
Chapter 24 : Aku akan selalu mencintaimu
Ditempat penyimpanan Robot Jine-Six......
Empat sahabat yaitu Keysha, Kako, Mikel dan John mulai memasuki bagian ruang kendali Robot Jine-Six dan sangat bagus sekali ruang kendalinya.
Imlay : " Aku memberikan misi untuk kalian untuk menghancurkan sebagian kota di Negara Inggris dengan Robot Jine-Six! "
Mikel : " Bagaimana kalau kita ketahuan oleh Pasukan Aliansi yang sedang melakukan perjalanan ke Filipina? "
Imlay : " Tidak, saya jamin kalian tidak bakalan ketahuan oleh Aliansi. Aku berharap kepada kalian semua untuk menyelesaikan misi ini "
" Baik Komandan! "
Keempat sahabat tersebut pun mengendalikan Robot Jine-Six dan pergi menuju ke Inggris untuk menyelesaikan misi yang diberikan oleh Komandan Imlay.
Imlay melihat arah pergi Robot Jine-Six dengan tatapan tajam dan berkata didalam hati " Aku harap semoga kalian semua selamat sampai akhir! "
Scene ditutup....
Scene berpindah ke Rumah Imlay....
Imlay dengan keadaan memakai baju militer dan membawa tas serta senjata untuk perlengkapan perang dan sedang berpamitan kepada Natashya.
Imlay : " Doakan aku selamat ya Natashya. Aku berjanji akan pulang dan melihat anak kita lahir "
Natashya : " Iya aku doakan Imlay. Hati hati ya "
__ADS_1
Imlay : " Iya sayang. Aku berangkat dulu "
Imlay meninggalkan Natashya dan pergi ke bandara untuk menaiki pesawat induk. Seluruh Pasukan Aliansi Perdamaian Asia mulai berangkat menuju ke medan perang dan juga menyerang meriam utama yang berada di Filipina. Sementara itu di Jepang, Dewa Kegelapan masih berdiri tegak dan pesawat pesawat Aliansi dunia melewatinya.
Vitas : " Bukankah itu Lord Darkness Yang Mulia? "
William : " Memang bener kenapa dia ada disini? Padahal sudah banyak rumor yang menyatakan bahwa dia mati. Gawat sekali jika dia disini! "
Dewa Kegelapan pun menggerakkan kedua tangannya untuk menghancurkan pesawat-pesawat Aliansi yang melintasinya. Saat pesawat para aliansi tersebut berbalik menyerangnya tiba tiba dewa kegelapan menghilang dengan sendirinya. Sebanyak 40 pesawat sudah dijatuhkan oleh Dewa Kegelapan tapi itu belum cukup untuk melemahkan kekuatan pasukan aliansi sekarang...
Armada Imlay terbang secara terpisah dari armada lainnya karena Armada Imlay menuju langsung ke Rusia untuk menyerang Markas Pusat Aliansi. Dan di Inggris keempat sahabat yang mengendalikan Robot Jine-Six sudah menghancurkan sebagian wilayah diantaranya adalah London Utara, London Selatan, Kota Manchester, dan Kota Mersyside. Untuk sementara ini mereka sudah melemahkan Kekuatan Militer Inggris yang tersisa di Inggris. Jine-Six pun meninggalkan Inggris.
Armada Laksamana Tomi Alfath Yudiyana sudah menyerang Pasukan Cadangan Aliansi yang berkumpul di Amerika Serikat. Dan sekarang sudah dinyatakan Aliansi sudah tidak mempunyai pasukan cadangan yang siap dikirim ke medan tempur untuk mengisi kekurangan pasukan.
Vitas : " Yang Mulia, kita baru saja mendapatkan laporan dari pasukan cadangan kita. Laporan menyatakan bahwa pasukan cadangan kita sudah dihancurkan terlebih dahulu oleh Aliansi Perdamaian Asia. Orang yang memimpin penyerangan tersebut adalah Laksamana Tomi Alfath Yudiyana "
William : " Sial! Kenapa mereka sangat bijak sekali dalam menangani militer. Kalau begini terus aku akan dikalahkan lagi untuk kedua kalinya! Bajingan dasar kalian semua bedebah aku takkan memaafkan kalian semua wahai Aliansi Perdamaian Asia! "
Armada Lettu Andik Sariono yang datang dari arah selatan dan ditugaskan untuk menghancurkan meriam utama lantas terkejut karena melihat kemunculan Dewa Kegelapan yang sudah menghancurkan meriam utama dan kemudian Lettu Andik Sariono melaporkan kejadian tersebut kepada Jendral Imlay. Keadaan didalam Pesawat Induk Xionnes-703 sangat terdiam saat mendengar laporan dari Lettu Andik Sariono...
