
Di hadapan Hanami ada seorang pria tampan dengan mata merah Ruby sama dengan dirinya namun mata kirinya di perban, Hanami tampak terpesona dengan ketampanan Zenova
Hanami tersadar dari pesona Zenova, dia menatap kearah Zenova dengan tajam dia berkata
"Apa tujuanmu menyelamatkanku" Ucap Hanami dengan nada serius
"Tentu saja karena kamu adalah wanita ,sebagai pria sudah hal wajib untuk menyelamatkan wanita" Ucap Zenova dengan nada datar
Hanami tersipu mendengar perkataan Zenova walaupun datar tapi Hanami merasa dirinya adalah wanita di hadapan Zenova
"Tidak mungkin! ,tujuanmu pasti bukan itu!" Teriak Hanami
"Hah~, kau cukup pintar ,yeah aku disini berniat melindungi mu karena tujuan kita sama" Ucap Zenova
"Tujuan sama? Apa maksudmu? bukankah semua orang disini tujuan sama semua yaitu menjadi penerus tahta" Ucap Hanami
"Aku tau itu, tapi tujuanmu menjadi penerus tahta hanya ingin menyelamatkan ibumu kan?" Ucap Zenova menatap Hanami
"K-kenapa kamu tau?" Ucap Hanami terbata bata karena terkejut
"Tentu saja ,aku tau seluk beluk masalah dari keluargamu, kau adalah keturunan Raja Yuan itu sendiri ,kau sendiri tidak mau menjadi penerus tahta tapi terpaksa karena ayahmu menyekap ibumu untuk dijadikan objek bagi anak anaknya untuk menjadi lebih kuat dan ikut ujian ini" Ucap Zenova menatap Hanami lebih terkejut lagi melihat Zenova sangat tahu dengan konflik keluarganya
"Yeah ,sebenarnya aku tidak ada hubungan semua ini tapi aku mempunyai permintaan terakhir dari seseorang" Ucap Zenova
"Siapa?" Ucap Hanami
Zenova melempar liontin yang berisikan foto Endarse dan Hanami yang tampak sangat akrab
"Liontin Endarse!?" Hanami terkejut melihat liontin Endarse berada di tangan orang lain
__ADS_1
"Dia sudah mati dibunuh orang lain" Ucap Zenova
"Tidak mungkin" Ucap Hanami menutup mulutnya dengan wajah tidak percaya dan jatuh berlutut
"Aku menemukan dia di hutan dengan luka parah, dia meminta padaku seorang petualang biasa untuk menyelamatkan ibunya serta melindungi kakaknya yaitu dirimu" Ucap Zenova berlutut sambil mengelus kepala Hanami membuat Hanami menatap kanan Zenova
"Jadi mulai sekarang sebagai petualang baik, keselamatan ibumu dan dirimu adalah tanggung jawabku" Ucap Zenova dengan wajah serius
...Beberapa Jam Kemudian...
Zenova dan Hanami tampak membasmi puluhan monster di hutan disisi selatan ,mereka berdua memutuskan untuk berkerja sama sampai Hanami telah resmi menjadi penerus tahta raja
"Sudah berapa poin yang kamu kumpulkan Hanami?" Ucap Zenova menatap kearah Hanami melihat jendela sihir yang menampilkan poin yang dia dapatkan dari membunuh monster
"Sudah 5000 ,kudengar minimal untuk lolos ujian ini adalah 2000 poin, berkatmu aku mendapatkan lebih banyak poin setelah membunuh monster itu" Ucap Hanami menghilangkan jendela sihir tersebut
"Kalau begitu baguslah" Ucap Zenova memasukan goloknya ke cincin penyimpanan
"Kamu benar" Ucap Hanami tersenyum
"Mungkin kita perlu beristirahat,kamu kelelahan bukan, ayo kita buat api unggun disini, kita sudah membunuh monster monster yang berada di wilayah dekat sini jadi kita bisa tenang" Ucap Zenova mulai mengambil ranting ranting kayu lalu menumpuknya ,Zenova pun membuat api unggun biasa
Zenova pun duduk di depan api unggun ,dan menatap kearah Hanami
"Apa yang kamu tunggu ,duduklah" Ucap Zenova dengan nada datar
"Baiklah" Ucap Hanami duduk di seberang api unggun
"Tuan Zeno-" Ucap Hanami tapi tersela
__ADS_1
"Cukup Zenova saja tidak apa apa" Ucap Zenova
"Kalau begitu Zenova ,kenapa kamu menerima permintaan adikku?" Ucap Hanami
"Karena aku tidak suka dengan konsep yang dibuat oleh leluhur kerajaan Yuande untuk mencarikan penerus tahta" Ucap Zenova menatap api unggun
"Apakah kamu juga termasuk keluarga kerajaan juga?" Ucap Hanami
"Tentu saja tidak, aku hanyalah petualang biasa yang tiba tiba mendengar cerita sisi gelap kerajaan Yuande, yah cara leluhur kerajaan Yuande memang wajar tapi sampai menyandar ibu para keturunan itu sudah berlebihan bahkan membunuh ibu yang keturunan yang telah gagal secara nyata sudah muak aku mendengarnya" Ucap Zenova
"Kamu baik sekali Zenova" Ucap Hanami tersenyum lembut menatap kearah Zenova
Zenova yang telah menjadi buronan satu benua ,dan sering dianggap orang jahat dan kejam oleh orang lain dia mendengar kata singkat dari Hanami wajahnya berubah, dia menatap wajah Hanami tersenyum lembut kepadanya mengingatkan dirinya dengan almarhum bibinya
Namun Zenova wajahnya berubah menjadi datar lagi
'Dia berkata seperti itu karena tidak tau dibalik topeng yang kugunakan sekarang' Hati Zenova
'Dia akan berubah dengan drastis jika apa yang kulakukan selama ini' Dalam hati Zenova
"Zenova? kenapa kamu diam saja?" Ucap Hanami yang heran melihat Zenova tiba tiba diam
"Tidak ,tidak apa apa ,aku tadi tiba tiba memikirkan hal hal buruk yang akan terjadi jika tidak menulusuri wilayah wilayah dekat sini" Ucap Zenova tampak berdiri lalu berjalan
"Kamu mau kemana?" Ucap Hanami
"Berpatroli, kamu tetap disini saja , beristirahat lah" Ucap Zenova mulai jauh dari pandangan Hanami
Zenova tidak berpatroli karena semua monster di wilayah tersebut memang sudah benar benar tidak ada karena dirinya sendiri membasmi mereka ,Zenova hanya ingin mencari tempat untuk bersendiri
__ADS_1
'Jika semua ini selesai ,dan wanita ini menjadi Ratu di kerajaan ini, aku akan menceritakan semuanya lalu pergi dari sin' Dalam hati Zenova
END