Akan Ka Neraka Menjadi Surga

Akan Ka Neraka Menjadi Surga
Teror yang Tiada Henti


__ADS_3

"Suara teriakan siapa tu ca'." tanya indra.


"Itu seperti suara ibuku ndra, dan suaranya berasal dari dalam rumah". Jawabku sambil berlari menghampiri ibuku.


"bu..bu..bu.. ibu dimana". Teriakku sambil mencari ibuku.


Ku dapatinya ibuku sudah duduk tersungkur di bawah lantai dalam keadaan lemas sehingga membuatku keget begitu pun juga indra. Langsung saya membantu ibuku untuk berdiri dan ku dudukkan di kursi ruang tamu dan buru-buru mengambil air minum. Saya belum menanyakan kepada ibuku apa yang terjadi karena kulihat tubuhnya yang masi lemas tapi di fikiranku pasti ibu mendaptkan teror dari orang yang sama yang mengirim paket waktu itu. Hal ini membuatku semakin cemas akan apa yang akan terjadi pada keluargaku selanjutnya padahal sampai sekarang saya belum mengetahuan siapa orang yang meneror keluargaku beberapa hari ini. Saat kulihat ibuku sudah mulai tenang saya dan indra mencoba menanyakan ada apa kenapa sampai berteriak.


"tante tidak kenapa-napakan, dan apa yang membuat tante berteriak". tanya indra.


"iya ma mama kenapa".tanyaku.


"nak indra tante tidak kenapa-napa".jawabnya.


"mama nga apa-apako ca".


Tapi saya tidak percaya mana mungkin ibuku teriak sampai segitunya kalau tidak kenapa-napa.

__ADS_1


"mama jangan bohong kalau tidak kenapa-napa kenapa mama sampai teriak seperti itu dan tersungkur di lantai". tanyaku.


"Serius ca mama tidak apa-apa".jawabnya sambil mayakinkan ku.


"Syukurlah kalau tidak apa-apa", jawabkun


"Syukurlah tante, kalau begitu saya pamit pulang dulu". jawabnya sambil berpamitan.


"hati-hatiya nak dan terima kasih".jawab ibuku.


"hati-hati ya ndra makasi udah antar".


Indra pun sudah pulang, saya kembali duduk di ruang tamu bersama ibuku dan menceritakan apa yang terjadi. Ibuku pun mulai menceritakan apa yang terjadi saya pun kaget. Ternyata ada orang yang masuk kedalam rumah dan masuk kedalam kamarku. Mendengar cerita ibuku saya pun langsung masuk ke kamarku untuk memeriksa apakah ada barang yang hilang. Ku periksanya satu-satu tapi tak ada barang berhargaku yang hilang. Saya pun heran apa yang di lakukan orang itu di dalam kamarku kalau tidak mencuri apakah karena ibuku keburuh mempergokinya jadi tidak sempat mengambil barang. Sayapun di buat kager saat melihat boks yang ku simpan di bawah tempat tidur ku hilang boks itu berisi foto-foto masa kecilku bersama ayahku.


"kenapa dia mengambil itu, mau dia apakan barang-barang itu",gumamku.


Tiba-tiba saya di kagetkan oleh ibuku yang sudah di depan pintu.

__ADS_1


"ca' apakah ada barang yang hilang" tanyanya.


"tidak ada ma, mama pergi istirahat lah mamakan masi lemas". jawabku sambil meminta ibuku kembali istirahat.


Setelah ibuku sudah meninggalkan kamar saya masi berdiri dan tidak habis fikir kenapa orang itu hanya mengambil barang-barang itu. Saat saya akan berbaring di tempat tidurku mataku tertuju pada sebuah kotak yang sama dengan kotak waktu itu. Saya pun segera mengambilnya dan kubuka. Saya sangat kaget dan langsug membuang kotak itu saat melihat isi kotak yang isinya adalah sebuah boneka yang penuh dengan darah dan dadanya tertanjabkan pisau dan juga ada sebuah surat. Sayapun mengambilnya dan langsung membacanya. Dimana isi surat itu.


"Hallo diandra sekarang kamu begitu bahagia yah mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang kau impikan mempunyai teman yang dekat denganmu. apakah kamu tau kebahagian mu itu membuatku sangat marah. Kamu lupa dengan apa yang terjadi pada saat itu kau pergi begitu saja meninggalkan masalah yang terjadi kamu lari kau pengecut munafik dan hidup bahagia di atas penderitaanku. Kenapa... kenapa harus aku, kenapa ..kenapa kamu harus lari. Saya begitu membencimu ingat diandra ini baru awal maka nikmatilah saat dimana kau akan kehilangan semuanya bahkan orang-orang yang kau sayangi."


Begitu lah isi surah itu, saya tidak tau apa maksudnya dan saya tidak mengerti kenapa dia menargetkan keluargaku. Tapi saya yakin ini pasti perbuatan rian si pria brengsek itu. Saya sudah curiga waktu wawancara, saat saya diterima dengan mudah dan saat saya bekerja di perusahaanya. Tapi saya tidak akan tinggal diam saya akan memyelidikinya dan membuktikan bahwa dia adalah pelakunya. Saat saya sudah membuktikannya saya akan membuatnya bertekuk lutut di hadapanku sambil memohan maaaf.


"saya akan mengikuti permainanmu sampai dimana kau bisa menerorku".


Disisi lain ada orang yang tertawa karena rencananya berhasil.


"Bagaimana diandra pratiwi angraeni apakah kamu suka hadianya, itu belum seberapa kamu akan melihat kejutan-kejutan lainnya yang akan membuatmu kagum dimana kamu akan merasakan bagaimana kehilangan orang orang yang kau sayangi dan di benci oleh banyak orang".Ucap orang itu sambil tertawa


kira-kira siapa ya orang itu

__ADS_1


Jangan lupa di vote ya


__ADS_2