
Wagaham dan Vincent melihat kepala rekan nya yang sedang dibawa oleh Zenova di tangannya terkejut tidak main
"Kau? Orang yang menghancurkan meteor vadiasi waktu itu" Ucap Wagaham dengan nada terkejut melihat wajah Zenova yang sudah ia pernah lihat dari kejauhan ibukota yang sedang menghancurkan meteor yang jatuh ke ibukota
"Apapun itu ,aku sudah tidak suka dengan dia, undead serang dia bersamaan!" Teriak Vincent mengerahkan undead undead zombie yang berjumlah puluhan menyerang Zenova
BZZ
Percikan percikan listrik ada pada tombak Zenova di tangan kanannya lalu Zenova membuang kepala Fanato di tangannya dan dengan sigap ia menancapkan tombaknya yang diselimuti pecikan listrik ke tanah
BZZ BLAR
Listrik menyetrum seluruh pasukan undead dan sentruman memicu ledakan besar yang membuat 2/3 hutan hancur dan membuat asap putih yang mengepul dan hempasan angin kuat
WOSSH
Akarma ,Vincent dan Wagaham melihat efek ledakan yang akan menghampiri mereka membuat sebuah perlindungan sihir masing namun sekuat tenaga
"Sial, sihir macam apa ini kuat sekali" Gumam Wagaham yang sangat kesusahan menahan ledakan tersebut
Akarma cukup bisa mengatasi ledakan tersebut dengan dilindungi Kagayashi yang menyerupai tulang tulang rusuk yang melingkari tubuh Akarma
Vincent yang terlihat paling menderita karena sihir perlindungan hampir pecah dan radiasi ledakan tersebut sedikit demi sedikit memasuki dalam pertahanan Vincent
BZZZ PYAR
Sebuah listrik berbentuk spiral melesat menusuk dada Vincent
"Guargh!" Vincent memuntahkan darah banyak melihat dadanya tertusuk listrik berbentuk spiral
Sihir pertahanan Vincent pecah membuat ledakan listrik mengenai tubuh Vincent membuat tubuh Vincent mejadi gosong dan menghilang menjadi abu
Wagaham dan Akarma tidak menyadari salah satu rekannya sudah tewas
Beberapa saat kemudian ledakan listrik telah usai ,Wagaham dan Akarma menghilangkan sihir perlindungan melihat hutan telah hancur berlebur dan hanya menjadi dataran tanah saja
"Ledakan macam apa ini" Gumam Wagaham namun beberapa saat kemudian
WOSH
Akarma merasakan detik detik sebelum kematian seketika mengaktifkan Kagayashinya berupa tulang rusuk yang melingkarinya berjumlah banyak dan tidak hanya dia menyilang kedua tanganya
BANGGG
Sebuah pukulan diselimuti listrik beserta diselimuti percikan percikan listrik mengenai Kagayashi Akarma membuat Akarma terpental jauh
"Tuan Akarma!" Teriak Wagaham lalu ia menengok kearah Zenova dengan sedikit kesal ia melambaikan tongkar sihirnya
"Flame Flowerens" Ucap Wagaham dengan sigap
Api api bergerak disekitar tubuh Zenova lalu memhentuk sebuah bunga yang mekar
BLAR
Api api tersebut setelah membentuk bunga meledak, meledakan tempat Zenova berada namun siluet melesat kearah depan Wagaham
"Apa-" Ucap Wagaham tersela melihat dunia yang terbalik
Zenova mengayunkan tombaknya secara horizontal membelah tubuh Wagaham menjadi dua membuat tubuh bagian atas Wagaham terlempar terbalik membuat Wagaham melihat dunia seperti terbalik
Zenova menatap tubuh Wagaham yang lama kelaman hilang kesadaran dan mati
Zenova menoleh kearah Akarma tadi terpental melihat Akarma berdiri dengan Kagayashi sudah hancur dengan kedua tangan masih menyilang akan tetapi lengan armornya pecah menjadi serpihan besi
"Hanya sekali pukulan kagayashi yang dari dulu terkenal dengan pertahanan yang harus dihancurkan dengan sihir skala besar dengan mudah hancur karena hanya sekali pukulan?" Ucap Akarma dengan nada terkejut
Akarma menatap kearah Zenova berdiri dari kajauhan dengan tatapan ngeri
