
...1 Hari Kemudian...
Ibukota Kerajaan Jagaham, sekarang masih dalam tahap pembangunan ulang karena kerusakan yang mereka terima pada saat di serang oleh organisasi The Eye Of Chutuluhu 1 bulan lalu
Tapi pembangunan tersebut tidak berlangsung lama karena beberapa sebagian telah di perbaiki
Di depan gerbang pintu masuk ibukota Jagaham terdapat kereta kuda kerajaan Yuande dan langsung diberikan akses masuk oleh penjaga di gerbang di sana
Kereta kuda dari kerajaan Yuande masuk ke ibukota ,di dalam kereta kuda Hanami melihat ada beberapa bangunan bangunan yang masih dalam perbaikan
"Ayahanda ,dibutuhkan berapa biaya untuk ini" Ucap Hanami menatap beberapa bangunan yang di perbaiki karena kerusakan di terima pada penyerangan tersebut
Raja Yuan mendengar pertanyaan Hanami tersenyum pahit dan memasang wajah iba
"Biaya yang sangat banyak, aku benar benar kasihan dengan kerajaan Jagaham sudah di serang oleh organisasi itu kehilangan banyak prajurit dan harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memperbaiki kerusakan di ibukota" Ucap Raja Yuan
"Zenova ,temanku bilang kamu juga berpatisipasi dalam menghentikan penyerang dari organisasi The Eye Of Chutuluhu itu ,bahkan berpatisipasi besar" Ucap Hanami menatap kearah Zenova dengan tatapan penasaran
"Ya, aku dulu pada penyerang masih berada di level 6C dan dengan kekuatan tersebut menghentikan meteor sihir terlarang yang jatuh akan jatuh ke ibukota dengan bantuan seseorang" Ucap Zenova
"Iyakah? Wah hebat! Aku sendiri hanya bisa melubangi bukit saja bahkan itu seluruh kekuatan sihir ku kukerahkan" Ucap Hanami dengan nada kagum
"Apa kau dengar? Aku dibantu oleh seseorang" Ucap Zenova
"Ya aku tau ,tapi bukankah itu hebat? Seseorang dengan level segitu bisa menghancurkan meteor yang memiliki daya hancur kuat" Ucap Hanami tersenyum
"Benar kata wanita ini ,tuan dan orang yang membantu anda juga memang hebat bisa menghancurkan meteor sihir terlarang itu" Ucap Ayano
Zenova hanya bisa menghela nafas sambil mengucapkan "Terserah kalian" lalu dia menatap kearah jendela melihat suasana ibukota lalu dia mengingat sesuatu
__ADS_1
'Apa dia lakukan sekarang?" ucap Zenova
Kereta kuda pun sudah sampai di depan gerbang pintu masuk istana ,prajurit yang menjaga pintu gerbang masuk istana melihat kereta kuda dengan bendera kerajaan yuande pun membiarkan masuk kereta kuda ke halaman istana kerajaan Jagaham
Kereta kuda berhenti di halaman depan istana ,Raja Jagaham bersama Pengeran ke 1 Regalm,pengeran ke 2 Pangeran Afgal,dan putri Raja Jagaham yaitu Lisandra keluar dari istana bersama pengawalan dari prajurit prajurit kerajaan
2 Jenderal di samping kiri dan samping kanan Raja Jagaham adalah Jenderal Synder dan Jenderal Drago mereka berdua mengawal Raja Jagaham akhir akhir ini karena adanya ancaman
Salah satu prajurit membukakan pintu kereta kuda ,Raja Yuan pun keluar dari kereta kuda dengan gagah
Para prajurit kerajaan Jagaham yang berada di sana memberikan jalan kepada Raja Yuan yang berjalan mendekati Raja Jagaham
"Selamat datang ,lama tak jumpa wahai temanku" Ucap Raja Jagaham memeluk Raja Yuan selayaknya teman yang sudah lama bertemu
"Yah, kita sudah lama bertemu" Ucap Raja Yuan membalas pelukan Raja Jagaham dengan senyuman
Mereka berdua berhenti berpelukan dan Raja Jagaham tersenyum menatap kearah Raja Yuan
"Baik baik saja, dirimu?" Ucap Raja Yuan
"Kamu pasti tau setelah melihat keadaan ibukota tadi" Ucap Raja Jagaham dengan senyuman pahit
"Yah, apakah kamu butuh bantuan? Aku tidak masalah mengirim beberapa sumber daya untuk membantu perbaikan kerajaanmu" Ucap Raja Yuan
"Terimakasih tapi tidak perlu ,aku tidak mau merepotkan mu" Ucap Raja Jagaham menggelengkan
"Kesampingkan itu , apa kamu tidak membawa prajurit pengawal untuk mengawal dirimu? Berjalan sampai disini tanpa adanya prajurit prajurit yang mengawal bukankah itu terlalu nekat" Ucap Raja Jagaham
"Ya ,Aku tau karena itulah aku berangkat lebih cepat" Ucap Raja Yuan
__ADS_1
"Woh! Aku tidak mengerti maksudmu tapi aku tau keputusanmu pasti bagus dan sekarang kamu bersama siapa saja? Tidak mungkin jika sendirian saja" Ucap Raja Jagaham
"Aku bersama putra pertamaku dan putri ke 5" Ucap Raja Yuan menatap pintu kereta kuda
Hanami dan Ayano keluar dari kereta kuda ,Lisandra melihat Hanami membuat wajahnya berubah seketika
"Hanami!" Ucap Lisandra mendekati Hanami dan memeluk Hanami
Hanami membalas pelukan Lisandra dengan senyuman tulus
"Hanami, apa kita sudah lama bertemu ,apakah kamu sudah membaca surat yang kukirim itu" Ucap Lisandra melepaskan pelukan
"Tentu saja" Ucap Hanami tersenyum menatap Lisandra
"Tapi kenapa kamu tidak membalas surat itu?" Ucap Lisandra dengan wajah cemberut namun bukannya bikin takut malah terlihat imut
"Maafkan aku , aku tidak punya waktu cukup pada saat itu" Ucap Hanami dengan nada penuh bersalah
"Tidak apa apa, bertemu denganmu sekarang sudah membuatku senang" Ucap Lisandra merubah wajah cemberutnya dengan wajah penuh senyuman
Ayano hanya bisa diam melihat kedua wanita yang berpelukan di depannya
"Hebat, mereka berdua berada di level 6C sama level yang sangat tinggi" Ucap Raja Jagaham menatap kearah Hanami dan Ayano dengan tatapan kagum
Pangeran ke 1 dan ke 2 merasa malu dengan diri sendiri tertinggal oleh kedua putra putri Raja Yuan karena mereka berdua masih berada di level 5B pangeran ke 2 dan level 5A pangeran ke 1
"Jangan mengatakan seperti itu, level bukan tolak ukur pada pertarungan tapi pengelaman juga berpengaruh" Ucap Raja Yuan memegangi bahu Raja Jagaham
Sebuah suara kaki keluar dari kereta kuda membuat pihak kerajaan Jagaham terkejut melihat seseorang yang familiar
__ADS_1
Zenova keluar dari kereta kuda dengan pakaian hitam mewah dengan mata kiri dibaluti perban
END