
Di ruangan serba putih ,terlihat Zenova terkapar dan tidak sadarkan diri lalu beberapa saat kemudian Zenova terbangunan lalu melihat ke sekitaran
"Dimana ini?" Ucap Zenova dengan nada linglung
Wajah Zenova seketika berubah melihat sesosok wanita yang penampilan nya sama seperti bibiny dari kejauhan yang sedang berjalan menjauhi Zenova
"Bibi, tunggu!" Ucap Zenova berdiri lalu berlari kearah bibi nya berada namun sesaat kemudian
Sebuah cahaya yang sangat kilau menutup tubuh bibi Zenova membuat Zenova menutupi matanya
Zenova membuka matanya dan langsung berteriak
"Bibi!" Zenova bangun dari pingsan di kasur kamar yang sangat mewah
Zenova melihat ke sekitaran dan sekarang ia berada di atas kasur membuktikan bahwa tadi itu hanyalah mimpi
"Dimana ini?" Ucap Zemova sambil memegangi kepala nya yang masih terasa pusing
Pintu keluar dari kamar tersebut terbuka menampakan seorang wanita berambut hitam dengan kedua tanduk di kepalanya yang adalah Fasha itu sendiri
Terlihat Fasha membawa piring makanan dan segelas air putih di atas papan yang sedang dia bawa
"Akhirnya kau bangun juga ,kukira kau sudah mati" Ucap Fasha dengan nada sedikit cemberut sambil menaruh makanan nya diatas meja di samping kasur Zenova
"Aku dimana?" Ucap Zenova
"Kau sedang berada di istana dasar bodoh" Ucap Fasha dengan nada kesal
Zenova mengerutkan keningnya sambil menatap Fasha yang terlihat wajahnya sangat kesal
__ADS_1
"Kuingat aku tidak pernah melakukan hal sesuatu yang membuatmu kesal" Ucap Zenova dengan nada bingung
"Pikir sendiri" Ucap Fasha dengan nada kesal lalu pergi meninggalkan Zenova sendirian di kamar
Zenova hanya bisa diam lalu dia menoleh kearah jendela yang menampakan ibukota yang sedang dibangun ulang oleh para pekerja dan banyak sekali kerusakan pada distrik distrik karena efek pertarungan tadi malam
Lalu pintu terbuka kembali menampakan seorang pria berambut hitam dengan iris mata emas kilau dan serta wajah yang tampan masuk ke kamar Zenova bersama dengan jendral yaitu jenderal Drago
"Tuan Zenova ,akhirnya anda sudah bangun tuan" Ucap Pria dengan nada ramah dan senyuman ramah terpampang jelas di wajahnya l
"Kau siapa?" Ucap Zenova
"Maafkan saya ,perkenalkan saya adalah pangeran ke 1 di kerajaan Jagahama ,nama saya adalah Regalm dan ini adalah jenderal kerajaan kami bernama Drago tapi sepertinya tidak perlu karna anda sudah bertemu dengan nya" Ucap Pria tersebut dengan nada ramah yang bernama Regalm
"Yo, kita bertemu lagi anak muda" Ucap Drago dengan nada riang
Zenova menghiraukan sapaan Drago lalu dia menatap Regalm
"Tidak perlu, terimakasih itu harus diberikan kepada orang orang yang membantu mempertahankan ibukota ini dan juga meteor itu tidak akan hancur jika tidak ada wanita itu" Ucap Zenova
"Kami sudh mengucapkan terimakasih kepada mereka yang membantu termasuk nona Fasha dan hanya tersisa anda ,anda sangat banyak membantu kami, membunuh 2 orang penting di dalam kelompok dan bahkan menghancurkan meteor yang akan jatuh ke ibukota" Ucap Regalm
"Hah~, terserah saja ,lalu apa urusan mu untuk kesini, tidak mungkin seorang pangeran datang datang menemui orang sepertiku hanya untuk mengucapkan terimakasih" Ucap Zenova
"Anak muda walaupun aku tau sifatmu seperti itu tapi seharusnya kau tidak-" Ucap Drago berniat menasehati Zenova namun tersela karena melihat tangan kanan Regalm diangkat
"Maafkan saya karena saya terlalu berbelit belit" Ucap Regalm lalu Regalm kembali berkata kembali
"Tuan Zenova, tolong pinjamkan kekuatan anda sekali lagi untuk menyelamatkan adik saya yang telah diculik oleh kelompok itu" Ucap Regalm dengan nada serius dan penuh dengan nada permohonan
__ADS_1
Zenova mendengarnya terdiam sesaat lalu dia berkata
"Bagaimana bisa seorang putri kerajaan diculik, bukankah seorang putri akan dilindungi oleh penjaga yang kuat?" Ucap Zenova
"Benar kata anda tuan, tapi hal yang bisa membuat adik saya bisa diculik dikarenakan lawan nya lebih kuat ,adik saya adalah seorang murid di akademi kerajaan kami yaitu Yagato tapi orang itu bisa mengobrak abrik seissi akademi sendirian dan menculik adik saya" Ucap Regalm dengan nada serius
"Sebanarnya ayahanda saya telah mendapatkan surat bertuliskan "Jika ingin putrimu kembali maka kau harus memberikan kerajaan mu kepada kelompok kami" itulah isi suratnya namun ayahanda saya tidak mungkin memberikan kerajaan tapi sisi lain ayahanda saya sangat ingin putrinya selamat karena itulah ayahanda saya menyewa beberapa petualang kelas S di ibukota yang baru saja pulang dan beberapa guru akademi serta jenderal untuk menyerang markas mereka untuk merebut kembali putri ayahanda" Ucap Regalm
Zenova hanya mendengarnya dengan seksama dan tidak berkata sama sekali lalu Regalm melanjutkan pembicaraan nya
"Hal yang sangat mengejutkan yaitu kerajaan tetangga kami juga ikut terkena musibah yang sama halnya dengan kerajaan kami" Ucap Regalm
"Kemungkinan besar ayahanda saya akan berkerja sama dengan Kerajaan tetangga untuk menyalamatkan orang orang penting yang disandar oleh mereka" Ucap Regalm
"Jadi,apakah tuan Zenova mau meminjam kekuatan anda untuk menyelamatkan adik saya, saya ingatkan jika tuan tidak mau saya tidak akan memaksa karena itu hak anda terlebih anda telah menyalamatkan nyawa nyawa rakyatku" Ucap Regalm
Zenova mendengarnya dia mengingat seorang yang telah membunuh ibunya tepat di depan nya membuatnya merasa kelompok itu sepertinya memiliki hubungan dengan orang itu
"Ya, aku terima permintaanmu" Ucap Zenova
Regalm wajahnya seketika senang dan berkata dengan nada senang
"Terimakasih tuan Zenova ,kami sangat berhutang budi kepada anda" Ucap Regalm
"Tapi jangan bilang bilang siapa siapa ,cukup beritahu kapan berangkat untuk pergi ke markas mereka" Ucap Zenova
"Baik tuan Zenova" Ucap Regalm
...Disisi Lain...
__ADS_1
Luar ruang kamar Zenova terdapat Fasha menguping dibalik pintu ,Fasha wajahnya menjadi sangat kesal namun wajah Fasha terlihat merah merona dan dia pun menghentakan kakinya lalu pergi dari sana
END