Zenova mengeluarkan aura mana sihir hitam kuat dengan mata kiri diselimuti listrik
Akarma melihat wajah Zenova yang familiar terkejut menyadari Zenova adalah orang dari desa yang ia jadikan bahan percobaan sihir terlarang sekaligus Akarma juga adalah orang yang membunuh bibi Zenova tepat didepan Zenova
Mata Akarma terbuka lebar melihat sesosok Zenova menghilang dari pandangan nya
"Tcih, Kagayashi!" Decih Akarma sambil mengaktifkan aura Kagayashi berbentuk manusia setengah badan atas memakai armor tebal yang menyelimuti tubuh Akarma
WOSH SLASH
__ADS_1
Sebuah bilah terbuat dari api hitam berukuran raksasa menebas tubuh Kagayashi secara horizontal membuat tubuh Kagayashi tergores sangat cukup besar namun kembali pulih lagi
"Padahal ini wujud sempurna Kagayashi tapi masih bisa terluka dengan serangan biasa" Ucap Akarma dengan kesal
Lalu Akarma melambaikan tangan kananya kearah Zenova diatas Zenova terciptalah lingkaran sihir hitam
"Rain Spearvon" Ucap Akarma
Lingkaran sihir hitam diatas kepala Zenova menjatuhkan puluhan tombak hitam
CLANK CLANK CLANK
Zenova menghindari hujan tombak tersebut sembari menghindari ia juga menangkis tombak hitam juga
Zenova sudah tidak berada dibawah lingkaran sihir hitam namun sebuah ayunan pedang ungu Kagayashi mengarah kearahnya secara horizontal
CLANK
Zenova menangkis ayunan pedang kagayashi dari arah samping kanan dengan tombaknya yang diseselimuti api hitam
WOSH BURST
Api hitam membakar pedang ungu Kagayashi menjadi abu membuat Akarma melepaskan pedang kagayashinya karena api hitam mulai merambat ke tubuh Kagayashi
Zenova merapalkan sihir sambil mengarahkan tangan kanannya kearah Akarma
"Lightning Blades" Zenova
BZZZ
Listrik listrik bergerak gerak diatas kagayashi Akarma lalu membentuk sebuah pedang besar
Zenova dengan tatapan datar dengan perlahan menurunkan tangan kananya
WOSH BZZZZZ
Pedang terbuat dari listrik jatuh diatas kepala Kagayashi Akarma membuat dentuman listrik yang hebat
KRAKKK
"Tcih setidaknya aku harus melukainya juga" Ucap Akarma melambaikan tangan kanan kearah Zenova bersamaan itu juga kepala Kagayashi pecah membuat pedang terbuat dari listrik jatuh ke tubuh Zenova
WOSH
Siluet siluet hitam bergerak gerak di tanah dan melesat kearah Zenova
Zenova melihat siluet siluet hitam yang merupakan sihir kegelapan segera mundur
CLANK CLANK CRASH
Zenova menangkis beberapa siluet hitam namun 2 siluet mengenai bagian tubuh Zenova yang sensitif yaitu bagian tengah dadanya dan mata kiri Zenova
"Guargh!" Zenova memuntahkan darah lalu ia menebas kedua siluet kegelapan tersebut dengan tombak diselimuti api hitam
Bersamaan itu Akarma tertusuk pedang listrik tepat di dadanya dan pedang listrik tersebut menyetrum tubuh Akarma membuatnya berteriak kesakitan
Zenova meminum potion merah merupakan potion penyembuhan selagi melihat proses penyetruman Akarma lama kelamaan listrik menyebar kseluruh area lalu
BLAR
Listrik meledak setelah menyebar keseluruh area dan ledakan tersebut membuat Zenova terpental dengan sendirinya
Zenova terhenti di tempat yang jauh dari ledakan tersebut dan melihat ledakan listrik tersebut yang sangat besar
...Disisi Lain...
Padang rumput yang terletak tidak jauh dari kota Feinz berada terdapat pasukan kerajaan Ekzan dengan dipimpin oleh seorang pria berumur 50 tahun sedang bergerak kearah kota Feinz berada
Pimpin pasukan tersebut melihat ledakan listrik yang sangat besar hutan kota Feinz bahkan gempanya bisa terasa di padang rumput berada
"Apa yang terjadi disana?" Ucap pemimpin tersebut dengan nada dingin
...Kembali Ke Tempat Zenova...
