya"tanya aurel


" nyari lo bukan abang lo"jawab raka yang sukses membuat aurel mematung


"apaansih bang" aurel yang wajahnya udah kayak kepitinh rebus


"hahaha lo lucu kalo lagi salting gitu, mana abang lo" tawa raka membuat aurel kesal


"tauk cari aja dikamarnya" jawab aurel dan langsung menuju kamarnya meninggalkan raka yang masih tertawa


"gemes dah gua" ucal raka


"eh ada lo ka tumben kerumah gua?ada apa nih?" tanya arnold yang keluar dari kamarnya


"gua mau ngomongin markas" jawab raka yang menatap arnold

__ADS_1


"kamar gua aja jangan sampe aurel tau" ucap arnold yang langsung menuju kamar


__ADS_2