World Serfent

World Serfent
BAB 41


__ADS_3

Setelah ada kabar bahwa kekaisaran Refenrol telah di jajah ,kerajaan kerajaan di benua tengah segera mengadakan rapat yang akan dilakukan 4 hari lagi dimulai dari sekarang


Di istana Kerajaan Yuande, ruang berkumpul keluarga kerajaan terlihat sebuah meja besar dengan 5 orang duduk di sana sedangkan 1 orang berdiri di ujung ruangan bersandar dengan tembok


5 Orang duduk di depan meja antara lain Raja Yuan, istri Raja Yuan ke 1 bernama Yena, Ibu Hanami ,Hanami dan Ayano Yuan


Istri pertama Raja Yuan memiliki rambut putih sama dengan Ayano dan memiliki wajah cantik dan mempesona


Tampaknya istri pertama Raja Yuan memiliki sifat pendiam sama halnya sifat Ayano yang pendiam


Sedangkan orang yang berdiri di ujung ruangan bersandar di tembok adalah Zenova yang hanya diam melihat keluarga kerajaan Yuande yang ingin berdiskusi


"Hari ini, aku mengumpulkan kalian kesini untuk mengabarkan ,bahwa kerajaan Yuande akan ikut serta Perang di kekaisaran Refenrol" Ucap Raja Yuan


Ibu Ayano yaitu Yena terkejut ,lalu dia bertanya kepada Raja Yuan


"Yang Mulia Raja ,apakah kita wajib untuk ikut perang ini? Saya pikir kekaisaran tidak ada kaitanya dengan kerajaan Yuande" Ucap Yena dengan nada kecil


"Yah ,aku tau ini tidak ada kaitanya dengan kerajaan kita tapi jika dibiarkan para penjajah itu akan berevolusi menjadi lebih kuat dan akan berlanjut menjajah kerajaan lain" Ucap Raja Yuan


Yena paham dengan penjelasan Raja Yuan pun mengagumkan kepalanya


"Baik yang Mulia" Ucap Yena dengan nada hormat


"Tidak usah seformal itu" Ucap Raja Yuan melambaikan tangannya


Yena hanya diam mengagumkan kepalanya lalu Raja Yuan menatap kearah Ayano


"Ayano, dalam 4 hari kamu harus ikut bersamaku ke tempat acara rapat dimulai" Ucap Raja Yuan


"Baik Ayahanda" Ucap Ayano


"Memangnya tempat rapat dimulai ada dimana suamiku?" Ucap Ibu Hanami


"Kerajaan yang dulunya pernah di serang oleh organisasi The Eye Of Chutuluhu" Ucap Raja Yuan


"Kerajaan Jagaham" Ucap Hanami


"Benar" Ucap Raja Yuan


"Bisakah aku ikut Ayahanda?" Ucap Hanami


"Bisa saja ,jika dirimu sudah siap sekarang karena kita akan memulai perjalanannya sekarang karena tempat itu lumayan jauh" Ucap Raja Yuan

__ADS_1


"Ya ,aku akan menyiapkan barang barangku" Ucap Hanami mengagumkan kepalanya


"Untuk para istriku, aku ingin kalian masih disini untuk berjaga jaga adanya serangan" Ucap Raja Yuan yang percaya dengan kedua istrinya


"Baik Suamiku" Ucap Ibu Hanami dan Yena secara bersamaan


"Zenova, apakah kamu ikut juga ke kerajaan Jagaham?" Ucap Hanami menatap kearah Zenova di ujung ruangan


Raja Yuan melihat dengan penasaran, sedangkan yang lain hanya menyimak


"Tergantung ,apakah aku diajak atau tidak?" Ucap Zenova mengangkat bahunya


"Kamu ku ajak" Ucap Hanami dengan senyuman riah


"Hah~, baiklah" Zenova menghela nafas


Raja Yuan sedikit terkejut melihat Zenova yang langsung menuruti Hanami dengan gampangnya


Raja Yuan berhenti memikirkan itu dan menggelengkan kepalanya


"Kita akan berangkat 3 jam lagi, jadi persiapkan barang barang kalian" Ucap Raja Yuan


...Disisi Lain...


