2032 : Human Freedom

2032 : Human Freedom
Chapter 13 : Dendam Dunia


__ADS_3

Chapter 13 : Dendam Dunia


Kemarin adalah momen bahagia yaitu pernikahan anta Imlay Mikel Eversmann dengan Natashya Clara Edwards dan Fernanda dengan Frederica Salva Van Louis. Waktu berjalan dengan cepat dan momen pernikahan mereka menjadi berlalu. Sekarang kita akan fokus masuk ke Arc World War.


Pada Hari Senin 25 Maret 2032 di Gedung PBB, New York, Amerika Serikat.


Semua pemimpin dunia sedang mengadakan rapat dan rapat kali ini ada hal yang aneh karena Pemimpin Negara Indonesia tidak diundang dalam rapat ini karena Pemimpin Negara Amerika Serikat sedang merencanakan sesuatu kepada Indonesia nampaknya. Presiden Amerika Serikat bernama Nathan Philipss Rachel pun mulai berbicara.


“ Ladies and gentleman, we are all sitting here because we have something to discuss in this meeting "


Kemudian ada dua orang membawa sebuah buku ke dalam ruang rapat dan meletakkannya di tengah tengah yang dikelilingi oleh meja rapat. Dan buku itu berjudul " The Destruction Of World " yang ditulis oleh Jeffrey Colney. Presiden Amerika tersebut mulai menjelaskan tentang buku yang diletakkan oleh kedua orang tadi.


“ All of you take a good look at this book. The book is entitled The Destruction Of World written by Jeffrey Colney. It tells of an event that occurred in 2031 in which year many horrible creatures wanted to level our world. And the monster- monster came from Indonesia and someone was controlling them to destroy the world. And our job now is to destroy Indonesia to get our revenge. Who agress with this plan? "


Semua pemimpin Negara pun setuju untuk menyerang Indonesia dan sepakat untuk Tanggal 20 Juni 2032 untuk menyerang Indonesia besar- besaran dan Pasukan Aliansi tersebut dinamakan Soldiers Alliance World . Walaupun Pemimpin Indonesia tidak ikut serta dalam rapat tersebut tapi Pemimpin Indonesia tahu bahwa dunia sedang merencanakan Perang besar-besaran ke Indonesia.


Pesan dari Presiden pun juga sampai ke Markas Special Eagles dan semua Pasukan Indonesia bersumpah untuk menjaga Negara Indonesia sekuat mungkin dari Perang besar-besaran ke Indonesia.


Komandan Imlay juga mendengar kabar tersebut dan dia nampaknya mulai serius terhadap hal itu dan dia juga sedang berbicara dengan Fernanda.


Imlay : " Hadeh ada ada aja hari ini. Sepertinya aku dan kau akan membawa tugas yang berat sepertinya. Kita akan mati-matian mempertahankan Negara kita dari Invansi dunia besar-besaran. Jadi bagaimana tanggapan mu kali ini Nanda? "

__ADS_1


Fernanda : " Entahlah aku pun juga tidak terkejut sama sekali mereka akan melakukan hal ini kepada kita. Dan pada akhirnya kesalahan yang kita perbuat pasti ada balasannya seperti aku. Aku meratakan dunia ini dan bikin kesalahan yang sangat besar sekali dan mereka pasti ingin membalaskan dendam mereka dengan menyerang Indonesia secara besar-besaran "


Imlay : " Yah aku juga berpikiran seperti itu. Tapi, tenang saja dibawah arahan komandoku kita pasti akan menang "


Fernanda : " Yah aku akan menantikannya. Dan rencana dari ku dalam perang kali ini adalah kembangkan banyak pesawat tempur seperti Pesawat Tempurku CH-243 Force Pesawat tempur yang canggih dan itu akan membawa keuntungan besar bagi kita. Selama ini model dan bentuk Pesawat tempurku belum ada yang bentuknya sama sepertiku "


Imlay : " Baiklah aku suka kerja sama denganmu semoga kita menang dalam pertempuran kali ini. Walaupun bisa saja aku mati dalam pertempuran ini karena musuh akan mengincarku terlebih dahulu. Dan jika aku mati pasti Aliansi Dunia akan memanfatkan kelemahan tersebut dengan baik. "


