" Saya Akan Mati Dalam Cinta Ini "

" Saya Akan Mati Dalam Cinta Ini "
Eps. 8


__ADS_3

selanjutnya....


" Tetapi sebelum itu, aku harus pulang. " Lee min hoo mengangguk. Kim ji won pergi. min hoo menghentikan langkahnya.


" bolehkah aku mengantarmu pulang ? " Ji won menggelengkan kepala. " Tidak hari ini, lain kali saja. " ji won pun pergi dan min hoo menatapnya sedih.


Kim ji won berhenti di suatu tempat, dia memanggil (menelepon )seseorang . " semuanya baik sekarang, Lee min hoo sudah menyetujuinya. Kita akan melakukan apa yang kita rencanakan sebelumnya. " Ji won tersenyum.


Kim ji won masuk ke dalam Kafe. dia tengah asyik dan tertawa di dalam telepon. kemudian, datang seorang pelayan menyajikan pasta untuknya. " seseorang memesan pasta ini untukmu, Nona. saya tidak tahu siapa. " ujar pelayan itu lalu pergi.


" apakah ini min hoo ? dia tidak berhenti mengikutiku. bahkan sampai ke kafe. dan dia tahu makanan kesukaanku. " ujarnya. lalu, seseorang datang dari belakang menghampirinya. Kim ji won merasa ada yang mendekatinya. dia pun berbalik dan tercengang.


" Kau !! " ucapnya kepada orang itu.



" Ya, saya. aku tidak akan berhenti mengikutimu seperti yang dilakukan Lee min hoo. Aku tahu benar apa yang kamu suka dan tidak kamu suka. " ji won menatapnya tajam. Lalu Ji won tersenyum bersama lelaki itu.


" itu mengapa saya sangat mencintaimu. " ujar Ji won tersenyum . " Fero... " lanjutnya.


" tentu saja " mereka tersenyum dan saling berpelukan.


" kamu tahu apa .. Aku merasa lee min hoo akan melakukan sesuatu. " ujar fero. " jika dia melakukannya, aku akan membunuhnya. " Ji win tertawa. dia memeluk fero kembali.


" I love u, Fero " Fero memeluk Ji won.


" I love u , too. " mereka tidak tahu kalau seseorang menatap mereka berdua dari luar jendela. dia merasa linglung dan sedih.


" itu mengapa, alasannya kau menolak pernikahan ini. " batin Lee min hoo dan berlalu pergi. Kim ji won melirik ke jendela. " ada apa ji won ? mengapa kau tiba tiba melihat kesana. " ji won menggelengkan kepala. " tidak ada, Ayo duduk. " mereka duduk bersama dan memesan makanan.


" Apakah kamu tahu apa yang saya rasakan? " tanya Ji won.


" aku tahu. aku sangat mencintaimu. " Fero memberinya bunga mawar. " ngomong - ngomong, Lee min hoo benar-benar sangat tampan. " Kim ji won sangat terkejut. " bagaimana kamu mengenalnya? "


.

__ADS_1


.


.


.


.


di sisi lain...


Lee min hoo berdiri mendekati tebing jurang di bawahnya air mengalir sangat deras. dia ingat Kim ji won selalu menjauh darinya. Dia ingat dia memeluk Fero. Lee min hoo benar benar sedih mengetahui ini.


Di kafe..


Fero berkata, "dia adalah pesaing saya. Banyak gadis menyukainya, tetapi kenapa kamu tidak menyukainya ? " tanya Fero.


" Tuan Park Fero aldrick, kamu ingin saya memberikan tempatmu ke Lee min hoo raichand ?? " jawab ji won dengan tatapan tajam. dan mengangkat garpu ke arah Fero.


" saya berharap, kamu tidak menghianati saya. kamu tahu apa, saya membenci penghianat. " Fero pun tertawa.


" tenang..tenang "


" jangan pernah berpikir begitu atau aku akan mudah membunuhmu. karena cintaku atau seranganku keduanya akan menyakitkan. " menatap tajam dan memutar garpu.


" Sangat menyakitkan. " mereka berdua tertawa terbahak bahak.


Ji won memakan hidangannya. " serius, kamu tahu. apa yang akan kau lakukan jika Lee min hoo tidak berhenti mengikutimu dan mengingar janjinya ? " tanya Fero.


" jika lee min hoo berhianat tentang janjinya. di kamusku, aku tidak akan memaafkan penghianat. " ji won tersenyum. " okay..okay.. jika dia berhianat maka kamu akan (menusukkan garpu ke dadanya). " ucapnya sambil tertawa dan ji won juga ikut tertawa.


Di tebing.


" akan lebih baik jika kamu memberitahuku. "


Lee min hoo mendekati tepi tebing. Min hoo mengambil ponsel di dalam sakunya dan menelepon seseorang. " Kim, dengarkan saya baik baik. " ucap Min hoo.

__ADS_1


Kim ji won pulang. dia sedang melihat bibinya menerima telepon seseorang dan berkata, " Okay, sesuai keinginanmu. " menutup telepon. Lalu, Ji won mendekati bibinya itu. dia merasa sangat senang.


" Bibi, apa semuanya baik baik saja ? " tanya ji won. " ibu Min hoo meneleponku. " ji won tersenyum senang.


" apa yang dia katakan ? apakah dia membatalkan pernikahan ? " tanya ji won. bibinya terkejut seketika. Lalu, bibinya mengajak Ji won menari. seketika wajah senangnya berubah menjadi kekhawatiran.


" apa yang terjadi ? kenapa bibi begitu senang ? " bibinya menari nari. kemudian, suaminya datang. " Hey, apa yang terjadi ? "


" ada berita bagus, ibu min hoo menelepon. dia mengatakan bahwa kalian tidak akan menentukan tanggal pernikahan. jadi, kita harus memperbaikinya. " Ji won tersenyum.


" pernikahan akan dilakukan lusa. " ujar bibinya sangat bahagia. ji won terkejut mendengarnya. wajahnya berubah.


" mereka akan menyiapkan segalanya. " ujar bibinya.


Pamannya berkata, " mereka memang sangat kaya, tetapi ini adalah pernikahan satu-satunya saudara perempuan saya. "


" ji won, akan tinggal di dekat kita. Kita selalu bisa bertemu dengannya. " lanjutnya. ji won berpura pura tersenyum.


" Oh ya, aku sampai lupa, Ji won cepatlah bersiap. karena Lee min hoo Raichand akan menjemput kamu. " ji won tercengang.


" kata ibunya, lee min hoo akan mengajak kamu ke suatu tempat yang spesial. dengar, berdandalah dengan cantik. " ujar bibinya. Ji won pun pergi ke kamarnya. ji won sangat marah dia membanting pintu kamarnya.








__ADS_1



Skip


__ADS_2