
Chapter 19 : Kebencian yang menyelimuti dalam tubuh
Perang....Perang...Perang telah tiba disini!
Mari persiapkan semuanya dan berhati-hatilah
Aku tak tau harus apa lagi dengan ini semua
Perang!
Kedamaian telah sirna dalam hidupku dan hanya ada perang dalam pikiranku
Perang!
Kebencian..kesengsaraan...keputusasaan..kematian..
Yang aku capai hanyalah untuk meraih kemenangan
Walaupun diriku tahu akan mati pada nantinya
Jika aku mati, jangan lupakanlah cinta pertama kita
Aku tak mau kehilangan begitu saja
Tapi aku akan ikhlas jika kamu tidak bersamaku lagi
Inilah waktunya untuk mengucap perpisahan
Perang..perang..kematian..kematian...akan datang menghampirimu
Neonex : " Akhirnya kau menampakkan jati dirimu yang asli wahai Dewa Kegelapan. Aku akan melenyapkanmu karena sudah beraninya menghancurkan Planet dan membunuh sahabat sejatiku "
Lord Darks : "Aku tidak takut denganmu mari kita selesaikan semuanya disini "
Pesawat Induk CH-243 Force tiba di Kota Nagasaki dan mulai bergabung dengan Armada lainnya. " Semuanya mundur dan pulang ke Indonesia dengan kecepatan tempur tingkat 5, Lakukanlah segera! " Perintah Lettu John Lao untuk semua Armada. Armada Indonesia meninggalkan Sersan Fernanda yang sedang bertarung melawan Euforian.
Pertarungan pun dimulai...
__ADS_1
Dewa Kegelapan mulai menendang kepala Neonex hingga terjatuh tapi Neonex mengikat Lord dengan ekornya sehingga tidak ada ruang gerak. Dan mulailah Neonex melempar jauh Lord Darkness sejauh 10 meter.
Lord Darkness : " Sepertinya aku harus berhati-hati dengan Neonex dia tergolong musuh baru bagiku yang terpenting aku harus berhati-hati dari dia "
Tiba-tiba Neonex dari belakang menyerang Lord dengan pedangnya dan akhirnya tangan kanan milik Lord putus akibat tebasan pedang Neonex, Pedang Neonex ini bernama " Sifuls Leindeser " pedang terkuat yang diwarisi oleh Dewa Royak Nereng.
Lord Dark : " Sialan! Tanganku terpotong oleh si keparat itu "
Nonex : " Sudah aku bilang kau itu dibawah levelku. Semua kekuatanku terwarisi dari Dewa Royak Nereng, dan sekarang cinta yang kau maksud itu adanya benar-benar lenyap dalam diriku "
Dewa Kegelapan : " Seseorang tidak akan mulai peduli tentang cinta jika kegelapan,keputus asaan dan balas dendam mulai merasuki pikirannya. Aku juga sama pernah seperti itu dipikiranku hanyalah terdapat kebencian, sengsara dan balas dendam tapi itu semuanya lenyap saat saya bertemu dengan orang yang tepat. Jadi, apakah kau iri Neonex karena tidak bisa mendapatkan cinta sejatimu? "
Neonex : " Cinta itu hanyalah sebuah mitos itu hanyalah dongeng orang-orang fakta dilapangan tidak seperti itu. Kau tidak akan bisa memahami arti cinta bagiku cintaku telah hilang saat temanku dibunuh oleh kau. Dia memberikanku sebuah keajaiban dan berjanji bahwa kita akan hidup bersama sampai akhir hayat seperti sahabat. Tapi sekarang itu benar-benar sirna itu hanyalah masa lalu dan sekarang aku akan membalaskan dendam kematian temenku itu! "
Neonex pun lari dan menendang Lord dan terpental sejauh 10 meter. Lord Darks pun mengeluarkan Pedang Darks Evil.
Neonex : " Oii, kau sudah mulai mengeluarkan pedang terkuatmu tuh apakah ini akan menjadi pertarungan serius? Baiklah,aku akan mengajarimu bagaimana cara menggunakan pedang yang benar! "
Neonex pun mengarahkan pedangnya kepada Lord tapi berhasil ditepis dengan pedangnya lord. Keduanya pun terlibat beradu pedang dan saling mengeluarkan kekuatan dari pedang mereka masing-masing. Lord mengeluarkan kekuatan besarnya " Shicon Darkness " ke arah Neonex dan " Boom! " serangan tersebut membentuk lubang ditanah yang sangat besar dan Neonex berhasil ditumbangkan...
