
Kim ji won di dalam mobil taksi, " tidak perlu khawatir. Saya akan menangani semuanya. " ucapnya menelepon seseorang.
" Saya akan pergi dan berbicara dengannya. Jika dia tidak bertemu atau tidak setuju, saya akan membutuhkan bantuan kamu. "
" Saya pikir kita berdua harus melakukannya bersama. " lanjutnya di dalam telepon.
di kediaman Lee min hoo
semua keluarga sedang makan siang. " Kakak, bagaimana bisa jatuh cinta kepadanya ? " tanya Mira. " apa maksudmu, Kak minho bisa kapanpun jatuh cinta kepada siapapun. " ujar steven.
" Kalian ini, aku juga tidak tahu. sejak pertama kali bertemu dengannya, aku sudah menyukainya dia gadis yang sangat ramah dan sederhana. siapapun bisa menyukainya. " ujar lee min hoo memuji kim ji won.
" itu benar, Kim ji won memang gadis yang baik dan cantik. " ujar Ibunya. " Emm.. jika dia gadis cantik, bukankah seharusnya dia memiliki kekasih ?? " ucapan Mira membuat Lee min hoo terdiam.
" Hei!! hei!! sudah sudah. jangan menggoda kakak mu. " Mira meminta maaf atas apa yang dia katakan.
Drrtttt.....drtttttt.....tttttt
teleponnya berdering dan menggeser layar hijau.
" Halo! kami baru saja membicarakanmu. " ucapnya dalam telepon.
" Apa ini ? mengapa kamu mengirim ibumu kesana. mengapa kamu tidak meminta ijin dariku ? " ucap ji won di dalam mobil.
" ini adalah hidupku. mereka membahas soal pernikahan. " lanjut Ji won di telepon.
" okay, aku sungguh minta maaf. saya membuatmu khawatir. aku akan datang kesana. "
" aku siap datang, katakan. dimana saya harus datang? " lanjut lee min hoo.
" datanglah ke titik matahari terbenam. aku akan kesana. " ucap Ji won. " baiklah, kenapa kau tidak datang kemari ? keluargaku sedang makan bersama dan mereka ingin bertemu denganmu. "
" ah..tidak tidak. aku tidak ingin datang kesana. "
__ADS_1
" datanglah kemari, aku sedang sibuk sesuatu. saya tidak bisa datang kesana. jika ingin bertemu datanglah kemari, tolong. "
" okay..okay.. aku akan datang kesana. "
" baiklah, terima kasih. " menutup telepon. lee min hoo tersenyum.
.
.
.
.
.
.
beberapa menit kemudian, Kim ji won datang ke rumah. Ibu lee min hoo menyambut kedatangan ji won.
" Kakak ipar, Kamu memang sangat cantik, rambutmu sangat lembut. " ujar Mira. Kim ji won pun tersenyum. " ini Mira, adik Min ho. " ujar ibu min hoo.
" Halo, kakak ipar. namaku Steven adik Kak Min ho. " Kim ji won menjabat tangannya.
" Ji won, itu ayah. " ayah min ho memberi salam.
" aku Lee Bo min Raichand. salam kenal. jadi, ini gadis yang kau ceritakan kepadaku. " goda ayahnya. semua orang tertawa.
" aku ingin berbicara dengan Lee min hoo. " ucap ji won polos.
" baiklah, kalian berbicaralah. kami akan pergi. " semua orang pergi meninggalkan mereka berdua.
Kim ji won berkata ke Lee min hoo untuk duduk. " apa yang terjadi? " tanya min hoo
__ADS_1
" kamu tidak bertanya kepada saya sebelum mengirim proposal. " ucap Ji won kezal.
" aku minta maaf tapi kamu adalah gadis impianku. " ujar Lee min hoo menatap Ji won lembut.
" Sungguh ? apakah kamu benar mencintaiku ? " Lee min hoo mengangguk.
" Ya, saya sangat mencintaimu dan aku bisa melakukan apa saja untukmu. " ucapnya menatap Ji won manis.
" jika kamu bisa, tolong batalkan pernikahan ini. " Lee min hoo terkejut.
" membatalkan ? ji won, apa yang terjadi ? apa masalahnya ? " tanya lee min hoo.
" masalahnya adalah bahwa aku tidak bisa menikahimu. aku tidak bisa memberitahumu alasannya. " ujar Ji won menjelaskan sambil berjalan ke arah lain.
" aku tahu kamu akan merasa sedih, kamu akan berterima kasih kepada saya suatu hari karena menyelamatkan kamu dari pasangan hidup yang salah. " Lee min hoo memegang tangan ji won, " Ji won, tunggu.... "
" Min hoo, Maaf tapi aku tidak bisa dengan pernikahan ini. kamu sangat kaya dan aku tidak bisa tinggal disini. "
" Lalu, bagaimana caraku untuk menjelaskan kepada mereka ? " tanya Min hoo. " Semua orang akan mengerti. "
" Min hoo, kamu akan menemukan gadis lain yang lebih baik. Tolong cobalah mengerti, Cinta ini hanyalah satu sisi. " Lee min hoo merasa frustasi. " aku akan membuatmu bahagia. "
" Tolonglah mengerti!! aku tidak menginginkan itu. " bentak Ji won, Lee min hoo menghela napas.
" okey, jika itu membuatmu bahagia. aku akan melakukannya. " Ji won tercengang dan ia berbalik. " Min hoo.. (tersenyum) aku sungguh berterima kasih, karena kamu bisa memahami saya. terima kasih banyak. " Kim ji won memeluk Lee min hoo erat. dia sangat bahagia.
Sebuah vas jatuh dengan tidak sengaja.
Kim ji won mengatakan maaf dan melangkah mundur dari pelukan itu. Lee min hoo tersenyum dan berkata, " untuk sesaat setidaknya kamu datang ke dekatku. "
" terima kasih atas pengertiannya. Maafkan saya karena telah menyakiti kamu. " ucap Kim Ji won. " kita bisa menjadi teman baik. " Mereka berjabat tangan.
__ADS_1
" aku akan memberitahumu mengapa aku mengatakan tidak untuk proposal ini. " Lee min hoo penasaran akan hal itu.