World Serfent

World Serfent
BAB 24


__ADS_3

Di hutan yang balantara yang merupakan wilayah kerajaan Yuande ,kerajaan yang tak jauh dari kerajaan Ekzan ,di tengah tengah hutan terdapat seorang pria muda memakai jubah berkerudung hitam berambut hitam dengan mata kiri di tutupi perban


Pria muda tersebut adalah Zenova ,tanpa terasa sudah 2 hari setelah kejadian hancurnya akademi zantuniu ,kabar bahwa dirinya menjadi buronan sudah diketahui oleh Zenova


"Sialan ,seharusnya aku tidak menuruti perkataan paktua sialan itu" Gumam Zenova dengan kesal


"Sudah pasti ini adalah jebakan jendral sialan ini, kenapa aku menurutinya?" Gumam Zenova


Rencana Vergama yaitu menyingkirkan yahito karena terlalu di anggap spesial oleh Raja Ekzan bahkan sampai Vergama hanya jendral biasa di mata Raja Ekzan ,Vergama yang cemburu pun memiliki rencana


Yaitu membujuk Zenova dengan dalih ia akan dilepaskan tanpa dimusuhi sama sekali bahkan diberi uang untuk mendaftarkan Zenova untuk menjadi murid murid


Vergama tau dengan ego Zenova yang merupakan keras kepala dan tidak mau instan karena itulah Vergama bisa menduga bahwa Zenova akan mendaftarkan dirinya lewat jalur ujian bukan jalur undangan yang diberikan oleh vergama


Zenova melakuka ujian dengan peringkat diatas rata rata bahkan rekor sudah melebihi murid murid terdahulu membuat pemimpin ujian curiga


Terlebih pihak sekolah tidak memiliki informasi tentang Zenova membuat rencana Vergama berjalan lancar hal itu memicu Yahito untuk mencurigai Zenova dan terjadilah serangkaian kejadian pertarungan yang menewaskan banyak korban hanya karena seorang jendral cemburu dengan orang yang sudah berumur tua


Soal ketiga pangeran yang hanya taunya Zenova adalah anak Vergama mereka mengagap Zenova yang adalah anak vergama telah terbunuh karena kejadian tersebut oleh Zenova orang lain


Mereka bertiga berpikir jika anak Vergama dengan Zenova yang ngancurin akademi zantunium beda orang yang hanya kebetulan namanya sama


"Bajing*n!" Teriak Zenova membuat hewan hewan di hutan berlarian menjauh dari Zenova


Bruakk


Batu besar di dekat Zenova hancur karena pukulan Zenova yang kuat


"Sialan,seharusnya aku bisa lebih mengontrol emosiku ,apa gunanya ajaran dari bibiku untuk menjadi orang baik di pandangan orang lain tapi tidak bisa mengontrol emosiku hanya karena di curigai oleh orang lain" Ucap Zenova


Zenova pun mengatur nafasnya secara pelan ,emosi Zenova secara perlahan kembali stabil


Mau bagaimanapun itu sudah terjadi ,Zenova harus menerima konsekuensinya karena emosinya yang tidak bisa di kontrol


Zenova pun melanjutkan perjalanannya kearah barat dia sekarang memiliki tujuan untuk pergi kearah barat


...Beberapa Jam Kemudian...

__ADS_1


Zenova sudah berada di jalan kereta kuda yang mengarah ke kota terdekat


Ada sebuah kereta kuda yang berisikan tanaman tanaman gandum yang sudah panen yang berjumlah banyak melewati Zenova namun berhenti di depan Zenova ,seorang pria tua yang menunggangi kereta kuda tersebut berbicara kepada Zenova


"Hey anak muda ,kau mau pergi kemana? Apakah mau pergi ke kota terdekat? Kau bisa menumpang di kereta kudaku" Ucap seorang pria tua


"Tidak perlu kakek ,aku bisa jalan sendiri" Ucap Zenova sambil menutupi wajahnya dengan kerudungnya


"Tidak usah ragu nak ,lagian perjalanan untuk ke kota terdekat cukup jauh jika hanya berjalan kaki akan membutuhkan waktu berjam jam" Ucap pria tua


"Kalau begitu permisi" Ucap Zenova menaiki kereta kuda


Kereta kuda pun mulai berjalan ,Zenova duduk di tumpukan gandum berbentuk balok


Dalam perjalanan Kakek tua tiba tiba bertanya kepada Zenova


"Anak muda ,kau darimana? Apakah kamu adalah seorang anak muda dari desa yang berkelana untuk menjadi petualang?" Tanya Pria tua


