Zona Virtual Humaira

Zona Virtual Humaira
Komunitas


__ADS_3

Setelah drama panjang yang membuat pening kepala, Humaira memutuskan untuk mencari kesibukan. Ia pun lekas menghubungi seseorang yang cukup banyak membantunya untuk bangkit kembali. Siapa lagi jika bukan seorang Alif Fikri. Pemuda itu selalu membuat Humaira menjadi lebih baik.


📨📨📨 ( WhatsApp)


Alif ✉️


"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh,"


"Bagaimana tadi? Apakah sudah selesai?"


^^^Humaira ✉️^^^


^^^"Wa'alaikumussalam warrahmatullahi wabarokatuh,"^^^


^^^"Alhamdulillah berjalan baik, cuma tadi ada konflik sedikit. Aku jadi takut buat pergi ketempat Ayah 😥."^^^


^^^Humaira pun menceritakan semua insiden yang terjadi, Alif turut bersimpati atas kejadian yang menimpa Humaira.^^^


✉️ Alif


"Aa kirain kamu hilang kemana, udah lama menghilang. Sekalinya berkabar malah begini, Qodarullah Waa maa syaa faa'la, Semoga digantikan dengan yang lebih baik ya. Tadi Aa juga doain kamu kok."


^^^****✉️Humaira****^^^


^^^"Jazakallahu khayr ya Aa, Maafin ya kemarin aku menjauh, ya karena aku pikir aku bakalan menikah, jadi tidak sepantasnya aku menghubungi Aa."^^^


✉️Alif


" Wa iyyaki, iyah Gpp."


"Aa ngerti kok, sekarang jangan sedih lagi ya, Aa Temanin kok 😊."


^^^✉️Humaira^^^


^^^"Menurut Aa.. Aku harus ngapain? biar cepat lupa dengan kejadian ini?"^^^


^^^" Aku mau coba lamar pekerjaan, Aa doain aku ya.."^^^


✉️ Alif


"Sekarang kan masih Pandemi Covid-19, jadi orang-orang pada kegiatan daring. Kamu bisa bikin komunitas Hijrah, sembari kamu juga belajar lebih banyak lagi tentang Islam."


"Aamiin, doa yang terbaik buat kamu, semangat 🤗."


...****************...

__ADS_1


Humaira mulai memikirkan sekiranya ia akan membuat komunitas itu seperti apa, dan apa nama komunitas tersebut. Karena ini adalah komunitas belajar, maka kenapa jika namanya tidak komunitas belajar istiqamah.


Akhirnya ia pun mulai membuat sebuah komunitas Hijrah, tentunya didampingi dengan Alif. Tetapi Alif meminta agar namanya disamarkan menjadi Kahfi Saja. Dan Humaira pun menyetujuinya.


Seiring berjalannya waktu, maka perasaan itu kian bertumbuh. Kebaikan Alif, lemah lembut ia bersikap, santun dalam berbicara. Pintar dalam bertindak, dan bijaksana dalam berpikir.


Mereka berusaha membangun koneksi demi terbangunnya komunitas Hijrah yang bermanfaat. Awal mula komunitas itu hanya dipakai untuk kajian online saja. Dan Anggotanya pun dicampur, sampai akhirnya Humaira paham akan beberapa hukum-hukum Islam secara lebih mendalam.


Humaira bingung, kemana ia akan mengungkapkan perasaannya. Sungguh mencintai didalam diam itu berat. Ini adalah pengalaman baru. Perhatian Alif sungguh membuat ia menjadi seorang muslimah yang lebih baik lagi. Humaira yang biasanya hanya mengenakan celana ketat, kaos lengan panjang, dan hijab lilit andalannya.


Kini berubah, tidak adalagi celana ketat atau kaos ketat, ia selalu memakai baju gamis. Atau tunik dan rok. Karena rupanya berpakaian saja sudah diatur didalam Islam. Bahkan kaki pun merupakan aurat seorang wanita. Ia pun mulai mengenakan kaos kaki. Tak lupa Handsock, dan mulai memakai khimar.


Humaira pun mulai berkerja pada sebuah toko ice Cream home made. Ia pun mulai aktif kembali dalam dunia literasi. Sempat vacum karena dunianya yang tidak baik-baik saja. Ia pun memberanikan diri untuk membuat sebuah kisah. Kisah itu adalah kisah nyata dalam kisah percintaannya. Awal mula berkenalan dengan Rudhi, dan bagaimana Rudhi menghancurkan semuanya. Ia tulis secara ringkas dan detail. Banyak pembaca yang bersimpati, dan merasa tulisan tersebut merupakan kisah nyata.


Beberapa orang bahkan sengaja mencari tahu tentang Humaira. Dan mengajaknya berkenalan, salah satunya adalah seorang pemuda bernama Al Ghazali. Ia merupakan seorang santri putra disebuah pondok pesantren didaerah Cilacap. Merasa Humaira membutuhkan bantuan, Ia pun mengajukan diri untuk membantu Humaira mengurus komunitas tersebut.


