
MAKAN MALAM Di restoran
" kau tampak cantik hari ini, " ucap min hoo memuji sang istri.
" terima kasih.. " ucap ji won sambil malu malu.
" senang sekali, jika dipuji seperti itu.. " batin lee min hoo. " semakin cepat aku mendapatakan hatinya.. " batinya lagi.
Mereka memakan hidangan yang mereka pesan
Steak tanderloin, spageti, kentang goreng, jus, dan hidangan menutup roti manis.
" kau menyukainya ? " tanya min hoo.
" iya.. aku suka. " ucap ji won, " syukurlah.. aku kira kau tidak menyukainya.. beritahu aku jika kau ingin sesuatu. " ucap min hoo perhatian.
" tidak.. ini sudah lebih cukup bagiku.. terima kasih. " ucap ji won..
" suami istri tidak perlu berterima kasih. Terpenting saling memahami dan saling mempercayai. " ucapnya membuat ji won tersentuh.
Dia ingat, ketika fero meninggalkannya tanpa mengetahui perasaan yang dia alaminya. Hatinya sungguh hancur sehancurnya tidak ada lagi orang yang dipercaya olehnya. Sosok lee min hoo telah mengobati luka dalam ji won perlahan dan Sekarang, ji won mencoba memahami langkah suaminya ini. Min hoo tidak hanya baik tetapi dia juga sungguh mencintainya dengan tulus.
" apa aku harus membuka hatiku lagi untuk seseorang ? " tanya hati ke hati ji won.
" aku tidak akan meninggalkanmu dan menghianatimu.. aku sangat tulus mencintaimu.. ji won.. " sontak ji won dibuatnya terkejut, lee min hoo seperti membaca isi pikirannya dan hatinya.
" aku... "
" aku tahu apa yang kau pikirkan.. tidak usah terburu buru, kita jalani saja dengan perlahan. Aku akan menunggumu.. jika kau tidak merasa bahagia denganku, kau bisa meninggalkanku. Aku akan menerimanya.. " ucap lee min hoo dengan senyum.
Membuat ji won tidak tega melihatnya, " hatinya sungguh sangat baik dan tulus. Apa yang harus aku lakukan ? " batin ji won.
__ADS_1
Berita hari ini..
(Breaking news)
Ditemukan seorang wanita muda berusia sekitar 20 tahun an. Tergeletak di tempat sampah, dengan wajah penuh darah dan dinyatakan sudah meninggal. Identitas dari wanita tersebut belum ditemukan karena tidak terdapat ktp atau barang mengenai wanita tersebut. Apakah membunuhan kali ini termasuk pembunuhan berantai yang sedang viral tersebut... bla bla bla
Ji won seketika ketakutan, lee min hoo pun juga terkejut. " kau baik baik saja ? " ji won mengangguk.
" aku hanya takut dengan darah..itu sangat mengerikan. Bagaimana bisa gadis itu meninggal.. apa dia dibunuh ? " ucap ji won.
Lee min hoo menenangkan, " aku juga tidak tahu. Kau tenang saja.. kita aman disini. " ujar min hoo.
" apa yang dilakukannya... " batin min hoo memikirkan sosok yang dingatnya.
Rachel yang mengetahui keberadaan min hoo dikamarnya terkejut, " sayang... apa yang kau lakukan disini ? " tanya rachel lembut.
" apa yang telah kau lakukan .. " ucap lee min hoo.
" apa maksudmu.. " ucap rachel tidak tahu.
" jawab aku rachel.. apa yang telah kau lakukan di luar sana... " tanya min hoo sedikit keras.
" aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan, sejak tadi aku didalam kamar.. " ucap rachel.
" apa kau mencoba menyembunyikan sesuatu dariku ? " tnaya min hoo
" apa yang ingin kau katakan.. aku tidak mengerti apa maksudmu... " ucap rachel agak kesal
" apa kau tidak ingin memberitahuku.. "
__ADS_1
" apa maksudmu.. jangan menginterogasiku. Min hoo.. " ucap rachel
Lee mun hoo menyalakan TV ruangan tersebut, terlihat siaran berita yang mengenai pembunuhan seorang gadis asal korea tadi.
" apa kau yang telah melakukannya ? " tanya lee min hoo lagi. Rachel geram..
" Benar! " min ho menghela napas berat.
" aku pikir gadis itu harus diberi pelajaran karena telah mengejekku, aku tidak menyukainya... " lee min hoo berdiri dan memegang pundak rachel kuat.
" APA KAU HARUS MELAKUKANNYA !! APA KAU HARUS MEMBUNUHNYA.. KARENA DIA MENGEJEKMU.. APA KAU TIDAK BISA MENGENDELIKAN EMOSIONALMU ITU!! " rachel meringis kesakitan.
Lee min hoo melepaskan tangannya dan melempar vas ke dinding sampai pecah.
" tidak ada yang tahu jika aku membunuhnya... aku telah membakar identitasnya. Sehingga, tidak ada satupun yang mengenalinya.. " ucap rachel
" apa itu cukup ? " tanya min hoo
" kau tahu apa yang kau lakukan.. aku membuat rencana agar sidik jarimu yang tertinggal waktu itu di alihkan ke ji won! Wadah rokok yang kau gunakan untuk membunuh pria tersebut terdapat sidik jarimu.. apa kau tahu itu.. " rachel seduh menatap min hoo..
" aku sudah merencanakannya dari awal.. sangat sulit untuk membuat ji won senang dan percaya kepadaku. Tapi apa yang kau lakukan.. " bentak min hoo.
" maafkan aku.. aku tidak bisa mengendalikan emosiku.. " memeluk lee min hoo.
Min hoo menghela napas berat, rencana yang ia buat belum terlaksana, malah ada masalah yang datang lagi. Yang tak lain dibuat oleh istrinya sendiri. SIAL..
" tetaplah dia disini.. sampai aku menghubungimu.. apa kau mengerti.. aku akan mengurusnya. " rachel mengangguk bertanda mengerti.
Lee min hoo pun bergegas pergi menghampiri ji won yang ditinggalnya di restoran tadi.
__ADS_1