"Ya kakek, tapi aku tidak mau menjadi petualang" Ucap Zenova


"Tidak ,aku hanya ingin hidup damai" Ucap Zenova sambil menatap langit yang biru


"Tapi kenapa tidak hidup di desa saja anak muda? Bukankah rumah adalah tempat paling damai di dunia?" Ucap Pria tua


"Kalau itu aku tidak bisa menjelaskannya" Ucap Zenova dengan nada berat


"Ya ,maafkan aku anak muda karena mengucapkan kata kata yang menyakitkan bagimu" Ucap pria tua yang mengerti perasaan Zenova


"Tidak apa apa ,kakek tua ,seharusnya aku berterimakasih karena diberi tumpangan untuk pergi ke kota" Ucap Zenova


"Tidak masalah" Ucap Pria tua


"Ngomong ngomong kenapa dengan mata di sebelah kiri mu?" tanya pria tua


Zenova memegangi mata kirinya ,lalu berkata "Ini karena terkena serangan monster, sampai sekarang aku tidak tau mata kiriku buta atau tidak"


"Lebih baik bawa ke dokter untuk diperiksa kesehatan matamu" Ucap Kakek tua

__ADS_1


"Sepertinya tidak perlu ,aku tidak merasakan apa apa di mata kiriku sepertinya memang sudah buta" Ucap Zenova


"Hah~, anak muda sepertinya kamu terlalu meremehkan kesehatan tubuh ,lebih baik kamu membawanya ke dokter bisa saja mata kirimu bisa disembuhkan kembali" Ucap Pria tua sambil menghela nafas


"Begitukah? Kalau begitu aku akan pergi ke dokter jika sudah sampai di kota" Ucap Zenova menyudahi pembicaraan


Waktu tanpa terasa sudah berjalan dengan cepat ,kereta kuda yang ditumpangi oleh Zenova sudah sampai di depan gerbang kota yang bernama kota Keytas


Kota keytas merupakan kota dari kerajaan Yuande ,Zenova ingin mencari informasi tentang kapal yang bisa mengantarnya ke benua barat karena dia ingin mencari kapal tanpa adanya penjagaan dari prajurit prajurit kerajaan


Kereta kuda yang Zenova tumpangi sedang mengantri karena sebelum masuk ke kota harus memberikan kartu pengenal ataupun kartu petualang jika orang itu seorang petualang


"Hey nak ,apakah kamu mempunyai kartu pengenal, pria tua ini sudah punya tapi jika kamu mau masuk juga kamu harus memberikan kartu pengenal-" Ucap pria tua tersela melihat Zenova telah menghilang dan meninggalkan sebuah kantong berisikan emas


Pria tua tersebut kebingungan melihat tidak adanya Zenova lalu menghampiri kantong tersebut dan betapa terkejutnya dia melihat isi kantong tersebut berisikan sejumlah emas


"Nak ,jika kamu ingin menjadikan ini sebagai ucapan terimakasih bukankah ini terlalu banyak? Tapi walaupun begitu pria tua ini akan menerimanya terimakasih nak" Ucap pria tua tersebut


Di dalam kota Keytas ,di gank sempit terdapat Zenova menutupi tubuhnya memakai jubah hitam serba memakai kerudung hitam


Disaat dia ingin berjalan di gank tiba tiba ada seorang wanita berlari kearah nya dan tidak sengaja menabrak Zenova


"Maafkan aku!" Ucap wanita tersebut sambil menundukan kepalanya lalu berlari kembali membuat Zenova kebingungan namun dia mendengar suara prajurit kerajaan yang berada tidak jauh dari tempatnya


"Dia berlari kearah gank sini!" Ucap seorang prajurit meneriaki teman temannya memberitahu keberedaan seseorang yang adalah wanita yang tidak sengaja menabrak Zenova


Disaat Zenova tertabrak oleh wanita itu, Zenova merasakan pancaran sihir aneh dari tubuh wanita tersebut


"Sial" Zenova yang tahu kalau yang akan datang adalah prajurit prajurit kerajaan pun melompat keatas bangunan tinggi


Diatas bangunan tinggi dia melihat sekelompok prajurit kerajaan berlari kearah wanita itu berlari


"Kenapa dia di kejar?" Ucap Zenova l


"Terlebih ada sesuatu yang membuatku penasaran dengan wanita itu" Gumam Zenova


END

__ADS_1


__ADS_2