
di rumah sakit
" Pak, bagaimana keadaan anda ? " tanya asisten inspektur hyunbin.
hyunbin memegang kepalanya, " dimana aku ? " tanyanya.
" anda di rumah sakit pak, sudah 2 hari pingsan karena kejadian kecelakaan tempo hari. pak.. "
" jadi.. aku gagal membatalkan pernikahannya. sial... " batinya geram.
" apa ada informasi tentang keluarga Raichand ? " tanya hyunbin.
" sejauh ini.. tidak ada pak. sepertinya kita salah orang... bukan kim ji won pelakunya. " ucapnya.
" apa benar ? (berpikir) apa aku salah menangkap pelakunya.. " batin hyunbin.
" baiklah.. carilah informasi lebih lanjut. aku akan bergegas pulang hari ini. " ucap hyunbin.
" Baik pak! " memberi hormat lalu pergi.
.
.
.
skip
menunjukkan sesuatu ke ji won, " Nyonya Lee ji won raichand.. mau kah engkau pergi bersamaku untuk menikmati hari pernikahan kita ? " tanya Min hoo.
ji won pun mengangguk dan setuju.
" bersiap siaplah, malam ini kita berangkat.. " ujar lee min hoo. " baiklah.. " ucap ji won senang.
ji won pergi untuk menyiapkan barang barang yang akan ia bawa nanti. sedangkan lee min hoo menatapnya dari kejauhan.
" permainan akan segera dimulai.. " ucapnya sambil menyeringai.
di tempat lain..
drttttt....drt....
" Halo.. "
" kau dimana ? " ucap min hoo di dalam telepon.
" aku datang ketempat yang kau tujukan.. " ucap rachel
" baiklah akan kututup. aku akan menghubungimu lagi.. " ucap min hoo menutup telepon
.
.
.
Lee min hoo dan kim ji won juga sudaah bersiap untuk pergi.
" Ma, aku dan ji won pergi dulu.. " memeluk mamanya.
" mah, saya pergi dulu.. " memeluk mama raichand
" baiklah.. hati hati di jalan dan kalian bersenang senanglah.. " ucap mama Raichand.
" Hati hati dijalan nak.. " ucap tuan Raichand.
__ADS_1
" iya pah.. kami berangkat dulu.. "
" Kakak... " adik min hoo yang memanggil kakaknya.
" jaga diri kakak dan kakak ipar. kami menunggu kembalinya kalian segera.. " ucap mira
" dan jangan lupa bawa hasilnya juga... hehehe " ucap steven menggoda kakaknya.
" tentu saja " membuat ji won merasa malu.
" kita pergi dulu.. " ucap min ho
" hati hati dijalan.. "
setelah berpamitan dengan keluargnya, min hoo dan jinwon masuk ke dalam mobil. sepanjang perjalanan ji won terlihat diam dan tidak berkata apa apa.
" Apa kau baik baik saja ? " tanya lee min hoo.
" ah.. tidak. aku hanya.. " lee min hoo memegang tangan jinwon untuk menenangkannya. " semua akan baik baik saja.. percayalah kepadaku. " ucap min hoo serius.
Lee ji won pun mengangguk..
.
.
.
rachel memerhatikan gadis disebelahnya yang seperti mengejeknya, saat bertelepon dengan lee minho.
rachel berjalan ke arah gadis tersebut sambil memasang wajah ketidakkesukaan.
gadis itu menoleh dan berkata, " Maaf.. saya orang amerika.. (bahasa inggris) " ucap gadis itu yang akan pergi.
" jika anda orang amerika, mengapa saat saya memanggil anda, anda menoleh. jika iya maka anda tidak akan menoleh dan meminta maaf.. (bahasa inggris) " ucapnya sambil sinis.
gadis itu terkejut, benar apa yang dikatakan rachel.
rachel mendekat, " apa kau mengenal saya ? " tanyanya.
" tidak.. mengapa aku harus mengenalmu . " ucap gadis itu ketus.
Rachel menyeringai, " jika anda tahu, kau tidak akan berdiri disini dan berbicara seperti itu kepadaku. " ucap rachel dingin. membuat gadis itu bertanya tanya apa yang dibicarakannya.