Neonex : " Tentu saja tidak aku tidak akan mengakui kekalahanku sendiri. Jadi terimalah ini! "
Neonex menusukkan pedang kearah leher Dewa Kegelapan dan mengeluarkan darah yang sangat banyak dari leher lord. Lord tidak bisa berteriak dan juga tidak bisa melepaskan tusukan pedang yang berada dilehernya. Setelah menusuk leher Lord, Neonex pun menebas kepala Lord sampai copot dan tubuh Lord tersungkur jatuh ke tanah dan tidak bisa bergerak.
Neonex : " Sepertinya kali ini pertarungan dimenangkan olehku walaupun kau bisa menyeimbangkan kekuatanku tapi pada akhirnya aku lah pemenangnya. Aku akui aku adalah Reinkarnasi dari Dewa Royak Nereng dewa terkuat di Planet Stourus dan sekarang akulah yang terkuat dialam semesta ini karena sudah berhasil mengalahkan Dewa kegelapan hahahha! "
Neonex pun menginjak kepala lord sampai hancur dan meninggalkan mayatnya. Setelah itu dia menghilang dalam kepulan asap-asap putih disekelilingnya.
Armada Sersan Fernanda berhasil kembali ke tanah air kepulangan armada ke tanah air sendiri dipimpin oleh Lettu John Lao. Setelah mendarat di bandara, Lettu John Lao bergegas menuju ke Markas Special Eagles untuk bertemu dengan Jendral Imlay. Sesampainya disana, Lao mencari Jendral Imlay diruang kerjanya.
" Tok tok tok " (Suara ketukan pintu)
Imlay : " Silahkan masuk "
Lao : " Permisi Jendral, aku adalah Lettu John Lao asisten Sersan Fernanda yang ikut serta ke Jepang dalam misi menyelamatkan Warga disana "
Imlay : " Iyah,apakah ada yang perlu kau sampaikan kepadaku? Dan selain itu juga dimana Sersan Fernanda? "
__ADS_1
Lao : " Itulah yang aku sampaikan. Kami hanya bisa menyelamatkan 3 warga yang terdiri dari seorang ibu, seorang anak dan seorang kakek tua. Dan juga, pemimpin kami yang bernama Sersan Fernanda tidak pulang ke tanah air dan dia sedang bertarung dengan monster ekor 100 jendral "
Imlay : " Apa kamu bilang? Sial! Aku harus menyusulnya kesana sekarang juga sebelum semuanya terlambat! "
Lao : " Tapi itu sangat berbahaya jendral lagipula sersan berpesan agar tidak terlalu mengkhawatirkannya dan dia siap mati kapanpun untuk melindungi tanah air tercintanya "
Imlay : " Aku tidak peduli aku akan menyusulnya sekarang juga! "
Imlay pun pergi meninggalkan Lettu Lao dan menuju ke Pesawat Induk Xionnes-703 untuk menyusul sahabatnya itu ke Jepang. " Tunggu aku sedikit lagi teman, aku belum siap untuk kehilangan dirimu kau masih dibutuhkan dalam manajemen militer " Kata Imlay didalam hati..
To Be Continued....
Chapter selanjutnya adalah Ikhlas dalam menerima kenyataan yang pahit
Tiap kali ku beraksi pasti ada nyawa yang melayang
Aku sudah tidak kuat dengan dunia ini
Akibatnya aku jatuh dalam kegelapan dan rela membunuh semua orang
Hanya untuk mendapatkan sebuah cahaya
Aku tak menyesal dan itu membuatku bahagia
Tanganku penuh darah dan itu membuatku merasa bahagia
Kebebasanku dihancurkan oleh satu orang
..........
Dunia ini sangatlah indah tapi itu hanya tipuan belaka
Meski begitu aku masih tenggelam didalam kegelapan
Walaupun ini adalah kesalahan besar dan aku masih menikmatinya
Dunia ini akan terasa kejam jika kehilangan orang yang disayang
__ADS_1