
Polisi mencari keberadaan Kim ji won.
Inspektur hyunbin melajukan mobilnya, tiba tiba ada telepon masuk. dia berhenti.
" *Halo! ada apa ? "
" Pak, berita itu benar. Lee min hoo Raichand dan Kim ji won akan menikah, sekarang*. " menutup telepon.
" berarti, gadis itu melarikan diri dari tahanan dan pergi menikah. " batin hyunbin.
" dia sangat pintar. tetapi saya tidak ingin melepaskannya. " lanjutnya.
" saya harus menghentikan pernikahan apapun yang terjadi. " melajukan mobil cepat.
Di Altar pernikahan
Kim ji won dan Lee min hoo Raichand sedang berdiri di altar pernikahan dan pendeta membacakan Doa sakral pernikahan. ji won melirik Min hoo, begitu juga sebaliknya. mereka tersenyum.
" Bersediakah engkau Lee Min hoo raichand, menjadikan Kim ji won sebagai istri dikala suka maupun duka dan hanya maut yang memisahkan kalian ? " ucap pendeta
" ya, saya bersedia. " Min hoo menatap ji won manis.
Mobil hyunbin melaju sangat cepat..
Bremmmmm...bremmmmmm....
" bersediakah engkau Kim ji won, menjadikan lee min hoo Raichand sebagai suami dikala Suka maupun duka dan hanya maut yang bisa memisahkan kalian ? " ujar pendeta.
Ji won menatap min hoo, " ya, saya bersedia.. " tersenyum.
Tiba di kediaman Raichand, Hyunbin berjalan ke arah rumahnya. tiba tiba dari belakang sebuah mobil putih menabraknya sehingga Hyunbin terpental dan terluka. sebelum dia sampai di dalam membatalkan pernikahan tersebut. dia pingsan..
" Selamat kalian sudah menjadi pasangan suami-istri yang sah. " semua orang bertepuk tangan memberikan selamat.
prokkkkk....prokkkkkkk
" Selamat sayang.. " Ujar ibu min hoo memeluk kim ji won. dia tersenyum menatap lee min hoo.
Skip
Malam pertama pernikahan..
Lee min hoo Raichand datang ke kamar yang didekorasi untuk pasangan yang baru menikah. Kim ji won duduk di ranjang dengan penutup wajahnya. Lee min hoo berjalan ke arahnya.
Lee min hoo berdiri di hadapannya, " saat kamu datang. saya telah menemukan alasan untuk hidup. kita berpisah untuk beberapa waktu, tapi kita bertemu lagi. " ujar Lee min hoo
" cinta membuatmu menjadi penyair, aku tidak tahu harus mulai dari mana. " duduk disebelahnya. tangannya menggengam gaun pernikahannya.
" haruskah saya berterima kasih kepada hati yang telah mengasihani saya atau hati yang tahu bahwa ini akan terjadi? " ji won melirik lee min hoo. Lee min hoo membuka penutup wajahnya.
__ADS_1
" sebuah perjalanan yang indah dimulai hari ini. mimpi yang selalu saya lihat. mulai hari ini hidupku adalah milikmu. dan mimpimu adalah milikku. saya akan mencoba yang terbaik untuk memenuhi impian itu. " lanjutnya sambil tersenyum. mengambil botol berisi wine anggur di meja.
" satu teguk.. bersulang untuk cinta kita. " tersenyum melirik ji won.
" apa yang terjadi ? kamu bahkan tidak tersenyum. " Lee min hoo meliriknya, tetapi dia memalingkan wajahnya. " Apakah saya mengatakan sesuatu yang salah ? " dia mendorong Lee min hoo ke ranjang, ji won berdiri dan pergi ke arah lain dekat meja buah. lee min hoo bingung.
Kim ji won mengambil pisau disana, dan tersenyum menyeringai. Lee min hoo menghampirinya dan memeluknya dari belakang.
Dia mendorong lee min hoo dan menempatkan pisau ke tenggorokannya.
" hidupku adalah milikmu. Bunuh aku jika kau mau. " ujar Lee min hoo menatapnya.
" Jika aku tidak mati, berarti kau tidak menginginkannya. " lanjutnya. min hoo memegang tangannya yang memegang pisau. Lalu, Min hoo mencium pipinya.
" beraninya kamu!!!!! " bentaknya. Lee min hoo menyeringai. Lalu, mencium pipinya lagi. ji won menempatkan pisau di leher min hoo.
