
Di pinggir sungai di ibukota Yuande ,terdapat Zenova memeluk Hanami dengan air mata menetes di mata kanannya
"Hari hari kamu lewati pasti berat bukan?" Ucap Hanami mengelus
Zenova hanya diam memeluk Hanami sambil di elus kepalanya oleh Hanami
Beberapa detik kemudian Hanami terkejut tiba tiba mulutnya dipegang oleh Zenova lalu Zenova mencium bibir Hanami
Hanami sedikit terkejut tapi dia membalasnya dengan memeluk Zenova dengan erat
Banyak ledakan sihir di langit yang indah seperti kembang api disaat mereka berdua berpelukan dan berciuman secara bersamaan
Mereka berdua berhenti berpelukan dan berciuman ,mereka berdua memandang satu sama lain lalu Zenova berkata
"Itu tadi sebagai balas Budi darimu yang kuterima ,yaitu mengambil ciuman pertamamu" Ucap Zenova dengan nada dingin
"Setidaknya bilang dulu itu tadi cukup membuatku terkejut" Ucap Hanami
Zenova tidak menjawab ucapan Hanami dan menggantikan topik pembicaraan
"Bagaiman kalau kita jalan jalan? Bukankah di ibukota sedang mengadakan perayaan hari dimana berdirinya kerajaan Yuande" Ucap Zenova menatap kearah pusat ibukota yang ramai sekali dengan orang orang dan suara suara yang berasal dari sana
Hanami belum sempat berkata apapun ,Zenova sudah meraih tangan kananya lalu mengajaknya ke pusat ibukota untuk pergi menghadiri perayaan
Mereka berdua pun menghabiskan waktu bersama pusat ibukota yang banyak sekali mini game yang diadakan karena festival perayaan hari berdirinya kerajaan Yuande
Waktu tanpa terasa sudah tengah malam ,di mansion milik Hanami terdapat Hanami dan Zenova yang baru saja pulang dari festival perayaan hari berdirinya kerajaan Yuande
"Itu tadi menyenangkan sekali bagiku" Ucap Hanami tersenyum sambil menatap kearah Zenova
"Ya" Ucap Zenova dengan nada datar sambil menundukkan kepalanya
'Begitu juga diriku' Pikir Zenova
"Heh~,kenapa diam saja apakah kamu malu atas perbuatanmu sendiri mengambil ciuman pertamaku" Ucap Hanami tersenyum menggoda
"Siapa juga malu hanya karena mengambil ciuman pertama dari orang keras kepala sepertimu" Ucap Zenova
"Tapi aku merasa kamu sedikit canggung sekarang ,hehehe" Ucap Hanami terkekeh
Zenova terdiam mendengarnya ,membuat Hanami merasa telah menang ,tengah tengah itu ada suara dari dal gerbang depan halaman mansion Hanami
"Hanami kenapa pulangnya lama sekali" Ucap seorang wanita berambut merah dengan mata merah Ruby indah ,berumur 40 tahun, mempunyai badan yang sangat ideal dengan dua gunung besar yang dibawa olehnya
"Ibunda, maafkanku ,aku tadi sempat mampir di festival perayaan yang diadakan tadi" Ucap Hanami menatap wanita tersebut yang adalah Ibu kandung Hanami dan Endarse yang bernama Hina Yuan
__ADS_1
"Bikin ibu khawatir saja, kukira kamu tadi...." Ucap Ibunda memegangi dadanya
"Tidak usah khawatir ibu, aku sekarang sudah kuat" Ucap Hanami tersenyum
"Tapi tetap saja..." Ucap Ibunda Hanami
"Tidak usah pikirkan itu Ibunda ,ngomong ngomong perkenalkan teman dekatku, Zenova" Ucap Hanami memperkenalkan Zenova
Zenova menundukkan kepalanya sebagai tanda perkenalannya kepada ibu Hanami
"Saya adalah Ibunda Hanami, saya dengar anda selalu menemani anak saya ,saya sangat berterimakasih" Ucap Ibu Hanami menundukkan badanya
"Ibu!?" Ucap Hanami terkejut tapi dia lebih berkejut lagi setelah mendengar nada suara Zenova yang tiba tiba berubah
"Tidak usah dipikirkan, jadi tolong angkat badan anda" Ucap Zenova dengan nada lembut dan berusaha untuk membuat ibu Hanami untuk tidak membungkukkan badannya
"Anak saya beruntung bisa bertemu denganmu" Ucap Ibu Hanami menatap kearah Zenova
"Tidak ,justru saya lah yang beruntung bisa bertemu dengan putri anda" Ucap Zenova tersenyum membuat Hanami terpana melihatnya
Ibu Hanami tampak senang sekali melihat putrinya memiliki teman setulus ini
"Bagaimana kalau kita makan malam sekarang? Kalian berdua pasti lapar ,akan kumasak sekarang" Ucap Ibu Hanami
"Tidak usah ibunda ,tadi kita sudah makan ,terlebih ini sudah tengah malam bukankah kita lebih baik tidur" Ucap Hanami
"Zenova saja tidak apa apa, tidak usah sungkan kepada saya" Ucap Zenova tersenyum memegangi dadanya
"Kalau begitu Zenova bagaimana kalau kamu menginap disini?" Ucap Ibu Hanami
"Kalau begitu aku akan menerima nya dengan senang hati" Ucap Zenova menundukkan kepalanya
Mereka pun masuk ke mansion ,Zenova diantar oleh Hanami ke kamar biasanya dan mereka pun tidur
Di kamar Zenova , Zenova sedang melihat kartu petualang gelap quest untuk menghadiri acara pesta di kakaisaran Refenrol tiba tiba menghilang
"Apa yang terjadi?" Ucap Zenova dengan nada dingin
...Keesokan Harinya...
