2032 : Human Freedom

2032 : Human Freedom
Chapter 9 : Pertempuran Hiroshima


__ADS_3

Chapter 9 : Pertempuran Hiroshima


Anak anak tersebut sudah berada di medan tempur dan diarah barat sana banyak pasukan robot yang sedang berkumpul


Scene berpindah kedalam pesawat...


Lao :" Turunkan robotnya sekarang juga! "


" Baik Kapten "


Robot Jine Six pun berhasil diturunkan .


Alibi :" Komandan bukankah itu robot tempur milik kita komandan? Tapi kenapa pada ada di tangan mereka "


Hikari :" Kita akan menyerang mereka habis habisan dan memberikan pelajaran yang berharga kepada mereka karena sudah mengambil barang milik orang lain tanpa izin hahaha!! "


Alibi :" Betul komandan "


Hikari :" Semua pasukan mulai menyerang musuh!! "


Semua robot pun mulai berlari dan ada yang terbang menuju anak anak tersebut.


Sementara itu pada anak anak tersebut berdiskusi tentang siapa yang menggerakkan robot tempur dan sudah diputuskan yang mengendalikan adalah Jerome.


Jerome :" Aku mohon bantuan kalian untuk menjalankan semu strategi yang sudah disusun oleh Kakak Fernanda "


" Siap Jerome tidak usah khawatir "


Tiba tiba datanglah seorang pria dengan berbaju militer menggunakan senjata laser dihadapan mereka dan dia adalah Komandan Fernanda


Jerome :" Jangan jangan?! Kak Fernanda "


Fernanda :" Maaf sudah membuat kalian menunggu mari kita mulai pestanya! "


John :" Yossh ayo kita semua serang para robot tersebut! "


" Ya! " Teriak semua teman teman John dengan semangat


Robot Jine Six mulai menembakkan beberapa roket kearah robot dan disisi lain pasukan robot tersebut maju terus tanpa henti.


Sementara itu didalam pesawat CH-243 Force.


Ada 3 pilot yang berjalan menuju pesawat tempur mereka masing-masing. Mereka adalah Lettu James Ricardo Ruli, Kapten Ali Hidayat, dan Sersan Sheera Scherevko. Mereka pun mulai masuk ke dalam pesawat mereka masing masing dan pesawat tempur mereka mulai terbang menuju ke medan tempur.


" Komandan kami telah mengirim tiga pesawat untuk menyerang pasukan robot dan mereka kini sedang menyerang mereka "


Lao :" Baguslah dengan rencana yang sudah disusun Sersan Fernanda berjalan lancer sekali tanpa ada halangan "


Scene berpindah ke pertempuran para pesawat tempur tersebut dalam menyerang pasukan robot.

__ADS_1


Ruli :" Bagaimana dengan kondisi kau Ali? "


Ali :" Sangat baik sekali. Tidak lama melakukan pemanasan dengan pesawat ini membuat tanganku sedikit bergetar "


Ruli :" Ku harap kita bisa memenangkan pertempuran ini dan pulang dengan selamat "


" Yosh kita lakukan sesuai rencana kita! "


Ketiga pesawat tempur tersebut memulai bentuk formasi dengan dua pesawat didepan dan satu pesawat milik Lettu Ruli berada dibelakangnya.


Mulailah ketiga pesawat tersebut mulai menembakkan rudal kea rah pasukan robot tersebut. Pertempuran tersebut berlangsung epik tapi salah satu pasukan robot tersebut mengunci pesawat milik Kapten Ali Hidayat dan pada akhirnya pesawat milik Kapten Ali Hidayat hancur.


Sheera :" Kapten! Sial! Kalian semua itu sangat brengsek sekali! "


Sheera pun membabi buta menembak semua roket dan laser kepada pasukan robot tersebut dan alhasil 500 pasukan berhasil ditembaki olehnya.


Ruli :" Sersan Sheera kita mundur terlebih dahulu untuk pengisian daya ulang peluru di Pesawat Induk CH-234 Force! "


Sheera :" Baik Lettu "


Pesawat tempur Sersan Sheera dan Lettu Ruli pun mundur ke Pesawat Induk CH-243 Force.


Sementara berada yang dibawah anak anak dan Fernanda saling menembakkan amunisi kepada pasukan robot tersebut sangking banyaknya mereka sangat kelelahan untuk menyerang mereka.