" Tenyata kau masih hidup ya Nanda, bodoh sekali aku kira kau sudah mati akibat pertarunganmu melawan Neonex. Aku sangat bersyukur sekali akhirnya kau bisa muncul lagi diwaktu yang tepat "
Ucap Imlay didalam hati.
Aliansi Perdamaian Asia pun sudah melakukan baku tembak dengan Aliansi Dunia ada yang bertempur di Filipina, Thailand, Vietnam, China, Afrika Selatan dan Pakistan. Perang pecah dimana-mana kedua belah pihak saling jual beli serangan hujan peluru tidak berhenti dan suara ledakan yang keras. Dewa kegelapan pun masih di Filipina dengan kondisi berdiri tegak dan seketika dia memulai siaran langsung di seluruh dunia.
" Saya Dewa Kegelapan. Saya disini sudah bangkit kembali untuk kesekian kalinya saya sangat sedih kepada dunia ini perang tidak pernah berhenti dendam tidak bisa dihilangkan dari jiwa para manusia. Dan disini saya akan menyatakan keikutsertaan melawan Aliansi Dunia dan jika teman saya terbunuh oleh kalian saya tidak segan-segan untuk membangkitkan para makhluk terkuat menurut ramalan romawi kuno untuk menghancurkan kalian semua. Fenrir, Jormugand, Emperor, Red Devils Dragon, Monster ekor dua puluh, Lunox dan para patung moai yang ada di Pulau Paskah! "
__ADS_1
Setelah berkata seperti itu dewa kegelapan menghilang disertai kepulan asap putih. Keadaan berpindah ke Pesawat Induk Xionnes-703.
Kapten Daffa : " Tidak mungkin jika Dewa Kegelapan ingin menghancurkan Aliansi Dunia sekali lagi "
Imlay : " Kau sangat naif dan terburu-terburu mengambil keputusan Nanda itulah sifatmu yang tidak bisa berubah dari dulu "
Sementara itu di rumah Salva...
Salva yang melihat siaran langsung tadi di TV nampaknya masih terkejut karena suaminya Fernanda masih hidup dan nampaknya Salva mengetahuinya bahwa Fernanda adalah sosok yang berubah menjadi Dewa Kegelapan.
" Apa ini adalah pertemuan untuk terakhir kalinya Nanda? Padahal aku ingin kamu bisa melihat anakku tapi kamu sekarang menanggung beban yang berat untuk menghukum para musuh musuh kita yang ada disana " Ucap Salva didalam hati
Sementara itu di Armada William...
Vitas : " Yang Mulia kita menerima laporan dari pasukan terpisah. Inggris sudah dihancurkan sebagian kota dan sekarang Armada Imlay menuju Rusia dan berniat untuk menghancurkan markas pusat kita. Apa yang akan kita lakukan sekarang? "
William : " Kita akan berbalik dan menyerang mereka. Kita biarkan mereka untuk menghancurkan markas kita dan melemahkan militer kita di Rusia. Dan saat itulah kita masuk dan menyerang mereka dan pastikan kali ini Jendral Imlay yang cerdik itu harus terbunuh kalo perlu dipenggal kepalanya dan kita bawa ke Gedung PBB dan menyatakan Aliansi Dunia menang dalam pertempuran! "
Vitas : " Baik Yang Mulia "
Seluruh Armada William pun berbalik dan menuju ke Rusia...
Imlay yang sedang membuka hp dalam pesawat mendapatkan foto dari Natashya dengan muka yang sangat cantik dan putihnya disertai emot love dan emot cium. Imlay pun berkata " Aku akan selalu mencintaimu Natashya "
To Be Continued...
Chapter selanjutnya adalah Jalan Menuju Kematian
__ADS_1
Informasi yang terungkap :
Lunox adalah seekor raksasa yang bersemayam di dasar Samudra atlantik dengan ukuran setinggi 56,6 meter. Raksasa tersebut diyakini diciptakan oleh Dewa Ikarus untuk sebagai senjata perang dan melindungi bumi dari serangan makhluk luar angkasa. Dan sekarang Raksasa tersebut berencana untuk dibangkitkan oleh Dewa kegelapan jika syaratnya sudah terpenuhi..