Cerita yang Humaira tulis berjudul "Cinta didalam diam" cerita itu menjadi trending topik. Hingga tak lama kemudian Alif menceritakan tentang seseorang akhwat bercadar. Tahfidzul Qur'an yang tengah ia sukai. Akhwat itu merupakan salah satu relawan yang membantu Alif untuk mengurus beberapa kaum dhuafa yang sakit. Dengan riang ia menceritakan kepada Humaira.


Hati Humaira pun terasa remuk, ia merasa insecure Jika harus berhadapan dengan gadis yang bernama Zulaikha tersebut. Karena gadis itu lebih taat, lebih pintar, dan lebih muda darinya.


Ia akui jika Alif Fikri itu lebih muda 3 bulan darinya. Jika tidak diperhatikan dengan seksama maka selisih usia mereka memang terlihat seperti satu tahun. Humaira itu lahir pada tanggal 03 Oktober 1997, sementara Alif Fikri sendiri pada tanggal 03 Januari 1998. Unik, ketika ditanggal yang sama dan bulan 10 dengan bulan 01 itu terlihat seperti kebalikan angka. seperti mereka terlihat terpaut satu tahun. Padahal kenyataannya, hanya selisih 3 bulan.


Sementara Zulaikha sendiri masih berusia 17 tahun. Dan merupakan seorang yang diidamkan oleh Alif Fikri. Dengan perasaan tak terbendung, kembali Humaira menulis kelanjutan cerita yang tengah ia tulis. Pada saat itu ada gadis kembar yang membaca tulisan Humaira dan merekapun ikut bergabung dalam komunitas Hijrah yang Humaira milikki. Mereka merupakan seorang Piatu sedari kecil, dan tidak lulus sekolah dasar. Mereka termotivasi untuk lebih banyak belajar, bahkan salah satunya sempat belajar membaca iqra bersama Humaira.


Humaira masih melanjutkan tulisannya, sehingga ia melupakan jika Alif juga merupakan seorang penulis. Mereka bertemu saja di sebuah komunitas literasi. Tanpa sengaja Alif Fikri sempat membaca tulisan Humaira. Tetapi belum membaca semua bagiannya, cerita itu sudah terhapus.


Mereka sudah saling mengenal selama 4 tahun, maka Alif juga mengenal Lina, sahabatnya Humaira. Alif sempat bertanya kepada Lina tentang kabar Humaira. Lina menyampaikan jika Humaira baik-baik saja.


...****************...


Tepat dihari Jum'at, sebuah paket melalui ekspedisi datang di toko tempat Humaira bekerja. Humaira segera membukanya, didalamnya terdapat sebuah mushaf Al-Qur'an yang sungguh cantik berwarna biru,


salah satu warna kesukaan Humaira. Didalamnya terdapat dua Amplop.



Humaira segera membaca basmallah, dan dengan hati-hati ia membuka surat tersebut.



Alif Fikri memang menyukai alpukat, jadi ia menulis surat yang ada alpukat nya juga



Maaf ya bagian tanda tangan tidak di publikasikan, karena nanti akan ketahuan nama aslinya 😉.

__ADS_1


menurut kalian ini nyata atau bukan??😉


...****************...


Setelah merasa cukup tenang, akhirnya Humaira kembali aktif pada dunia Virtual. Ia pun memutuskan untuk memisahkan komunitas tersebut, ia sudah belajar apa itu khalwat dan ikhtiklat, maka dari itu ia memisahkan khusus akhwat dan khusus Ikhwan. Dikarenakan juga terjadi beberapa konflik, banyak ikhwan yang mengganggu beberapa akhwat. Dan itu membuat mereka risih. Alhasil Humaira segera mengambil tindakan, setelah grup dipisah maka yang memegang kendali penuh atas grup Ikhwan adalah Ghaza.


Dan Humaira mencari admin kembali, tentunya dikhususkan untuk akhwat. Banyak Pesan WhatsApp yang masuk, membuat ponsel Humaira menjadi eror. Saat ponsel itu memulih Humaira Langsung membaca pesan dari Ocha.


📨📨📨 (WhatsApp)


✉️Ocha


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh."


"Kak kemana aja, kok ga aktif sih."


"Neng bingung mau belajar sama siapa."


"Kak, Alhamdulillah sekarang neng udah belajar sama Aa Kahfi, Orangnya baik banget."


"Kak Neng lagi suka sama seseorang."


Humaira menatap layar ponselnya dengan seksama, ia takut jika lelaki yang disukai oleh Ocha itu bisa saja Alif. Apa yang ia lakukan, mendekatkan Alif dengan seorang gadis. Sungguh hal yang bodoh, dan kini ia sangat menyesalinya.


^^^✉️Humaira^^^


^^^"Wa'alaikumussalam warrahmatullahi wabarokatuh."^^^


^^^"Aku Gpp, cuma lagi pengen vacum aja."^^^


^^^"Oh tentu, Alif memang orang baik."^^^


^^^"Siapa orang yang kamu suka?"^^^


✉️Ocha


"Siapa Alif?"


"Nanti neng akan kasih tahu siapa orangnya."


^^^✉️Humaira^^^


^^^"Alif itu nama aslinya Kahfi, tapi jangan bilang siapa-siapa ya."^^^


^^^"Okedeh kalau begitu."^^^

__ADS_1


__ADS_2