Jerome :" Hey kalian semua! "


Semuanya pun tertuju kepada Robot Jine Six


John :" Jangan jangan kau?! "


Kako :" Kakak?! "


Keysha :" Kau jangan melakukan yang tidak tidak Jerome! "


Jerome :" Sudah aku putuskan aku akan melindungi kalian semua karena kalian sangat berharga bagiku. Aku tidak mau begini terus hanya dilindungi dan menjadi seseorang yang menjadi pecundang. Dengan begini mungkin aku bisa mati lebih cepat sangat menyedihkan sekali ya "


Robot Jine Six pun langsung berlari dan mulailah menyerang secara membabi buta dan menghancurkan pasukan robot satu persatu.


Fernanda :" Ayo kita semua membantu serangan satu persatu untuk memudahkan Jerome membunuh pemimpinnya! "


John :" Ayo semuanya kita lakukan semua untuk membantu teman kita Jerome Wattkins untuk meraih kemenangan besar kita! "


" Yossha! "


Semuanya pun membantu Jerome untuk membangun serangan dari belakang untuk menciptakan ruangan gerak bebas bagi Jerome untuk menyerang langsung pemimpinnya.


Alibi :" Apa-apaan itu? Dia menyerang pasukan kita sangat membabi buta dan sepertinya dia berencana untuk memusnahkan kita terlebih dahulu komandan. Apa yang akan kita lakukan komandan? "


Hikari :" Biar aku saja yang tangani ini! "

__ADS_1


Alibi :" Komandan kau mau kemana? "


Hikari menuju ke dalam pesawatnya dan menuju ke sistem kendali robot


" Komandan? "


Hikari :" Semuanya fokuskan serangan kepada Robot Jine Six tersebut! "


" Baik Komandan "


Pesawat Hikari pun terbang dan menuju kearah Robot Jine Six. Dan Jerome yang mengendalikannya melihat bahwa pesawat induk musuh menuju dirinya.


Jerome :" Sial! Dia rupa rupanya berani melawanku. Yeh tidak masalah akan aku ladenin dia. Rhaaaaaa!! "


Jine Six pun berlari menuju pesawat induk Hikari dan Jine Six memegang kaki pesawat tersebut dan melemparkannya ke tepi danau. Jine Six pun langsung menembakkan serangan terhebatnya ke bagian perut pesawat dan Booommmmmmmmm!! terbentuklah sebuah lubang di perut pesawat tersebut.


Hikari :" Dasar kau bedebah berani beraninya kau melawanku! "


Jine Six langsung mengangkat Pesawat Hikari ke atas dan melemparkannya lagi ke bawah. Jine Six memutuskan kaki pesawat tersebut dan menusukkannya ke bagian inti pesawat dan " Dugarrrrr!! " pesawat tersebut meledak dan Hikari juga berhasil kabur melalui transmisi.


Alibi :" Komandan kau tidak apa apa? Lihatlah dia! Jine Six bener bener melindungi manusia manusia itu "


Hikari :" Tidak lama lagi kita akan memenangkan pertempuran ini "


Robot Jine Six sudah hancur parah akibat terkena ledakan pesawat induk musuh tangan kiri robot tersebut sudah hilang dan setengah kepalanya sudah hancur dan terlihatlah Jerome yang sudah kelelahan mengendalikan robot Jine Six.


Keysha :" Jerome! Kau tidak apa apa? "


Jerome :" Aku tidak apa apa sayang . Ohok ohok ohok(suara batuk)"


Mikel :" Lihatlah ada bantuan sepertinya sekitar seribu pasukan "


Jerome :" Sial! Apakah kita tidak bisa menang? "


Hikari :" Lihatlah Alibi wahai asistenku kita yang akan memenangkan pertarungan ini tenang saja tidak usah khawatir "


Alibi :" Baik Komandan aku percaya kepadamu "


Pesawat CH-234 Force pun mulai menembakkan semua roket,rudal dan laser untuk menyerang pasukan robot.


Lao :" Tembakkan semua amunisi yang ada kepada pasukan robot jangan pedulikan jumlahnya berapa tembak saja semuanya! "


Hikari :" Cih! Pesawat Induk mereka menyusahkan rencana kita. Musnahkan pesawat tersebut! "


Alibi :" Baik Komandan "


Tiba tiba Jine Six pun muncul secara mendadak di hadapan Hikari dan Alibi...


Jerome :" Akhirnya aku bisa menemukan kalian jangan harap kalian bisa menghancurkan Pesawat Induk milik kami. Jadi, jika aku memusnahkan kalian berdua mungkin pertempuran ini akan berakhir . Yah, apakah kalian siap untuk mati dan hancur berkeping-keping? "

__ADS_1


To Be Continued...


Chapter selanjutnya adalah Melindungi orang yang disayang


__ADS_2