
...Ruang Tahta Di Istana...
Ruang tahta menjadi hening setelah Raja Yuan mengatakan tentang kabar akhir akhir ini dari Kekaisaran Refenrol
"Apa yang terjadi suamiku?" Ucap Ibu Hanami dengan wajah serius
"Aku tidak tau seluk beluk kapan dijajahnya dan proses apa sampai sampai kekaisaran Refenrol pun dijajah, dari prajurit ini katakan kekaisaran telah dijajah oleh kelompok tidak sepertinya tidak lagi disebut kelompok lagi tapi organisasi bernama Eye Of Chutuluhu" Ucap Raja Yuan
Zenova dan Hanami mendengarnya berada familiar ,kesampingkan Zenova sudah lama tau bahkan berhadapan dengan anggota organisasi tersebut,Hanami tau organisasi tersebut sebab dia pernah berkunjung di kerajaan Jagaham dan dibagikan cerita tentang bagaimana organisasi tersebut bisa mengacak ngacak ibukota kerajaan dalam satu malam bahkan itu hanya sebagian anggota organisasi yang menyerang pada saat itu
"Nama yang sedang di jadikan buronan tingkat tinggi bahkan melebihi Zenova" Ucap Raja Yuan menatap kearah Zenova
"Aku terkejut melihat seorang buronan tingkat tinggi di benua tengah berada di sini ,bahkan aku tidak menyadari sama sekali dengan keberadaan pada saat di Turnamen" Ucap Raja Yuan menatap Zenova dengan tatapan tajam
Ibu Hanami terkejut mendengar pernyataan Zenova namun Ibu Hanami masih percaya bahwa Zenova adalah orang baik
"Itu karena memakai kartu petualang gelap untuk menyembunyikan keberadaan ku" Ucap Zenova memperlihatkan kartu petualang kegelapan yang tampak sudah tidak berfungsi lagi
"Sekarang tidak berfungsi lagi" Ucap Zenova
"Aku tau pusat petualang gelap pasti terjadi sesuatu sampai koneksi ke seluruh kartu petualang gelap tidak berfungsi lagi" Ucap Raja Yuan
"Sekarang ,apakah kamu akan berniat menangkap ku? Jika mau maka cobalah" Ucap Zenova mengeluarkan aura sihir 6A membuat Raja Yuan kewalahan menahan aura sihir yang mengarah ke dirinya
"Memangnya untuk apa jika aku ingin menangkapmu jika itu berujung kehancuran" Ucap Raja Yuan tersenyum pahit
__ADS_1
"Kalau begitu baguslah" Ucap Zenova menghentikan aura sihirnya membuat Raja Yuan bisa bernapas lagi
"Lagian ,masalah di kekaisaran lebih penting daripada menangkap monster seperti dirimu" Ucap Raja Yuan batuk canggung
"Mungkin pesan ini sudah sampai ke penjuru kerajaan di benua tengah ,sebentar lagi akan ada acara rapat antar kerajaan untuk membahas ini" Ucap Raja Yuan
"Kemungkinan terbesar terjadi apa menurutmu ayahanda?" Ucap Hanami
"Tentu saja yaitu adalah perang, kemungkinan para raja lain akan menyiapkan pasukan pasukan dan bersatu untuk menuntaskan organisasi" Ucap Raja Yuan
"Yah, karena ini menjadi lebih mudah karena Organisasi ini sekarang sudah terlihat jelas berada dimana daripada sebelumnya yang masih kurang jelas dimana tempat persembunyian mereka" Ucap Zenova
"Betul kata dia" Ucap Raja Yuan
"Hanami jika aku tidak berhasil kembali dari perang ini,aku ingin kamu menggantikanku menjadi pemimpin kerajaan ini" Ucap Raja Yuan tersenyum pahit
"Tidak ,secepat itu aku mungkin tidak siap untuk menjadi penggantimu ayahanda" Ucap Hanami
"Yeah semoga saja tidak terjadi seperti itu" Ucap Raja Yuan tersenyum pahit membayangkan Hanami tanpa adanya belajar dan pengalaman mengatur kerajaan menjadi penerus tahta kerajaan Yuande
"Lalu bagaiman denganmu ,Zenova apakah kamu akan ikut campur perang ini" Ucap Hanami menatap kearah Zenova
"Aku tidak tau untuk kedepannya ,karena aku sekarang sedikit bebas di kerajaan ini mengetahui dia takut menangkapku" Ucap Zenova menatap kearah Raja Yuan
"Jangan menatapku seperti mengejekku sialan" Ucap Raja Yuan sedikit emosi
__ADS_1
"Tapi Ayahanda ,Zenova mungkin bisa membantumu di saat perang nanti" Ucap Ibu Hanami
"Aku tidak butuh bantuan monster ini, karena aku kesana bukan hanya membawa pasukanku saja" Ucap Raja Yuan menatap kearah lain
Seorang pria berambut putih perak ,dengan wajah tampak kulit putih mulus dan iris mata putih perak yang adalah Ayano keturunan pertama Raja Yuan yang tersisa
"Pangeran?" Ucap Hanami terkejut melihat Ayano berada di ruang tahta
Ayano di panggil oleh Raja Yuan ke ruang tahta di istana, ibu Ayano dilepas tidak dibunuh karena Ayano membuat perjanjian kepada Raja Yuan untuk ikut perang dengan syarat membebaskan ibu Ayano
'Aku bersyukur ,aku masih punya hati nurani manusia untuk tidak membunuh selir selirku yang kucintai ,dan sekarang aku bisa meminta bantuan Keturunan pertamanya untuk ikut perang' Itulah isi hati Ayano
"Aku sekarang bukan pangeran" Ucap Ayano dengan nada datar
Lalu Ayano mendekati Zenova sampai berhadapan dengan Zenova
"Terimakasih banyak karena membiarkan saya hidup pada saat itu" Ucap Ayano membungkukkan badannya
"Ya" Ucap Zenova dengan nada singkat
"Uwaw ,dua orang dingin ,pantas saja ruangan ini menjadi dingin" Ucap Hanami dengan nada ngejek
Zenova dan Ayano tampak sedikit kesal tapi hanya bisa diam
Sedangkan Ibu Hanami terkekeh ,Raja Yuan hanya terdiam melihat putrinya dengan gampangnya mengejk Zenova dengan santai
__ADS_1
END