2032 : Human Freedom

2032 : Human Freedom
Chapter 21 : Deklarasi perang habis-habisan


__ADS_3

Chapter 21 : Deklarasi perang habis-habisan


Cerita dibuka ke bagian masa lalu dan akan menjelaskan asal mula Fernanda meninggalkan teman-temannya di militer dan membunuh mereka tanpa ragu sedikitpun.


Pada hari itu semua pasukan mendapatkan promosi ke tingkat atas tak terkecuali pun teman-teman Fernanda dan Fernanda sendiri yang mendapat gelar Jendral karena taktik strateginya yang bisa menjatuhkan musuh dalam hitungan menit.


" Akhirnya kita mendapatkan promosi ke tingkat gelar yang lebih tinggi. Tak sia-sia usaha kita selama ini dalam melewati rintangan yang ada selama ini! " Sorak teman-teman Fernanda


Fernanda melewati mereka tanpa mengucap sapa kepada mereka.


Imlay : " Hey, Nanda kamu mau kemana? Mari sini berpesta dengan kami dalam rangka promosi kenaikan jabatan! "


Fernanda : " Aku tidak mau aku ada urusan sedikit "


Imlay : " Urusan apa itu? "


Fernanda : " Kau tidak usah ikut campur urusanku. Sial! "


Fernanda menonjok perut Imlay dan Imlay pun terjatuh pingsan semua teman-temannya berusaha untuk menolong Imlay dan berbicara kepada Fernanda.


Qori : " Apa yang kau lakukan Fernanda?! Akhir-akhir ini sikapmu tidak seperti biasanya. Apa


yang terjadi denganmu sebenarnya hah?! "


Fernanda : " Aku tidak apa apa aku hanya ingin sementara ini untuk menjauh dari kalian "


Qori : " Apa maksudmu? "


Fernanda : " Ingatlah omonganku baik-baik kita akan bertemu suatu hari nanti tapi dipertemuan kita kali ini kalian semuanya akan mati ditanganku! "


Fernanda pun meninggalkan teman-temannya dan sejak saat itu dia menghilang dalam sekejap teman-temannya yang berusaha mencari keberadaannya hasilnya nihil tidak ada sama sekali. Sampai hari itu tiba di Pertempuran Israel semuanya terbunuh oleh Fernanda yang menjadi wujud dewa kegelapan.


Cerita berbalik ke Rumah Imlay...


Jam menunjukkan pukul 03.00 pagi WIB


Imlay tiba-tiba terbangun dan terkejut atas mimpinya tadi dan Natashya juga bangun yang berada disampingnya karena suara teriakan Imlay.


Natashya : " Ada apa Imlay? "

__ADS_1


Imlay : " Sepertinya aku mengalami mimpi buruk karena melihat teman-temanku dibantai semua habis-habisan. Maaf aku membangunkanmu Natashya "


Natashya : " Yah aku mengerti. Tidak apa apa Imlay ayo lanjutkan tidurnya masih jam 3 pagi ini "


Imlay : " Iya "


Jam menunjukkan pukul 6 pagi WIB waktunya Imlay bangun dan sarapan agar tidak terlambat ke Markas Pusat...


Imlay : " Hey sayang kamu masak sarapan apa ini? "


Natashya : " Aku memasak sayur sop dan ditambah ikan tongkol untuk menu sarapan ini. Maaf ya kalau aku hanya masak begini saja "


Imlay : " Yah, tidak apa apa aku suka kok makanan seperti itu persis masakan ibuku dulu. Pasti rasa sayur sop bikinan istriku tersayang pasti rasanya enak sekali hehehe "


Natashya : " Ah kamu mah bisa aja "


Sayur sop dan ikan tongkol pun matang. Imlay dan Natashya pun sarapan bersama. Setelah sarapan Imlay juga meminum susu agar lebih energi lagi. Imlay kemudian berangkat ke Markas Pusat untuk pergi bekerja.


Imlay : " Sayang aku berangkat dulu ya. Jagalah kandunganmu ya semoga nantinya anak kita lahirnya dalam keadaan sehat dan memiliki otak yang jenius seperti papanya hahaha "


Natashya : " Iya pasti sayang. Lagipula nanti jam 10 aku ada jadwal ke dokter kandungan untuk memeriksa kondisi kandungan bayi kita "


Natasya : " Iya sayang "


Imlay pun pergi meninggalkan Natasya dan menuju ke Markas Pusat. Setibanya di markas pusat Imlay sudah ditunggu oleh Kapten Daffa didepan pintu utama markas pusat.


