
Chapter 18 : Menusuk lebih dalam
Ada seseorang yang berdiri di Menara Tokyo dan dia adalah Euforian Racensia Mavaransi.
" Keindahan lampu lampu yang menerangi malam yang gelap disetiap gedung. Itulah hal yang kubenci disaat planetku hancur lebur tapi diplanet ini semua manusia hidup sangat damai, tentram, aman dan bahagia bahkan sekarang para manusia saling berperang. Manusia itu sangat bodoh sekali ya? .Tindakan yang tidak bisa dimaafkan! Aku akan menghancurkan negara ini! " Kata Rachen dengan marah dan berubah menjadi Monster ekor 100 dengan tinggi 30 meter.
" Argghhh lari ada monster!! "
" Ayo kalian semua cepatlah lari! "
" Tolong! Tolong kami! "
Semua Warga Jepang berlari dengan keadaan panik dan bahkan ada yang tertimpa bangunan dan juga kena injek monster ekor 100. Api berkobar dimana-mana seluruh bangunan hancur. Para Militer dan polisi juga dikerahkan untuk melawan monster ekor 100 tapi semuanya itu tidak ada hasilnya semuanya berhasil dikalahkan. Monster ekor 100 pun mengeluarkan serangan yang berbentuk sebuah bola besar dan mulai menembakkan ke kota sekitarnya dan " Duaarrr!! " Negara Jepang langsung hancur sungguh naas sekali banyak penduduk yang tidak terselamatkan.
Sementara itu di rumah Fernanda....
Fernanda yang sedang menulis sesuatu diruang kerjanya tiba-tiba dikejutkan secangkir gelas air putih di meja kerjanya jatuh dengan sendirinya dan saat dia ingin mengambil serpihan gelas tersebut tiba-tiba dia melihat Monster ekor 100 sedang bikin kehancuran di suatu negara.
Fernanda : " Apa itu tadi barusan? Apa jangan jangan dia sudah mulai bergerak dan menampakkan jati dirinya?! Ini benar-benar buruk! Aku harus berbicara dengan Dark Lugiel "
Dark Lugiel : " Ada apa memanggilku? "
Fernanda : " Apakah si monster ekor 100 sudah bangkit? "
Dark lugiel : " Kau kan lihat sendiri berarti dia sudah bangkit dan sedang menghancurkan Negara Jepang "
Fernanda : " Kenapa ini bisa terjadi? Aku harus menghentikannya segera "
Dark lugiel : " Jangan! belum waktunya kita tunggu hari itu saja "
Fernanda : " Ya hari itu kapan aku harus menghentikan dia sebelum dia berbuat kehancuran lagi "
Dark lugiel : " Tidak akan dia tidak akan seperti itu. Yang terpenting kamu harus fokus dengan perang mu melawan Pasukan Aliansi terlebih dahulu. Si Neonex hanya memancing perhatian saja agar kita ikut keluar juga "
Fernanda : " Yasudah aku ikuti saranmu itu. Sial! "
Berpindah ke Jepang....
" Hmm sepertinya dia tidak keluar ya? Mungkin dia sudah tahu kalau aku melakukan ini hanya untuk memancing perhatiannya. Yah, tidak masalah lagipula ini baru dimulai juga. Jika kita bertemu aku pastikan kau mati dengan kondisi mengenaskan hahahahah!! Aku tunggu pertemuanmu wahai dewa kegelapan " Tawa Rachen yang kejam
Keesokan paginya...
__ADS_1
Fernanda mengunjungi ruangan Imlay karena Imlay memanggilnya untuk hal yang genting.
Fernanda : " Permisi, Imlay. Ada apa memanggil saya? "
Imlay : " Hal yang gawat terjadi kepada Negara Jepang. Negara tersebut hancur lebur tanpa sisa bahkan kata Laksamana Makoto kekuatan militer sudah kehilangan sebesar 60% itu berarti pasukan yang selamat melarikan diri dan sudah berada disini. Ini kondisi yang sangat gawat sekali "
Fernanda : " Itu disebabkan oleh seseorang yang sengaja menghancurkan dengan kekuatannya. Dia adalah Euforian atau si Neonex monster ekor 100. Aku yakin dia masih ada disana. Tolong izinkan aku dengan armadaku untuk berangkat ke Jepang untuk menyelamatkan warga yang selamat dan sekaligus menangkap dia "
Imlay : " Fer?. Hmm, Baiklah aku izinkan kamu dengan armadamu untuk berangkat tapi tolonglah kembali untuk hidup hidup! "
Fernanda : " Tenang saja Imlay "
Armada Fernanda pun berangkat ke Jepang dengan kecepatan penuh. Pesawat Induk milik Fernanda sendiri bernama CH-243 Force. Kemudian, Imlay menelpon Salva dan memberitahukan bahwa Fernanda sedang ada misi ke Jepang untuk menyelamatkan warga dan meminta tolong kepada Salva untuk tidak khawatir berlebihan.
