
Seorang Gadis Bernama Siti Humaira Wardana, mengasingkan diri dari kehidupan nyata. Disebabkan oleh sebuah kehancuran yang tak pernah ia duga sebelumnya. Kehancuran tersebut mengharuskan seorang Humaira berdiri kuat diatas pijakan kakinya sendiri.
Ia yang ditakdirkan sebagai anak broken-home terpaksa harus menelan pil pahit kembali. Akibat kejadian itu ia harus rela jika keluarganya hancur dan lebih berantakan dari yang sebelumnya. Bahkan sudah 3 kali lebaran Idhul Fitri, ia tak berani untuk menemui ayahnya.
Bukan tengah belajar untuk menjadi seorang anak durhaka, hanya saja trauma itu terus menghantuinya. Trauma itu juga yang membuat kehidupannya berubah drastis.
Humaira terpaksa harus menjauhi kehidupan Nyatanya, ia berusaha menyibukkan diri agar tidak terbayang akan kisah kelam yang terus-terusan menghantuinya. Sehingga ia bertemu dengan seorang pemuda didalam sebuah komunitas literasi.
Memiliki Hobby yang sama, dan pemikiran yang sama. Tanpa disadari perasaan yang telah dikubur sedalam lautan kembali muncul kepermukaan. Humaira takut. Ketika ia harus mencintai kembali, terlebih ini adalah dunia Virtual.
Dunia kutukan, penuh dengan tipuan. Humaira pernah mencaci-maki 'Zona Virtual' sebelumnya. Ia tak percaya dengan apapun yang terjadi di dunia virtual.
Hingga ia bertemu dengan Alif Fikri, seorang pemuda tampan dan ternama. seorang penulis dan konten kreator dakwah yang menginspirasi sebagian besar pemuda-pemudi Indonesia. Pertemuan Virtual mereka terbilang Unik. Mereka dipertemukan disebuah komunitas Literasi, dengan berbagai penyamaran.
Bertahun-tahun lamanya mereka berteman, dan perkenalan pertama membawa mereka pada sejumlah rasa penasaran. Perkenalan selanjutnya membawa mereka pada rasa rindu nan membuncah.
Jarak yang memisahkan membuat mereka berpikir keras agar bisa bertemu. Adat dan budaya yang berbeda membuat mereka berusaha untuk memikirkan jalan keluar.
Sosok introvert didalam diri seorang Alif Fikri. Memaksa Humaira terjebak didalam situasi rumit, yang dapat membungkam realita. Rasa yang membuncah didalam dada. Terpaksa harus ditepis. Hanya karena ego nan kian mendominasi. Kerapkali Humaira menerka, bagaimana perasaan seorang Alif Fikri terhadap dirinya.
__ADS_1
...****************...
Pada suatu keadaan Humaira terpaksa mengungkapkan perasaan yang selama ini ia pendam. Tetapi yang terjadi mengakibatkan mereka harus menjauh satu sama lain. Berkali-kali Humaira terpental oleh perasaan yang selalu kian tumbuh, tanpa dapat dibunuh.
Banyak gadis yang terpikat oleh pesona seorang Alif Fikri, terlebih Alif pernah bercerita tentang sosok yang ia sukai. Gadis yang ia ceritakan bukanlah Humaira, tetapi Humaira bersikukuh tetap menyimpan rapat perasaannya. setidaknya Humaira sadar diri jika ia tidak pantas bersanding dengan seorang Alif Fikri.
Alif Fikri merupakan seorang dokter muda pada sebuah klinik herbal. Dia juga merupakan seorang Apoteker yang dapat meracik dan membuat resep obat-obatan. Bahan yang ia gunakan tak lain adalah herbal alami yang mudah ditemui. Ia juga merupakan Seorang Dosen Disebuah Universitas Ternama. Dengan bergelar magister Farmasi mampu membuat ia menjadi seorang yang terkenal.
Alif Fikri LC, S.Farm, Apt.
Begitulah namanya tertulis pada sebuah papan nama yang tertata dimeja kerja miliknya. Ia sungguh begitu berkharisma dan begitu didambakan. Tetapi ia tetap menjadi seorang Pemuda yang tawadhu. Ia pun begitu sangat menyayangi ibunya.
1.Trauma apakah yang membuat Humaira mengasingkan diri?
Mampukah Humaira bangkit kembali?
__ADS_1
Bagaimanakah Humaira menjalani kehidupan Virtualnya?
Akankah ia mampu menjalani hubungan Virtual?
Akankah Alif Fikri akan menemui Humaira?
__ADS_1