Zenova melihat ledakan listrik sudah menghilang dan hanya menyisakan asap putih yang mengepul namun beberapa saat kemudian
WOSH CLANK
__ADS_1
Anak panah ungu raksasa melesat kearah Zenova membuat Zenova langsung menangkisnya dengan tombaknya
CLANK CLANK CLANK
Beberapa anak panah ungu raksasa melesat kearah Zenova membuat Zenova menangkis semuanya namun lama kelamaan Zenova kehabisan tenaga membuatnya menghindar menjauh dari sana
Zenova melihat dari kajauhan asap putih mengepul menghilang menampakan Akarma dengan kondisi tubuh sudah terluka parah ,di tengah dadanya terdapat bekas tusukan dalam dan armor yang ia pakai sudah hancur menyisakan helm armor saja
Akarma didalam tubuh Kagayashi yang terlihat membawa panah ungu juga
Akarma dengan sepenuh tenaga nya merapalkan sihir kegelapannya
Bola bola terbuat dari kegelapan tercipta di sekitar Akarma
"MATILAH SIALAN!" Teriak Akarma melambaikan kedua tanganya
WOSH WOSH WOSH
Bola bola kegelapan melesat kearah Zenova bersamaan Kagayashi melepaskan tali panahnnya membuat anak panah meluncur kearah Zenova
Zenova mengambil golok dari punggungnya membawa kedua senjatanya yaitu tombak di tangan kirinya dan golok di tangan kananya
BURST BZZ
Golok diselimuti api hitam sedamgkan tombak diselimuti listrik yang membara
Zenova menarik nafas dalam dalam lalu melihat puluhan serangan yang akan datang kearahnya lalu berlari kearah puluhan serangan sihir tersebut
WOSH WOSH WOSH CLANK
Zenova menebas semua bola bola kegelapan dan anak panah ungu yang datang secara bertubi tubi sambil berlari mendekati Akarma berada
Zenova terhenti sesaat lalu mengambil posisi melempar tombak lalu bergumam
"Spear Volt" Zenova melempar tombak yang diselimuti listrik
Tombak melesat dengan kilat kearah Akarma berada membuat Akarma menghilangkan panah Kagayashi lalu membuat sebuah perisai
BZZZZ
Tombak diselimuti listrik menabrak perisai Kagayashi membuat dentuman listrik yang hebat
"Sialan ,lagi lagi aku harus menahan listrik sialan ini" Ucap Akarma yang sekuat tenaga menahan tombak listrik tersebut
Selagi Akarma menahan tabrakan tombak listrik Zenova telah menebas semua bola kegelapan lalu lompat tepat diatas Kagayashi Akarma
Zenova memegang goloknya dengan kedua tanganya dan api hitam yang menyelimuti golok semakin membara
BLAR
Tombak listrik tersebut meledak membuat perisai kagayashi hancur beserta armornya menyisakan tulang belulang Kagayashi
"Saatnya mati sialan" Ucap Zenova dengan tatapan penuh dengan hawa membunuh
Zenova menebas secara vertikal kearah Akarma membuat Kagayashi tertebas oleh tebasa Zenova yang diselimuti api hitan membuat Kagayashi terbakar oleh api hitam menjadi abu
SLASH
Zenova menebas Akarma menjadi dua secara vertikal bahkan Akarma tidak bisa berkata sepatah apapun
BURST
Tubuh Akarma terbakar oleh api hitam dan menjadi abu menandakan Zenova telah menang
"Fiuh~, akhir-" Ucap Zenova tersela terkena lesatan merah mengenai mata kirinya membuat merasakan kesakitan
"ARGGGH!" Teriak Zenova kesakitan dan beberapa saat kemudian berhenti berteriak
"Hah,hah, haha, apaan itu?" Ucap Zenova kelelahan sambil memegang mata kirinya namun belum mencerna apa yang terjadi ia di kepung pasukan pasukan prajurit kerajaan Ekzan dengan pemimpin nya mengarahkan pedangnya kearah Zenova yang sedang berdiri
"Mohon untuk ikuti kami untuk memberitahu keterangan lebih lanjut" Ucap pemimpin dengan nada tegas
Zenova melihat pemimpin tersebut secara samar samar lalu ia berkata
"Sial-" Ucapnya yang tidak bisa dilanjut karena dirinya telah jatuh pingsan karena efek samping sihir kegelapan Akarma yang menyerap mana sihirnya sampai habis
END
__ADS_1