2 Jam kemudian Armada Fernanda berhasil tiba di Jepang dan mereka sekarang berada di arah selatan pulau Jepang tepat dekat dengan Kota Nagasaki tepatnya.
Fernanda : " Lao! Perintahkan untuk semua helikopter dan jet tempur untuk bersiap-siap karena mereka akan dilepas oleh pesawat induk kita. Segera lakukan! "
Lao : " Baik Komandan "
Helikopter yang berisi pasukan sudah siap untuk diterbangkan dan dua perwira jet tempur masih hidup yaitu Sersan Sheera Scherevko dan Lettu James Ricardo Rulli juga ikut untuk membimbing para pasukan jet tempur yang baru.
James : " Sudah jangan seperti ku misi kita kali ini adalah melindungi para helikopter selama mereka masih mencari korban agar mewanti-wanti kehadiran musuh didalam kondisi yang sempit ini "
Sheera : " Kau sama sekali tidak peka terhadap keadaan James "
Armada Fernanda juga sambil menyiramkan air untuk memadamkan api dari pesawat induk. Tapi selama 1 jam melakukan pencarian warga yang masih selamat tidak ditemukan sama sekali cuma ada tiga orang yaitu ibu, seorang anak dan seorang kakek tua. Dan bagian terpenting baru saja dimulai Sersan Fernanda menyadari sesuatu yang janggal.
Fernanda : " Apa ini? "
Lao : " Ada apa komandan? "
Fernanda : " Aku menyadari hal yang janggal. Cepat beritahukan seluruh pilot helikopter dan jet tempur untuk balik ke pangkalan segera sebelum terlambat! "
Lao : " Baik "
Perintah untuk balik ke pesawat induk sudah disebarkan dan semua pilot memutar balik untuk balik ke pesawat induk masing-masing.
Sheera : " Ada apa ini? Tiba-tiba komandan menyuruh kita untuk balik ke pesawat induk? "
James : " Mungkin ada sesuatu yang tak terduga ingatlah komandan kita itu bisa melihat masa depan barangkali ada sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi "
__ADS_1
Sheera : " Yah mungkin saja yang terpenting kita harus balik ke pesawat induk terlebih dahulu "
Semua helikopter dan pesawat jet tempur balik ke pesawat induk masing-masing..
Lao : " Perintah sudah dilaksanakan semua dengan baik. Sekarang apa yang harus kita lakukan komandan? "
Fernanda : " Langkah selanjutnya adalah untuk memerintahkan seluruh armada untuk memutar balik dan menuju ke Nagasaki untuk menunggu disana dan tinggalkan pesawat induk ini kita ada misi khusus "
Lao : " Apa itu misinya? "
Fernanda : " Bawa aku ke Menara Tokyo sepertinya ada seseorang yang sudah menungguku! "
Lao : " Baik Komandan siap dilaksanakan "
Seluruh Armada pun memutar balik arah dan menuju ke Kota Nagasaki dan meninggalkan Pesawat Induk CH-243 Force. Dan Pesawat Induk CH-243 Force maju terus untuk mendekati Menara Tokyo....
Lao : " Komandan, kita telah menemukan Menara Tokyo "
Fernanda : " Baik, sekarang tembakkin menara tersebut sampai hancur kita akan memancing dia untuk keluar "
Lao : " Baik "
Pesawat Induk CH-243 Force menembaki menara tersebut dengan rudal dan akhirnya menara tersebut pun berhasil runtuh. Dan kemudian tiba-tiba saja monster ekor 100 atau Neonex muncul dan berteriak dengan keras...
Fernanda : " Akhirnya kau muncul juga Euforian. Lao aku serahkan kepimpinan Armada sementara untukmu aku akan bertarung dengan makhluk tersebut "
Lao : " Baik dimengerti "
Fernanda : " Jangan beritahukan hal ini kepada istriku sampai dia bertanya kepadamu. Aku sudah menyerahkan kepimpinan armada kepadamu untuk kedua kalinya jadi aku mohon kepadamu untuk membawa seluruh pasukan hidup-hidup ke tanah air "
Lao : " Tenang saja komandan aku akan melakukannya dengan baik "
Fernanda : " Kerja bagus Lao "
Fernanda pun terjun dari pesawat dan berubah menjadi Dewa Kegelapan dengan ukuran setinggi 32 meter. Lettu John Lao yang melihatnya dan berkata " Kembalilah hidup-hidup komandan aku percayakan semuanya kepadamu " dan Pesawat Induk CH-243 Force pergi menghindari pertarungan Dewa Kegelapan dengan Neonex.
Dewa Kegelapan : " Jadi, apa yang akan kita lakukan sekarang Euforian? "
To Be Continued.....
Chapter selanjutnya adalah Kebencian yang menyelimuti dalam tubuh
__ADS_1