Pagi yang cerah ,di mansion Hanami terdapat ruang makan yang di dalamnya ada Zenova ,Hanami dan ibu Hanami sedang makan bersama
Mereka bertiga tampak sudah menyelesaikan sarapan mereka dan bersamaan itu ada suara dari depan gerbang mansion Hanami
"Sepertinya ada orang di depan gerbang mansion" Ucap Ibu Hanami yang selesai menyeka bekas makanan di mulutnya dengan kain bersih
__ADS_1
"Bagaimana kita periksa bersama ibunda" Ucap Hanami
"Ayo" Ucap Hanami dan Ibunda mengajak Zenova pergi ke halaman depan mansion Hanami
Halaman depan Hanami terdapat 1 Prajurit kerajaan yang mengetok pintu gerbang mansion
"Masuklah" Ucap Ibu Hanami yang baru keluar dari mansion melihat prajurit kerajaan
Prajurit kerajaan pun masuk halaman mansion Hanami lalu mendekati Ibu Hanami dan berlutut hormat kepada Ibu Hanami
"Ratu, Yang Mulia Raja memanggil anda untuk pergi ke istana ada sesuatu penting yang harus dibicarakan" Ucap Prajurit dengan nada hormat
"Baik, aku akan segera ke sana" Ucap Ibu Hanami
Hanami dan Zenova yang berada di belakang Ibu Hanami mendengar bahwa ada sesuatu penting yang harus dibicarakan di istana bingung
...Beberapa Menit Kemudian...
Istana Kerajaan Yuande terletak ujung barat ibukota ,dengan bangunan yang megah serta luas dan memiliki pertahanan kuat
Di istana tersebut terdapat ruang singgasana atau tahta terdapat Raja Yuan menatap kearah Prajurit yang memiliki armor berbeda dengan kerajaan Yuande serta atribut yang berbeda di armor tersebut dengan Kerajaan Yuande
Prajurit tersebut adalah prajurit dari kekaisaran benua tengah yang bernama Refenrol
Prajurit tersebut sedang berlutut hormat kepada Raja Yuan ,dan memberikan informasi yang membuat Raja Yuan terkejut
Hanami, Ibu Hanami dan Zenova masuk ke ruang tahta
"Yang Mulia Raja ada apa anda memanggil saya" Ucap Ibu Hanami menundukkan badanya ala bangsawan bersama Hanami juga melakukan hal sama
Sedangkan Zenova berdiri menatap kearah Raja Yuan dengan tatapan datar
"Akhirnya kalian datang ,wahai istriku dan putriku, kita punya kabar buruk" Ucap Raja Yuan menatap kearah Hanami dan Ibu Hanami
"Kabar buruk? Apa yang terjadi Yang Mulia Raja?" Ucap Hanami
"Sudah kubilang sejak kamu menjadi penerus tahta kamu tidak perlu memanggilku seperti itu ,cukup ayah saja kamu juga istriku" Ucap Raja Yuan menatap Hanami dan ibunya
"Baik Ayahanda" Ucap Hanami menundukkan badannya ala bangsawan
"Baik suamiku" Ucap Ibu Hanami menundukkan kepalanya
"Mari kita bahas itu nanti, ada hal penting yang harus dibahas, jadi dengarkan baik baik..." Ucap Raja Yuan dengan nada serius begitu juga wajahnya membuat suasana ruang tahta menjadi sunyi
"Kekaisaran Refenrol telah dijajah" Ucap Raja Yuan
__ADS_1
END