Imlay : " Ada apa kamu menunggu disini kapten? "


Kapten Daffa : " Iya. Komandan tadi ada surat dari pemerintah pusat surat tersebut berisikan bapak harus ke gedung pemerintah pusat mereka ingin menanyakan banyak hal tentang pertempuran selanjutnya melawan pasukan Aliansi Dunia "


Imlay : " Baiklah aku akan kesana. Ayo temani aku Kapten Daffa "


Kapten Daffa : "Baik Komandan. Dengan senang hati komandan "


Imlay dan Kapten Daffa pun menuju ke Gedung Pemerintah Pusat...


Setibanya disana Imlay langsung diarahkan menuju ke ruang sidang dan disanalah orang orang penting di pemerintah pusat menunggu kedatangan Imlay.


" Yah baik Saudara Imlay sudah datang mari kita langsung kebagian intinya saja. Kami pemerintah pusat mendengar rumor yang tidak enak. Katanya Pemimpin Aliansi Dunia William Delta Van Liechtensein akan menyerang Indonesia habis-habisan. Apa pendapatmu tentang masalah ini? "

__ADS_1


Imlay : " Jelas saya tidak takut dong. Kita sudah menguasai setengah wilayah yang dimiliki oleh mereka dan juga ada tambahan pasukan dari Jepang dan Palestina selain itu juga kita mempunyai komandan yang jenius dan kompeten dalam mengelola pasukan. Dengan alasan ini tidak ada yang mustahil kita akan memenangkan pertempuran untuk kedua kalinya melawan Pasukan Aliansi Dunia! "


" Tapi bagaimana mereka mempunyai senjata yang kebih canggih daripada kita? "


Imlay : " Saya nyatakan kami para militer tidak takut dengan gertakan sekalipun walaupun nyawa saya ini taruhannya kami tidak akan takut dengan hal seperti itu! "


Imlay pun meninggalkan ruang sidang dan menuju ke Markas Pusat yang ditemani oleh Kapten Daffa dan selama perjalanan Imlay dan Daffa berbincang-bincang didalam mobil...


Kapten Daffa : " Oh iya komandan aku lupa memberitahukanmu hal ini. Bahwa hari ini ada promosi 4 pelajar militer ke pasukan utama. Mereka adalah Keysha Armatrian, Kako Kamaedachi, John William dan Christian Mikel Guardian. Dan nantinya 4 pelajar militer tersebut akan masuk kedalam pasukan kita komandan "


Imlay : " Jadi begitu ya, sangat melelahkan sekali. Kenapa ada anak-anak yang ingin bergabung dalam militer ya? Hmm "


Kapten Daffa : " Terlebih itu kita harus menghadiri promosi tersebut dan mengapresiasi dan mengucapkan selamat datang kepada mereka "


Imlay : " Aku sudah tau "


Imlay dan Daffa sampai di markas pusat dan langsung menghadiri acara promosi pelajar militer ke pasukan utama. Imlay memberikan selamat kepada pelajar yang telah promosi ke pasukan utama.


Keysha : " Sepertinya kita sangat beruntung ya. Soalnya komandan kita adalah orang paling jenius dan akan juga menjamin keselamatan kita hehe "


Imlay : " Hey nak jangan berbicara seperti itu. Di dunia manapun tidak ada hal yang seperti itu sehebat-hebat pemimpin dia pasti akan mati dan tidak akan menjamin keselamatan pasukannya. Kalian paham? "


" Paham kak "


Setelah acara promosi keempat sahabat itu mengunjungi Makam Jerome Wattkinss dan meletakkan bunga diatas makam sahabatnya itu.


Kako : " Lihatlah adekmu ini kak. Sekarang adek berhasil masuk ke pasukan utama yang dibawah arahan langsung dari Komandan Imlay. Akhirnya aku bisa menjaga diriku sendiri kak walaupun kakak sudah tidak ada disisi Kako. Aku tidak bisa menahan rasa tangis ini karena mengingatmu kak. Aku harap kakak bisa bertemu dengan orang tua kita disurga aku juga akan menyusul kalian suatu hari nanti "


Keysha : " Walaupun kamu udah mati Jerome aku tetap menyayangimu dan masih mencintaimu. Untuk sekarang ini aku belum bisa menemukan kekasih tapi suatu hari nanti aku bisa menemukannya. Terima kasih Jerome kamu sudah memberikan kenangan yang berharga bagiku dan melindungiku saat pertempuran di Hiroshima.


Kako, Keysha, John, dan Mikel membacakan doa untuk mendiang Jerome setelah itu mereka pun meninggalkan Makam Jerome..


Waktu malam hari telah tiba untuk Negara Indonesia....


Sebuah siaran langsung dari William muncul di seluruh dunia....


William : " Hallo everyone in Indonesia. You all listen carefully to this broadcast. You may have won in previous battles that took place in Moscow Russia. But this time we will take revenge on you. I am William Delta Van Liechensein as the leader of the World Alliance declares the Declaration of All-out War for Indonesia "


To Be Continued....

__ADS_1


Chapter selanjutnya adalah tanggung jawab


__ADS_2