
Chapter 15 : Keuntungan Yang Besar
Scene menampakkan Markas Special Eagles disana banyak Pasukan Militer yang sudah bersiap untuk dikasih Instruksi oleh Komandan Jendral Imlay Mikel Eversmann. Jendral Imlay pun menjelaskan semua tentang strategi perang kepada semuanya penjelasan strategi berlangsung cukup lama sekali.
Disisi Pemerintahan sendiri semua anggota pemerintah sedang beradu mulut mengenai tentang Invansi ke Tiga Negara Besar. Dan hasilnya banyak yang mendukung ketimbang jumlah yang menolak dan tidak mendukung.
Sudah diputuskan Militer harus tetap melanjutkan Invasi besar-besaran dan Pesawat Armada Pemasok Makanan juga dikirim bersama Militer agar persediaan digaris depan tidak berkurang. Imlay pun mendengar hal tersebut tentang pemerintah yang menyetujui Invasi ke tiga negara besar.
Imlay : " Sepertinya kau benar sekali Nanda, Pemerintah pusat menyetujui rencana ini tak kusangka kau tidak akan teledor kali ini "
Fernanda : " Yah kali ini aku tidak akan teledor kali ini. Yah Imlay aku menantikan kesuksesan mu membawa kemenangan dalam pertempuran ini. Jika kau menang aku sangat bersyukur sekali tapi jika kau kalah aku tidak mau ambil pusing sih "
Imlay : " Aku pasti akan membawa kemenangan untuk kali ini "
Imlay terlihat pergi dari Markas Special Eagles dan menuju ke TMP Kalibata dan mengunjungi makam sahabatnya dan kekasihnya yang sudah mati...
" Yah aku kembali lagi kesini aku merindukan kalian berdua walaupun kalian sudah tiada secara fisik tapi aku akan tetap mengingat kalian berdua. Aku kesini membawa bunga dan aku akan mendoakan kalian agar kalian tenang disana " Ucap Imlay yang sedang ingin berdoa sambil menangis.
Kemudian Imlay pun melihat langit dan membayangkan saat teman temannya masih ada disekitarnya. Pada masa itu hari yang sangat menyenangkan bagi Imlay tapi saat Tragedi Ragnarok tersebut Jendral Imlay harus menerima kenyataan pahit bahwa teman temannya mati dibunuh oleh Dewa Kegelapan dan dia hanyalah sendiri saja. Teman-temannya sudah meninggalkannya bahkan White Dragon yang sudah lama menemaninya juga meninggalkannya tetapi Imlay tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan dia harus tetap maju terus.
Imlay pun meninggalkan makam sahabat-sahabatnya.....
Dan keesokan harinya Pada tanggal 20 Mei 2032 tibalah pada waktu puncaknya, Seluruh Anggota Militer berpamitan bersama keluarga mereka masing masing untuk berperang digaris depan.
Pemerintah Pusat menyambut dengan baik dan mendoakan keselamatan semua anggota militer. Pada malam harinya semua pasukan militer berangkat pada pukul 23.29 WIB dengan menaiki Pesawat Tempur baru yang bisa mengangkut 1 pasukan dan juga dilengkapi senjata menuju ke Negara China. Pesawat Armada Pemasok makanan juga ikut serta dalam invansi ini.
__ADS_1
2 Jam lamanya perjalanan Pasukan sampai di China pukul 01.29 Pagi dan semua armada memusatkan penyerangan besar besaran ke Ibu Kota China yaitu Beijing. Mulailah semua pesawat tempur memulai menembakkan rudal dan laser untuk meratakan Kota Beijing dan disisi lain pesawat tempur juga menghancurkan Tembok Besar China.
Keadaan pun sangat kacau balau di China pertahanan yang sangat lemah sekali membuat Negara China kehilangan 70% wilayahnya dan semua Armada Indonesia meninggalkan China dan memulai penyerangan ke Amerika Serikat. Perjalanan sangat jauh sekali tibalah para armada di Amerika Serikat pada pukul 09.35 Pagi.
Tanpa tanggung-tanggung lagi semua pesawat tempur mulai menyerang seluruh kota Amerika Serikat termasuk Ibu Kota nya adalah New York. Militer USA juga lagi lagi kalah jumlah pasukan alhasil semuanya tewas termasuk warga sipil karena dibombardir terus menerus dari udara.
