
Di suatu ruang bawah tanah, terdapat sel penjara berisikan seorang pria tersebut tidak memakai baju tapi terdapat perban yang berada di dadanya hanya memakai celana panjang dan pria tersebut memiliki penampilan berambut hitam dengan wajah tampan tengah tertidur diatas kasur
Namun kedua tangan di rantai besi yang menandakan ia adalah seorang tahanan
Beberapa saat kemudian pria tersebut yang merupakan Zenova itu sendiri terbangun dari tidurnya dan tampak linglung karena melihat tempat penjara yang minim dengan penarangan
"Uggh,dimana ini?" Gumam Zenova sambil mengerang sakit merasakan dadanya masih terasa sakit karena sempat berlubang namun Zenova cukup terkejut karena dirinya masih bisa selamat padahal dadanya pada saat itu berlubang
Suara langkah kaki terdenga di lorong ruangan bawah tanah membuat Zenova terdiam sesaat lalu seorang pria berumur 50 an berambut hijau dengan memakai armor lengkap berdiri di balik jeruji penjara Zenova
"Akhirnya kamu bangun juga" Ucap pria tersebut sambil menatap kearah Zenova
"Kau siapa?" Ucap Zenova dengan nada dingin
"Perkenalkan namaku adalah Vergama merupakan seorang jenderal kerajaan Ekzan dan sekarang kamu pasti bertanya tanya dimana tempat ini, kamu sedang berada di penjara bawah tanah istana Ekzan" Ucap pria tersebut yang bernama Vergama
"Aku membawamu kesini hanya ingin tau apa yang terjadi di hutan kota Feinz?" Ucap Vergama
Zenova terdiam sesaat lalu ia menghela nafas lalu berkata
"Aku bertarung dengan kelompok kultus sesat dan pertarungan itu dikarenakan kelompok tersebut berniat buruk mengurung kota Feinz di dalam sihir pengurung dengan tujuan seluruh penduduk untuk dijadikan uji coba untuk bukti? Kalian bisa lihat sendiri undead undead zombie yang berserakan disana" Ucap Zenova
Vergama mendengarnya langsung terkejut lalu dia membungkukan badan nya lalu berkata
"Terimakasih banyak karena menyelamatkan penduduk kami" Ucap Vergama serentak
__ADS_1
"Tidak apa apa ,kalau begitu lepaskan aku sekarang" Ucap Zenova
Vergama kembali berdiri tegak lalu ia berkata dengan nada penuh bersalah
"Untuk aku minta maaf karena tidak biaa melepaskanmmu untuk saat ini saja" Ucap Vergama
Zenova terdiam setelah mendengar tersebut lalu berpikir apakah karna kondisi penduduk kota Feinz yang terkena dampak pertarungan namun Zenova ingat jika ia menempelkan sebuah aliran sihir pelindung yang ia dapatkan dari pangeran kerajaan jagaham untuk melindungi kota Feinz
"Apakah penduduk kota Feinz terkena dampak dari serangan sihirku?" Ucap Zenova dengan nada dingin dengan tatapn dingin menatap kearah Vergama
"Tidak terkena sama sekali, aku tau kamu telah memasang sihir pelindung di kota Feinz untuk membuatmu bisa bertarung dengan serius" Vergama
"Kalau begitu bagaimana kau bisa menjelaskan kenapa aku dipenjara konyol ini, kau pikir aku tidak bisa menghancurkan penjara beserta ibukota ini?" Ucap Zenova dengan nada dingin
"Maafkan aku hal itu tapi ini adalah permintaan para penduduk kota feinz yang ingin mempenjarakanmu karena membuat mereka takut" Ucap Vergama
"Maafkan penduduk aku tapi aku melakukan hal ini untuk bisa membuat para penduduk kerajaan Ekzan lebih percaya kepada pemerintah kerajaan Ekzan" Ucap Vergama sambil membungkukan badan nya
"Kalau begitu lepaskan aku!" Ucap Zenova
"Maafkan aku karena itu masih tidak bisa ,karna penduduk kami masih tidak bisa tenang walaupun kota feinz berada jauh dari ibukota namum penduduk di ibukota langsunh takut dengan kehadiranmu ,ada juga beberapa petualang juga masih waspada dengan kehadiranmu bisa bisa mereka akan menyerangmu jika kamu " Ucap Vergama
"Kalau begitu akan kubunuh semuanya yang menyerangku" Ucap Zenova dengan nada dingin sambil mengeluarkan aura sihir kuat membuat ruangan penjara berguncang
Borgol yang megunci kedua tangan Zenova terbakar oleh api hitam dan menjadi abu membuat Zenova terbebas dan Zenova berdiri dari kasurnya berjalan mendekati jeruji penjara
__ADS_1
"Tuan tolong tenangkan dirimu seisi istana akan ketakutan karena mendapati istana mereka gempa" Ucap Vergama dengan nada memohon
Zenova terdiam sesaat lalu ia menghela nafas dan menarik aura sihirnya lalu berkata dengan nada tenang
"Lalu bagaimana yang harus kulakukan? Apakah berdiam di dalam sell kumuh ini sambil menunggu keadaan membaik? Bukankah kerajaan kalian memliki sumber daya banyak pakai saja sihir teleportasi untuk meneleportku" Ucap Zenova
"Kami tidak bisa ,karna kami selaku pihak militer harus meminta izin dari pihak gereja untuk meminta sumber daya dan walaupun kami meminta mereka akan tau alasannya dan akan tidak mau sudi untuk memberikan akses masuk gudang karna pihak gereja juga sedikit waspada dengan keberedaanmu" Ucap Vergama
"Hah? Sialan lalu aku harus bagaimana? Apakah aku harus menunggu disini sampai keadaan membaik? Banyak sekali yang ingin menghentikanku" Zenova mengumpat dengan kesal
"Maafkan kami ,untuk mengatasi kebosanan mu disini, kami akan membawakanmu budak untuk memuaskanmu" Ucap Vergama
"Tidak perlu, lagian aku masih perjaka tidak mungkin aku memberikan pengalaman pertamaku kepada budak yang sudah tidak perawan lagi" Ucap Zenova
"Kalau perlu akan kubawakan budak perawan bagaiman?" Ucap Vergama
Zenova mengerutkan keningnya menatap kearah pria berumur 50 tersebut berpikir jika pak tua ini ingin menjalin hubungan baik denganya
"Tidak usah" Ucap Zenova
"Hah~, kalau begitu aku harus bagaimana?" Ucap Vergama setelah menghela nafas
"Pikirkan sendiri ,jika tidak bisa menemukan ide sendiri aku bisa dengan mudah keluar dari penjara ini" Ucap Zenova kembali ke kasur lalu duduk santai sambil menatap Vergama yang kehabisan ide untuk menahan Zenova untuk tidak keluar dari penjara
Vergama wajahnya berubah seketika setelah menemukan ide untuk mengatasi Zenova untuk tidak terlihat dari masyarakat kerajaan ekzan
__ADS_1
"Tuan bagaimana jika kamu menjadi murid akademi kerajaan kami?" Ucap Vergama membuat Zenova sedikit tertarik
END