
Chapter 23 : Perang untuk terakhir kalinya
Cerita dibuka dengan 10 orang tentara yang mendatangi rumah Neva yang dipimpin oleh Kapten Daffa yang merupakan ajudan komandan Imlay. 10 tentara tersebut membawa semua hal yang mencurigakan untuk dibawa ke markas pusat. Saat mereka semua sibuk membawa hal yang mencurigakan mereka dikejutkan dengan sebuah pintu berbentuk papan yang berada dibawah tempat tidur. Mereka pun membukanya dan melihat ada ruang bawah tanah.
Daffa : " Sepertinya ini jalan menuju ke ruang bawah tanah. Ayo satu orang temani aku untuk menelusuri jalan ini! "
Lettu Rio menemani Daffa untuk menyelidiki ruang bawah tanah. Mereka terkejut melihat beberapa alat penyiksaan dan alat penghisap kekuatan. Mereka juga melihat ada tulang manusia yang disekitarnya banyak pisau yang sudah tidak menancap karena dagingnya sudah menjadi tulang.
Daffa : " Jadi ini mayatnya Qori? Seperti yang dilaporkan oleh komandan memang ini mayatnya. Ayo kita angkut dia untuk dikubur di TMP Kalibata! "
Daffa dan Rio mengangkut Mayat Qori dan dimasukkan kedalam peti mati. Dan misi mereka semua selesai dan Rumah Neva dibiarkan tetap berdiri sampai waktunya rumah tersebut untuk dijatuhkan. Peti Jenazah Letnan Jendral Anumerta Qori dibawa ke rumah aslinya untuk diserahkan kepada keluarga dan setelah itu juga untuk dishalatkan dan dimakamkan di TMP Kalibata. Pemakaman Letjen Qori menggunakan seperti tradisi pemakaman militer pada umumnya.
Komandan Imlay juga menghadiri pemakaman tersebut dan setelah semuanya pergi Imlay masih tetap dipemakaman untuk berziarah makam teman-temannya.
Imlay : " Kau menyedihkan Qhory jasadmu baru ditemukan sekarang padahal kamu sudah mati setahun yang lalu. Dan aku jadi komandan juga tidak bisa melindungimu bahkan saat kamu mau mati pun aku tidak mengetahui nya tiba tiba kau sudah mati saja dibunuh oleh Neva. Yah tidak usah dipikirkan semoga kamu tenang disana dan bisa bertemu dengan teman-teman lainnya. Kuharap aku bisa bertemu dengan kalian semua "
Imlay memberikan taburan bunga pada makam teman-temannya dan mendoakan mereka ditengah derasnya hujan. Imlay meninggalkan makam sahabatnya dan ditutup dengan menampilkan makam Qhory dan
ada sebuah surat yang bertuliskan " Terima kasih atas perjuanganmu, pahlawan yang terlupakan lahir tanggal 12 April 2006 "
Di sisi lain, Aliansi Dunia sudah mulai bergerak dan memulai perjalanan mereka ke Wilayah Indonesia yang dipimpin oleh William Delta Van Liechtenstein. Meriam utama pun juga sudah diluncurkan dan tiba di di Filipina meriam tersebut dibawa oleh pesawat tempur aliansi. William memanggil semua komandan terbaiknya.
William : " Terima kasih kalian semua sudah mau berkumpul. Saya akan memulai pergerakan kita ke Indonesia dan melakukan penyerangan kepada mereka dan membasmi 2 negara pengkhianat yaitu Jepang dan Palestina. Aku harap kepada kalian semua untuk membawa kemenangan ini! "
__ADS_1
" Baik! "
Mulailah semua persiapan militer aliansi mulai dari helikopter, kapal tempur, kapal selam, pesawat tempur, mobil perang dan perlengkapan senjata. Mulailah mereka semua berangkat ke Indonesia jumlah pasukan aliansi sekitar 10 miliyar orang ditambah 500 juta pasukan cadangan. Disisi lain di Indonesia keadaan negara jadi situasi darurat dan level 1 karena meriam utama musuh sudah berada di Filipina dan bisa ditembakkan kapan saja ke Indonesia.
Hendra : " Sepertinya mereka sudah mulai bergerak duluan ya? Dari dulu niat mereka hanya memancing kita keluar untuk masuk kedalam perangkap nya setelah itu mereka mulai melakukan aksinya. Sangat cerdas sekali pemimpinnya tapi kita akan tetep memenangkan pertarungan ini! "
Di ruangan lain terlihat Imlay sedang berbicara dengan Laksamana Makoto pemimpin militer tertinggi di Jepang.
Makoto : " Yang Mulia, kita harus bergerak sekarang sebelum musuh menyerang negara kita "
Imlay : " Nanti saja jangan terburu-buru aku sudah punya insting yang bagus. Jika kita menyerang mereka meriam utama akan ditembakkan ke kita dan akan kehilangan sebagian besar pasukan sebelum menyerang pasukan aliansi kita akan kalah telak "
Makoto " Jadi bagaimana kita menyerangnya jendral? "
Makoto : " Jadi rencana anda seperti itu ya? Saya paham saya akan memberitahukan kepada pasukan kami. Ngomong ngomong kita kan sudah bekerja sama dalam perang melawan aliansi jadi apakah tidak ada nama untuk kerja sama kita? "
Imlay : " Iya aku sudah mempunyai nya. Kita adalah Aliansi Perdamaian Asia yang akan bertempur habis-habisan melawan Aliansi Dunia "
Makoto : " Nama yang bagus sekali "
Scene beralih ke aliansi...
Kapten Vitas : " Sepertinya ada informasi baru tentang musuh kita Yang Mulia "
William : " Informasi apakah itu? "
__ADS_1
Kapten Vitas : Baik saya jelaskan Yang Mulia. Indonesia, Jepang dan Palestina yang merupakan musuh kita akhirnya mereka menamai kelompok mereka sendiri dengan nama Aliansi Perdamaian Asia kurang lebih begitu "
William : " Baiklah biarkan mereka apa yang mereka lakukan. Hal yang bodoh sekali "
Seluruh kendaraan perang aliansi dunia sedang melakukan perjalanan ke Indonesia....
Scene beralih ke Jepang yang menampakkan tubuh dewa kegelapan.. Tubuh lord tiba tiba bangun dan berdiri tegak walaupun kepalanya tidak ada. Dan perlahan kepalanya mulai numbuh kembali dan berkata " Aku kembali! "
Scene beralih ke Indonesia....
Imlay berjalan menuju ke ruang penyimpanan Robot Jine-Six bersama Keysha, Kako, John, dan Mikel....
Imlay : " Sebentar lagi kita akan perang melawan aliansi aku punya senjata untuk kalian. Lihatlah ini! "
" Wahhh. Robot Jine-Six "
Imlay : " Benar sekali kalian berempat akan mengendalikan robot ini. Robot ini sudah kami modifikasi dan menyesuaikan pertempuran didalamnya dan bisa dikendalikan banyak orang "
" Akhirnya kita bisa menggunakan dia lagi. Kali ini kita harus serius untuk memenangkan pertempuran ini dan semoga saja kita berempat tetap hidup sampai akhir "
Kako kaget dan membayangkan lagi kematian kakaknya saat pertempuran di Hiroshima. " Berikan aku kekuatan kakak aku akan memenangkan pertempuran ini dan jikalaupun aku mati aku bahagia sekali karena bisa bersama denganmu dan orang tua kita disana " Kata Kako didalam hati...
To Be Continued....
Chapter selanjutnya adalah Aku akan selalu mencintaimu
__ADS_1