World Serfent

World Serfent
BAB 32


__ADS_3

1 Jam telah berlalu , Hanami yang tampak menghangatkan badannya dengan api unggun dihampiri Zenova lalu Zenova berkata sudah waktunya diteleportkan kembali ke ibukota


Dan benar saja tubuh Hanami dan Zenova tiba tiba menghilang ,tiba tiba muncul di lapangan tempat para peserta kumpulan di awal ujian dimulai


Zenova melihat peserta peserta yang muncul hanya 20 saja ,dalam 8 jam 480 peserta telah disingkirkan


Dan sekarang tergantung banyaknya peserta yang masih yakin ingin lanjut atau tidak


Benar saja banyak peserta mengundurkan diri mereka karena sangking takutnya kepada Raja Yuan karena membuat ujian pertama seakan-akan dibuat untuk menyingkirkan para sampah


Di lapangan hanya menyisakan 8 peserta tersisa ,benar benar pemandangan yang aneh


Para warga di ibukota juga melihat banyaknya peserta yang ikut pada awal ujian namun melihat hanya 20 orang saja yang masih hidup terlebih banyaknya peserta yang masih mau mengikuti ujian ini hanya 8 peserta saja membuat para warga kerajaan Yuande berpikir dua kali untuk mengikuti ujian ini


Amanda yang melihat banyaknya peserta yang sedikit dan melaporkannya kepada Raja Yuan, dan Amanda mengagukan kepalanya setelah mendengar perintah Raja Yuan dari sihir interaksi


Amanda pun keluar dari gerbang di hadapan lapangan lalu berjalan menghampiri para peserta yang masih tinggal dan berhenti tepat di depan para peserta


"Oke semuanya ,kerja bagus karena telah bertahan sampai waktu sekarang, dan untuk para warga kerajaan yang tercinta mari kita lanjutkan ujian selanjutnya" Ucap Amanda dengan nada girang


"Karena jumlah peserta yang lebih sedikit dari perkiraan Yang Mulia Raja ,jadi ujian ke dua akan di hilangkan dan akan langsung diganti menjadi ujian Turnamen" Ucap Amanda


Yeah poin membunuh puluhan monster menjadi tidak berguna sama sekali


"Turnamen akan di mulai 2 hari lagi dimulai dari sekarang, jadi kalian para pesert- tidak para pejuang bisa beristirahat" Ucap Amanda membuat beberapa peserta sedikit lega karena ada waktu cukup untuk beristirahat


"Sekarang kalian bisa bubar dan beristirahatlah" Ucap Amanda sambil menelportkan semua peserta di lapangan ke ibukota


Zenova di teleportkan di tempat sama dengan Hanami yaitu taman ibukota


"Zenova ,kebetulan kita di teleportkan di tempat sama" Ucap Hanami mendekat Zenova dan berbicara sambil tersenyum


"Ya" Zenova jawab dengan singkat


"Bagaimana jika kamu menginap di mansion?" Ucap Hanami dengan nada antusias


"Tida-" Ucap Zenova berniat menolaknya tapi tersela oleh Hanami yang tiba tiba menarik tangannya lalu mengajak nya pergi ke mansion ya


"Tidak usah ragu ragu ,di mansion milikku kamu tidak perlu membayar" Ucap Hanami


Zenova yang merasakan sedang dipaksa hanya bisa menurutinya


...Disisi Lain...

__ADS_1


Di istana kerajaan Yuande ,terdapat seorang pria berumur 50 tahun duduk di singgasana Raja ,pria itu memiliki rambut merah dan memiliki mata Ruby sama dengan Hanami


Pria tersebut adalah Raja Yuan sekaligus ayahanda Hanami


"Keturunan 5, 3 , dan 2 telah gagal" Gumam Raja Yuan


Lalu Raja Yuan memanggil seseorang memakai jubah hitam dan memakai kerudung yang adalah seorang eksekusi


"Bunuh ibu dari keturunanku 5 ,3, dan 2" Perintah Raja Yuan kepada seorang eksekusi


"Baik Yang Mulai Raja!" Ucap Seorang eksekusi dengan nada tegas lalu dia pergi ke ruang bawah tanah untuk membunuh para ibu dari keturunan Raja Yuan yang telah gagal mengikuti ujian


"Hanami Yuan, Ayano Yuan, Eri Yuan dan juga Rikayuichi Yuan" Ucap Raja Yuan lalu dia menopang dagunya sambil tersenyum tertarik


"Aku ingin melihat siapa dari kalian dari keturunan ku yang akan menjadi penerus ku" Ucap Raja Yuan


"Atau bahkan orang lain yang akan menjadi penerus ku" Ucap Raja Yuan


...Disisi Zenova...