Kebanyakan Para Militer USA dan China sudah bergabung dengan Soldiers Alliance World jadi Militer untuk menjaga pertahanan negara sendiri menjadi lemah. Sekitar 90% Wilayah Amerika Serikat sudah hancur dan Armada Indonesia melanjtkan Invansi ke Rusia .
Sementara itu didalam Pesawat Induk Xionnes-703....
Kapten Daffa : " Lapor Yang Mulia. Kita sudah menghancurkan sebagian besar wilayah dari Negara China dan Amerika apakah kita akan tetap melanjutkan invansi ke Rusia yang merupakan invansi terakhir dari ekspedisi besar-besaran ini? "
Jendral Imlay : " Kita akan tetap melanjutkannya. Oh ya jangan lupa urus pembagian bahan makanan ke seluruh pasukan pastikan semua pasukan dapat makanan dan minuman yang layak! "
Kapten Daffa : " Baiklah, siap dilaksanakan "
" Sejauh ini Armada dibawah komandoku sangat baik baik saja dan bahkan tidak ada yang hancur sedikitpun masih 100%. Aku tak begitu yakin jika kita menginvasi Rusia akan semudah itu pasti musuh sudah memikirkan tentang hal ini. Yah mungkin saat Armadaku tiba di Rusia aku akan bertemu dengan kau Laksamana Muda William Delta Van Liechstensen " Ucap Imlay didalam hatinya
Sementara itu Invasi besar-besaran juga terjadi di Negara-negara Asia Tenggara yang dipimpin oleh Armada Letnan David Dwi Terres. Sebelumnya Thailand yang dijuluki Negara teraman didunia yang tidak akan pernah dijajah oleh musuh sekarang Thailand sudah dikuasai sepenuhnya oleh Armada Letnan David Dwi Terres. Dan akhirnya kini seluruh wilayah Asia Tenggara sudah dikuasai sepenuhnya.
Sementara itu di Pesawat Xionnes-703...
Jendral Imlay sedang berkomunikasi dengan Letnan David Dwi Terres melalui sebuah video transmisi
David : " Lapor Jendral. Sesuai perintah komandan Armadaku sudah menguasai seluruh Asia Tenggara. Dan sekarang armadaku siap kapan saja untuk bergabung dengan armadamu komandan "
__ADS_1
Imlay : " Yah tidak usah, kerja bagus Letnan David. Lebih baik kamu perintahkan armadamu untuk membantu armada Kapten Manahathan Yact Hendra sepertinya dia sangat kesulitan untuk menguasai Benua Afrika hehehe! "
David : " Baik Jendral akan saya laksanakan "
Transmisi video pun berakhir...
Sementara itu di Moscow ,Rusia..
William : " Apa kamu bilang?! Amerika Serikat dan China sudah dihancurkan oleh armada musuh dan mereka akan menuju kesini? "
Vitas : " Benar yang mulia. Apa yang harus kita lakukan? "
William : " Yah kita akan menyerangnya dengan kekuatan yang ada saja. Tapi saya heran kenapa Amerika dan China bisa dihancurkan dengan mudah padahal mereka negara besar. Sial! "
Vitas : " Tapi yang mulia kekuatan pertempuran kita baru mencapai 50% kita tidak bisa menang dengan jumlah yang sedikit "
William : " Bisa aku akan menunjukkannya, yang terpenting kau siapkan pasukan secepat-cepatnya! "
Vitas : " Baik Yang Mulia "
Pada tanggal 21 Mei 2032 di Kota Moscow Negara Rusia sepertinya akan menjadi medan pertempuran besar-besaran antara Armada Indonesia dan Soldiers Alliance World. Dan kini kedua pemimpin dikedua belah pihak akan pertama kalinya bertemu dalam Pertempuran Moscow pastinya mereka akan menginginkan kemenangan yang besar untuk pasukannya.
Jendral Imlay Mikel Eversman dari Armada Indonesia dan Laksamana Muda William Delta Van Liechstensen dari Soldiers Alliance World.
To Be Continued..
__ADS_1
Chapter selanjutnya adalah Pertempuran Moscow