Dengan luas wilayah yang mencakup 1/3 benua tengah


Itu adalah bukti betapa kuatnya kekaisaran dalam mendominasi wilayah dan kuat kaisar sang pemimpin kekaisaran Refenrol


Namun sekarang telah dijajah oleh organisasi yang baru baru di dengar membuat seluruh benua tengah gempar


Bukankah itu tidak masuk akal? Itulah yang dipikirkan oleh banyak orang di benua tengah bahkan orang orang dari kerajaan juga sama berpikir tersebut


3 Jam Kemudian, di depan halaman istana Yuande terdapat sebuah kereta kuda kerajaan yang disiapkan dengan lingkaran sihir di bawah kereta kuda tersebut


"Pastikan kalian selamat" Ucap Ibu Hanami menatap kearah rombongan yang terdiri dari Hanami ,Zenova ,Raja Yuan dan Ayano


"Benar ,takut ada seseorang yang menyerang kalian pada saat perjalanan" Ucap Ibu Ayano yaitu Yena


"Tentu saja istriku, tapi seharusnya kalian lebih mengkhawatirkan orang yang akan menyerang kita" Ucap Raja Yuan melirik sesaat kearah Zenova


"Anda bisa khawatir ,jika ada bahaya kesalamatan putri anda akan lebih prioritas aku akan lari sejauh mungkin dan kujadikan pak tua ini umpan untuk bisa membuat saya dan Hanami bisa melarikan diri" Ucap Zenova memegangi dada kirinya sambil merendahkan badanya dengan minimal kepada Ibu Hanami


Raja Yuan dan Ayano terdiam mendengar ucapan Zenova

__ADS_1


"Kau serius?" Ucap Ibu Hanami yang cukup heran dengan perkataan Zenova


"Tentu saja" Ucap Zenova tersenyum


"Hah~, hentikan bercandaanmu Zenova" Ucap Hanami setelah menghela nafas


Zenova hanya diam mendengar Hanami, lalu Raja Yuan berhenti memikirkan tersebut dan masuk ke kereta kuda diikuti Zenova ,Hanami dan Ayano


Kereta kuda tersebut diselimuti pertikel biru lalu menghilang menteleportkan kereta kuda tersebut


Di sebuah jalan berada tempat yang melewati kerajaan Ekzan muncullah sebuah lingkaran sihir biru dan memunculkan kereta kuda kerajaan Yuande


Kereta kuda tersebut pun berjalan dengan kusir kereta kuda yang mengendarai kereta kuda tersebut


Waktu sudah berjama jam berlalu, kereta kuda kerajaan Yuande telah keluar dari wilayah kerajaan Ekzan ,sekarang kereta kuda tersebut berada di wilayah kerajaan Jagaham dan butuh 1 hari untuk sampai ke ibukota kerajaan Jagaham


Di dalam kereta kuda tampak Hanami lah yang tampak tidak merasa canggung sama sekali dan menceritakan apa dia lihat dari buku dia pegang kepada Zenova duduk bersebelahan dengannya


Sedangkan Raja Yuan dan Ayano duduk di seberang mereka berdua menatap mereka berdua dalam suasana canggung


Raja Yuan memikirkan sesuatu, dari kemarin dia berpikir tentang hal yang bikin dia terganggu akhir akhir ini


Raja Yuan berpikir Zenova tampak bukan orang sejahat yang diceritakan oleh kerajaan Ekzan walaupun kekuatan Zenova memang cukup untuk meratakan akademi kerajaan Ekzan namun melihat sifat Zenova yang pendiam dan tampak tidak haus darah seperti ini membuatnya terganggu


Menatap kearah Zenova dengan tatapan penasaran Raja Yuan berpikir


'Walaupun ini bahaya ,tapi akan kucoba' Pikir Raja Yuan


"Tuan Zenova, maafkan aku jika bertindak sedikit lancang ,apakah terjadinya pembantaian di akademi itu benaran tindakan darimu" Ucap Raja Yuan dengan nada sedikit ketir


Hanami yang tadinya sedang bercerita terdiam mendengar ucapan Raja Yuan sedangkan Ayano cukup penasaran karena dirinya juga pernah mendengar berita tersebut


Zenova tampak diam, tapi wajahnya dan matanya tidak terlihat rasa marah sama sekali


"Untuk apa kamu bertanya itu?" Ucap Zenova


"Aku penasaran ,sifatmu itu bukan seperti dikatakan oleh pihak kerajaan Ekzan yang haus akan darah dan hasrat membunuh tapi melihatmu sekarang aku berpikir ini dibuat buat" Ucap Raja Yuan


"Hah~, kau penasaran? Baiklah akan kekukatakan sebenarnya" Zenova menghela nafas


"Itu semua memang benar ,tapi sifat yang dibilang oleh pihak kerajaan Ekzan tidak benar sama sekali" Ucap Zenova dengan singkat


END

__ADS_1


__ADS_2