Fernanda : " Kau tidak akan mati Imlay, aku tahu akan hal itu kalaupun kau mati aku akan ikut mati juga karena bagiku kau adalah sahabat sejatiku dan juga orang hebat yang seharusnya tidak mati duluan “


Imlay : " Yah semoga saja aku tidak mati dan kita berdua akan hidup terus sampai tua dan melihat cucu kita suatu hari nanti "


" Maafkan aku Imlay aku berbohong kepadamu tentang kau tidak akan mati dalam pertempuran besar ini. Sebenarnya kau akan mati Imlay bahkan namamu ada didalam daftar teratas sebagai orang yang akan dibunuh lebih dulu oleh Pasukan Aliansi karena kamu adalah orang yang berbahaya bagi mereka dan aku juga tidak akan bisa melindungimu aku juga akan melawan Euforian. Maafkan Aku Imlay, semoga kau bisa jaga diri baik-baik kau bukan manusia super lagi setelah ditinggalkan oleh White Dragon "


Cerita beralih ke Jepang....


Tepat di Kota Tokyo ada seseorang yang sedang berjalan di tengah keramaian dan tanpa disangka-sangka dia adalah Euforian Racensia Mavaransi dan banyak orang yang tidak menyadari keberadaan dia sehingga dia bergerak leluasa dengan bebas untuk mencari keberadaan orang yang sudah bikin kekacauan planetnya.


Fernanda juga mengetahui hal itu bahwa Euforian sudah berada di Bumi tepatnya di Jepang tapi dia tidak mau gegabah mengambil rencana yang sembrono, dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk bertarung dengan Euforian.


Cerita beralih ke Indonesia..

__ADS_1


Imlay yang sedang terbaring dikasur miliknya yang berada didalam kamarnya dan ia terlihat sedang memikirkan ingatan dulunya saat ia berpisah dengan White Dragon


White Dragon : " Kita berpisah disini Imlay aku sangat berbahagia dan menikmati hidup dengan mu Imlay selama 17 tahun. Aku harap kau jaga diri baik baik sampai hari itu tiba yang akan menentukan kau akan hidup lebih lama atau menyusulku. Selamat tinggal Imlay, dengan tidak adanya aku sudah jelas kau tidak punya kekuatan besar lagi dan kau akan menjadi manusia normal seutuhnya jika kau kena tembak saat perang bisa saja kau akan mati dengan cepat karena kau sudah kehilangan kekuatan regenarasi "


Imlay : " Jangan berkata seperti itu White Dragon! Jangan tinggalkan aku sendirian, jika kau pergi siapa yang akan menemani dan menjagaku?! "


Setelah itu cahaya kecil kecil menyelimuti White Dragon dan perlahan-lahan White Dragon menjadi cahaya kecil-kecil yang terbang ke atas langit...


Cerita berbalik ke Imlay yang sedang merenung sambil berbaring dikasur.


Imlay pun tidak percaya bahwa yang dia sudah anggap sahabat akhirnya meninggalkannya. Imlay pun nangis karena tidak sanggup untuk ditinggalkan oleh White Dragon karena ia menganggp White Dragon adalah pengganti Marc Brenet sahabat yang sudah mati dan kini Imlay merasa kesepian karena dua sahabat sejatinya sudah meninggalkannya . Marc Brenet yang melindungi Imlay dari serangan Bazoka dan White Dragon yang mengorbankan nyawanya untuk melawan Dewa Kegelapan.


" Aku ini memang benar-benar lemah walaupun aku meraih kemenangan tapi sahabat-sahabatku jadi tumbal untuk rencanaku. Kenapa?! Hah?! Kenapa?!. Andaikan saja aku bisa melindungi Marc pasti Marc tidak mati terkena serangan Bazoka.


Dan jika aku tau kalau mode terakhir yang dipakai oleh White Dragon itu akan membunuh nyawanya sendiri bukan aku pasti aku akan mencegahnya melakukan hal itu. Yah,sudahlah itu masa lalu tidak usah dipikirkan dan yang terpenting adalah bagaimana caranya aku memenangkan pertempuran melawan Aliansi Dunia " Ucap Imlay


Dan secara tidak sengaja Imlay pun tertidur di kasurnya..


To Be Continued.....


Chapter selanjutnya adalah Penentuan Komandan Aliansi Dunia

__ADS_1


__ADS_2