Waktu tanpa terasa sudah malam ,di mansion keluarga Hanami ada Hanami dan Zenova sedang berada di depan pintu gerbang mansion


Hanami membuka pintu gerbang mansion ya ,disitu tidak ada yang menyambut kepulangan Hanami


"Ya, sejak ibuku di tangkap oleh ayahanda ,keadaan mansion ini menjadi sunyi" Ucap Hanami sambil menundukkan kepalanya


"Kasihan sekali" Ucap Zenova dengan nada datar


"....., kau seperti mengejekku" Ucap Hanami dengan tidak puas


"Tidak ,aku memang kasihan kepadamu" Ucap Zenova


"Mengatakan itu seperti tidak dari dalam hati sialan" Ucap Hanami


Zenova mengabaikan Hanami yang tampak marah lalu memasuki halaman depan mansion Hanami dan berkata


"Ayo cepat ,katanya mau memberikan tumpangan gratis" Ucap Zenova seenaknya masuk ke halaman mansion sebelum pemiliknya masuk


"Hey ,apa kau tidak belajar etika!" Ucap Hanami ikut masuk ke halaman depan mansion miliknya


Dan mereka pun bertengkar hanya karena Zenova menyingung Hanami


Tapi ini membuat Hanami yang selalu sendiri dari kecil karena ibunya telah ditangkap oleh ayahanda merasa punya teman dekat karena keberadaan Zenova yang muncul entah darimana

__ADS_1


...1 Jam Kemudian...


Di mansion milik Hanami ,terdapat pemandian air hangat di situ terdapat Zenova telanjang dada sedang berendam di kolam air hangat


Zenova tampak menikmatinya ,sudah lama dia tidak mandi di air hangat karena sejauh ini dia hanya mandi di sungai air dingin


Tiba tiba pintu masuk pemandian air hangat terbuka menampilkan Hanami dengan tubuh hanya ditutupi dengan kain handuk saja


Zenova terkejut melihat Hanami tiba tiba masuk dengan wajah malu malu


"Hey, bukankah ada pemandian untuk wanita di mansion ini?" Ucap Zenova menatap kearah Hanami


"Di- di mansion hanya ada 1 pemandian saja" Ucap Hanami terbata bata


Zenova mendengarnya hanya bisa menghela nafas


"Kalau begitu aku akan duluan" Ucap Zenova keluar dari kolam berniat untuk keluar dari ruang pemandian air


"Tunggu" Ucap Hanami menarik tangan Zenova membuat Zenova berhenti berjalan menuju pintu keluar


"Kurasa tidak apa apa ,selagi kita tidak melakukan apapun" Ucap Hanami dengan nada malu malu


Beberapa detik kemudian, di pemandian air panas terdapat Zenova dan Hanami berendam di kolam air hangat namun jarak mereka cukup jauh


"Nee, apa rencanamu untuk kedepannya jika ujian ini langsung ke turnamen" Ucap Hanami memecahkan suasana canggung di kolam tersebut


"Itu tergantung dirimu" Ucap Zenova mendongak keatas


"Pastikan dirimu bisa sampai ke babak final ,dan melawan diriku ,aku akan berpura pura serius melawanmu dan kalah" Ucap Zenova dengan nada datar


"Tapi bukankah dirimu juga akan kesusahan jika mencapai di babak final" Ucap Hanami


Zenova berhenti mendongak keatas lalu dia menatap kearah kedua mata Hanami


"Percayalah kepadaku" Ucap Zenova dengan nada serius


Hanami pun menganggukkan kepalanya setelah mendengar ucapan Zenova


"Ngomong ngomong berhentilah melirik tubuhku" Ucap Zenova membuat Hanami wajahnya memerah


"Siapa juga yang ingin melihat tubuhmu ,dasar bodoh!" Ucap Hanami dengan nada tidak puas sambil memalingkan wajahnya


END

__ADS_1


__ADS_2