" kamu mengatakan bahkan tidak akan menyentuh. Apa yang ingin kamu lakukan denganku ? " tanya ji won dengan tatapan tajam. min hoo memegang tangan ji won dan menariknya ke pelukannya.
" cinta, banyak cinta. ada banyak orang yang mencintai tetapi hanya sedikit yang bisa mati demi cinta. " ujarnya menatap ji won dan melepasnya. dia berbalik
" dan aku salah satu dari mereka yang akan hidup selamanya dengan cintamu " berbalik menatap ji won. ji won menatapnya tajam sambil memegang pisau di tangannya.
" LEE RACHEL RAICHAND...." ji won terkejut mendengarnya.
" Istriku tersayang..." lee min hoo tersenyum melihatnya. saling bertatapan...
Dia menjatuhkan pisaunya ke lantai.
" RACHEL ? " tanya ji won penasaran. menatap tajam. ji won menjatuhkan penutup wajahnya dan berjalan mendekati lee min hoo.
menatap tajam, dia membelai wajah min hoo dan menariknya.
" Jadi.. kamu tahu sebelumnya, kalau aku bukan Kim ji won. " ujarnya menatap lee min hoo.
" aku istrimu... " lanjutnya.
" RACHEL..." Min hoo mencium tangannya. kemudian, mereka berdua menyeringai.
Lee min hoo memeluknya erat dan istrinya merangkul leher min hoo dengan tangannya. mereka berdua tersenyum bersama.
sedangkan, kim ji won yang asli duduk di depan cermin di ruangan lain. dia sedang menatap cermin tersebut dengan gaun pernikahannya.
Mereka berdua tengah berbaring di tempat tidur dan tertawa lepas.
Lee min hoo menatap Rachel lembut dan membelai wajahnya.
" Kapanpun kamu mendekati saya, detak jantung saya berubah. saya tidak perlu mengenalimu dari wajahmu. tetapi, suara langkah kakimu, aromamu, dan sentuhanmu " ujar min hoo.
" saya tidak perlu mengenali kamu. aku adalah kamu dan kamu adalah aku. kita berdua sama dan kamu tidak menjadi cermin untuk mengenali dirimu sendiri. " lanjutnya. Rachel mendorong lee min hoo dan balik menatapnya.
" Saya terkesan. " ujarnya. membelai wajah min hoo.
" mereka mengatakan bahwa cinta mengubah seorang pria menjadi seorang penyair. "
__ADS_1
" Apakah itu ? " tanya min hoo. membelai wajah rachel dan tersenyum.
•
•
•
•
•
●•●
●
●
●
Ibu min hoo membuka kamar tersebut,
" Ji won.. " ujarnya. Ji won menatapnya.
" mengapa kamu belum berubah ? ayo berdiri. " Ibu min hoo memegang pundak ji won.
" kemari, dengarkan baik baik. Waktu itu hilang ketika perempuan biasa menunggu seperti ini. Tunggu saja seperti ini. " ujar ibunya.
" semuanya berjalan sangat tergesa-gesa. Lee min hoo mengetahui banyak tentang saya. tetapi, Saya belum tahu apa-apa tentangnya. " ujar ji won.
Di kamar pengantin
" Mengapa kamu membuang buang waktu denganku ? kamu seharusnya bersama Kim ji won sekarang. " ujar Rachel di pelukan lee min hoo. mereka tengah menikmati wine di tangan masing masing.
" setelah ini, ini akan menjadi malam pertama baginya. " lanjutnya mengoyangkan gelas wine miliknya.
" apakah kamu sedang bercanda atau mengetes saya ? " tanya lee min hoo.
" Lee min hoo raichand, hanya mencintai satu wanita. " ujar Min hoo serius.
" dia menikah dengannya dan itu adalah kamu. Aku menikah denganmu dan mengambil semua sumpah penyiangan. "
" sumpah terakhir mengatakan bahwa aku akan mencintaimu sampai maut memisahkan kita. " lanjutnya.
" baik, lalu bersulang untuk hidup. " ujar rachel.
" bersulang untukmu. " bersulang bersama. dan tersenyum.
Skip
" kamu akan tahu banyak tentang Lee min hoo segera. Dia adalah suamimu sekarang. tersenyumlah." ujar ibu min hoo, Ji won tersenyum.
Lee min hoo memeluk istrinya, Rachel. di kamar pengantin.
__ADS_1