" Saya Akan Mati Dalam Cinta Ini "

" Saya Akan Mati Dalam Cinta Ini "
Eps. 24


__ADS_3

perasaan rachel yang mengebu gebu, dia benar benar marah apa yang telah dilihatnya tadi.



" dengar.. maafkan aku.. aku minta maaf semua itu salah paham. Aku hanya terpengaruh dengan alkohol tadi.. aku benar benar minta maaf itu kesalahanku. " ucap min hoo menjelaskan


" kau tega melakukannya.. kau berani melakukannya dibelakangku.. aku akan membunuh wanita itu.. " bentak rachel marah


" tolong dengarkan aku.. ini termasuk rencana kita. Kau tidak ingin masuk penjara, bukan ? " rachel menggelengkan kepala.


" aku sudah merencanakan semua ini.. kau tenang saja. Aku tidak mencintainya rachel.. aku hanya mencintaimu.. " ucap min hoo lembut menenangkan istrinya.


" BOHONG!! "


" kau percaya padaku ? Sudah aku bilang .. aku hanya mencintai satu wanita di dunia ini dan itu adalah kamu.. istriku tersayang.. Lee rachel Raichand.. aku tidak akan melakukannya jika itu bukan rencana yang aku buat.. "


" aku sudah mendapatkan bukti penting darinya.. "


.


.


.


.


.


.


2 jam yang lalu..


Ketika mereka berdua melakukan adegan panas, mereka pun merasa lelah. Ji won tidur bersender di dada lee min hoo. Dengan kesempatan itu, lee min hoo mencabut salah satu rambut ji won untuk dijadikan barang bukti selanjutnya..


Kemudian, ia menyimpannya di sebuah kantong.. dan memeluk ji won kembali..


" aku mencintaimu, lee min hoo.. " lirih ji won..


" aku juga mencintaimu... " lirih min hoo dengan mengecup kening jinwon.


.


.


.


.


.


Sekarang


" kau mengerti itu ? " ucap min hoo..


Rachel memeluk lee min hoo, " jangan pernah kau melakukan hal itu lagi. Aku akan marah.. dan aku tidak akan mengenalimu bahwa kau adalah cintaku.. aku akan membunuh siapa saja yang berhianat kepadaku.. " ucap rachel panjang lebar..

__ADS_1


" baiklah.. aku berjanji.. " di akhiri dengan sebuah ciuman romantis..


.


.


.


.


.


Keesokan paginya..



Wajah cantik kim ji won yang sangat mempesona bangun dari tempat tidurnya..


" Hoammmm.... " merengangkan semua otot ototnya..


" selamat pagi.. " ucap lee min hoo


" pagi... " jawab ji won.


Lee min hoo membawa sarapan untuk kim ji won, " maaf ya gosong.. " ucap min hoo..


" kau memasak sendiri ? " min hoo mengangguk.


" tidak apa.. ini akan enak jika dibuat dari tanganmu.. " ji won memakannya dengan berlahab.


" hemm.. baiklah.. " ji won selesai makan dan bersiap siap..


.


.


.


.


.



" kau sudah siap ? " tanya min hoo..ji won menganguk.


" baiklah.. ayo pergi.. " lee min hoo dan ji won pun pergi..


Dari arah belakang, seorang gadis menatap mereka berdua.. tatapannya sangat tajam



Mereka berjalan jalan dan tidak sengaja bertemu hyunbin..


" Kita bertemu lagi tuan raichand dan nyonya raichand.. " ucap hyunbin.

__ADS_1


" apa yang kau inginkan ? " tanya lee min hoo.


" sepertinya hari ini kalian akan pergi berjalan jalan..  apa bisa meminta waktu sebentar... "


" Nyonya raichand.. " melirik ji won dibelakang min hoo.


" tidak! Kami tidak ada waktu.. " tegas lee min hoo .


" benarkah ? Tetapi kemarin istri anda menawari saya untuk mengobrol sambil meminum teh.. " ucap hyunbin.. membuat ji won juga bingung.


" benar.. rachel kemarin bertemu dengannya.. " batin lee min hoo.


" maaf .. hari ini kami tidak ada waktu untuk mengobrol.. waktu kami terbatas dan kami buru buru.. " ucap min hoo.. lee min hoo mengajak ji won pergi..


" kau berbeda sekali hari ini nyonya raichand ... " langkah lee min hoo pun berhenti juga ji won dibelakangnya.


" apa maksudmu.. " ucap min ho..


" kemarin, kau terlihat berani dan sangat dingin. mengapa hari ini kau diam saja .. " ucap hyunbin lagi..


" sepertinya, anda memang penasaran dengan istri saya.. anda selalu saja mengusiknya dan menginterogasinya.. apa dia terlibat sesuatu ? " ucap min hoo..


" misalnya.. pembunuhan berantai .. " hyunbin terkejut dan ji won juga..


" hahahahah.. aku hanya bercanda. Pak, hari ini kami sibuk. Maaf tidak bisa mengobrol denganmu. Permisi... " ucap min hoo dan langsung pergi dengan ji won..


Hyunbin yang menatapnya, " benar benar berbeda.. seperti 2 kepribadian ganda satu wajah. " ucapnya menatap kepergian mereka berdua..


.


.


.


.


.


.


.


Padahal dia merasa bahwa dirinya tidak keluar sama sekali kemarin hanya berkeliling di hotel tersebut. Ji won melirik lee min hoo yang sedari tadi tenang..


" apa kau kemarin menemui pria tadi, min hoo ? " tanya ji won. Lee min hoo menatap ji won serius.


" tidak sama sekali.. kemarin aku ada urusan kerjaan . Apa kau keluar kemarin ? " ucap min hoo


" tidak.. aku berada di hotel. Tapi bagaimana bisa ia mengatakan bahwa kami bertemu kemarin... " ji won sungguh penasaran.


" apa kau akan terus memikirkannya ? Pria tadi hanya melaksanakan tugasnya.. dia hanya mengada ngada jika kau bertemu dengannya kemarin.. " ucap min hoo menjelaskan..


" sudah .  Jangan dipikirkan.. mari kita membeli sesuatu untuk orang rumah (oleh-oleh). " ucap min hoo..


Ji won pun percaya apa yang dikatakan lee min hoo, mungkin saja orang tadi hanya mengada ngada tentang dirinya karena sebelum menikah dengan lee min hoo orang tadi juga pernah bertanya kepadaku dan menahanku di sel..

__ADS_1


" waktu itu aku tidak berpikir panjang dan tidak tahu siapa yang menolongku.. " batin ji won..


__ADS_2