" Heii!! apa yang kau bicarakan .. ha.. apa kau pikir aku takut kepadamu.. gadis sok kaya! " ucap gadis itu tanpa keraguan sedikitpun.
rachel lagi lagi menyeringai, wajahnya berubah dan auranya sangat gelap sekarang. " jika kau ingin tahu.. ikutlah denganku.. akan kuberitahu sesuatu.. " ucapnya sambil tersenyum.
senyuman yang memiliki banyak makna..
rachel menarik lengan gadis itu pergi..
.
.
.
skip
di dalam mobil
__ADS_1
" apa masih jauh ? " tanya ji won
" tidak, sebentar lagi kita sampai.. " ucap min hoo.
akhirnya mereka berdua sampai di penginapan bulan madu mereka.
seorang pegawai disana menghampiri datangnya tuan lee min hoo dan nyonya ji won untuk membawa bawaan mereka ke kamar yang mereka pesan.
" silahkan tuan dan nyonya.. " ucap pegawai itu.
" apa kau sudah menyiapkannya.. " tanya min hoo pelan pelan ke manager hotel tersebut. " sudah semua, tuan. anda tidak perlu khawatir. kami sudah menyiapakan apa yang diperintah oleh anda.. " ujar manager itu.
" emm.. baiklah.. " lee min hoo puas atas kerja mereka. tidak sia sia untuk membayar mahal agar membuat istrinya ji won senang.
mereka berdua menaiki lift..
lantai 3
kamar 3210
sampai di kamar, " selamat beristirahat, nyonya dan tuan. kami pergi dulu.. " ucap pegawai itu pergi
min hoo membawa kopernya ke dalam kamar diikuti ji won dibelakangnya.
sungguh mewah dan indah, ada TV besar, kasur dan sprei yang lembut, kamar mandi yang besar dan bersih. pantas saja, mereka membayar mahal dengan hasil yang memuaskan.
mereka juga bisa melihat pemandangan luar dari koridor ruangan tersebut. tampak jelas dan indah jika dilihat dari atas sana.
" Kau pasti lelah, istirahatlah.. aku akan merapikan barang barang kita. " ujar lee min hoo.
ji won berjalan ke arah min ho, dan menarik kopernya. " tidak perlu, aku yang akan melakukannya. anda istirahat saja.. " ucap ji won memaksa.
" emm.. kalau begitu. aku akan keluar sebentar ada sedikit urusan yang aku harus urus. tidak apa kan jika aku meninggalkanmu sebentar ? " ji won menggelengkan kepala.
" hemm.. tidak apa. pergilah.. aku akan merapikan barang barang ini. " ucap ji won polos.
" baiklah.. istriku. jika ada apa apa telepon saja aku ya.. aku pergi dulu. " anggukan ji won dan lee min hoo pun keluar dari kamar tersebut.
" tuhan.. kau memberikan pria yang baik dan pengertian sepertinya. haruskah saya bersyukur.. " ucap ji won.
langkahnya sangat cepat..
lee min hoo sampai diruangan khusus yang dipesan olehnya. dia membukanya dan masuk kedalam..
" Sayang... " lirihnya
gadis itu tersenyum dan berjalan ke arahnya.
gadis itu mencium pipi lee min hoo lembut, dibalas dengan sebuah kecupan lembut.
"aku merindukanmu.. " ucap gadis itu.
" duduklah.. " min hoo mempersilahkan istri sahnya untuk duduk.
" aku menghubungimu sejak tadi.. dari mana saja ? " tanya lee min hoo. rachel tersenyum dan merangkul lengan min hoo mesra.
" sayangg.. maafkan aku. aku ada urusan sebentar lagi. " ucap lee min hoo
" apa yang kau maksudkan ? "
lee min hoo meningat sesuatu, " kau tidak melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan, bukan ? " tanya min hoo lagi.
" maksudmu.. "
" MEMBUNUH.. " ucap lee min hoo. rachel menghela napas panjang.. " tentu saja tidak sayang... " ucap rachel jujur.. lee min hoo pun sedikit khawatir pasal istrinya ini. karena tidak bisa mengendalikan emosionalnya yang tinggi. jika ada orang yang salah berbicara dengannya atau orang yang tidak ia sukai, dia pasti akan dibunuhnya.
lee min hoo mengelus puncak rambut rachel.
__ADS_1
lee min hoo berpikir langkah apa yang akan ia lakukan bersama kim ji won.