Akan Ka Neraka Menjadi Surga

Akan Ka Neraka Menjadi Surga
Balas Dendam


__ADS_3

Baru saja saya ingin membuka pintu tiba-tiba di memanggil ku sontak saya berbalik dengan memasang wajah yang begitu manis (apalagi ya tuhan bisa-bisa saya gila bila harus melihat wajah pria brengsek ini. Ucapku dalam hati).


"Diandra."panggilnya,


Iya pak. Ada apa yah


"Apakah ini tidak terlalu malam.. ini sudah jam 07.00 saya antar kamu ya". Tawarnya.


(Ya tuhan ke gilaan apalagi ini mana mau saya duduk berseblahan dengan pria brengsek ini. Saya mohon stop pura-pura baik di depanku itu membuatku muak).


"Tidak usah pak saya sudah memesan taksi online dan taksinya juga sudah ada di depan." Jawabku.


Ya sudah hati-hati. Terima kasih untuk hari ini.


Iya pak sama-sama.


Dasar cowok gila, sinting apakah dia lupa dengan kejadian waktu itu. Entah apa yang ada di fikirakan tapi sampai kapan pun saya tidak akan perna lupa. ucapku saat sudah jauh meninggalkan cowok gila itu.

__ADS_1


Disisi lain rian masi duduk di ruanganya sambil tersenyum sinis.


Ini baru awal eca. Saya akan membalas semua perbuatanmu padaku. Kamu sudah membuatku menderita bertahun-tahun akibat depresi lantas kau menyalakan ku atas kematian ayahmu padahal kau sendiri yang ingin mati. Jadi tunggu saja. Apa yang akan ku perbuat padamu jadi nimatilah saat-saat ini sebelum semuanya menjadi seperti neraka buatmu. katanya sambil tetawa hahhaahahaaa.


Desisi lain saya sudah sampai dirumah. Dan benar saja ibuku sudah menungguku di depan rumah dengan perasaan cemas.


"Kamu dari mana aja ca, jam segini kok baru pulang". Tanyanya.


Maaf bu saya tadi ada ada urusan dikantor sehingga lambat pulang.


Kalau gitu harusnya telfon ibu dong.


Setelah selesai mandi saya langsung makan kemudian merebahkan badan di sofa sambil nonton. Saat saya sedang asik nonton tiba-tiba ibu datang dan berkata.


Oh iya ca tapi siang ada pake untuk kamu.


"Paket dari siapa bu. perasan saya tidak pesan apa-apa dh." Tanyaku heran.

__ADS_1


Katanya dari teman SMA kamu dulu, tidak tau namanya siapa soalnya tidak ada namanya tapi yang jelas dari sekolah kamu yang dulu.


Sayapun mengambilnya kemudian masuk kamar untuk membuka paket tersebut karena begitu penasaran sayapun langsug membukanya. Alangkah terkejutnya saya ketika melihat isi paketĀ  ini adalah foto waktu ayah saya kecelakaan, kemudian disitu tertulis "kau yang telah membunuh ayan mu sendiri seharusnya kamu yang mati pada saat itu". Sayapun langsung melempar kotak itu beserta isinya.


Siapa yang melakukan ini apa maunya. tiba-tiba nama rian terlintas di fikiranku. Apakah mungkin dia yang melakukanya tapi mana mungkin diakan tidak mengenalku dilihat dari tingkah lakunya yang baik terhadapku, kalau bukan dia lalu siapa. "teriakku".


Ternyata teriakan ku itu sangat keras sehigga terdengar oleh ibuku.


"ca ada apa, kamu kenapa nak?" tanyanya denga suara terdengar begitu cemas.


"Tidak ada apa-apa ma hanya kaget liat vidio yang di kirim teman di hpku". jawabku saya terpaksa bohong agar ibuku tidak cemas.


maafkan saya ma' saya harus berbohong saya tidak mau ini menjadi beban fikiran mama. Tapi tenang saja ma saya akan mencari siapa orang yang mengirim paket ini.


Kenapa mereka melakukan ini padaku. Tapi siapun orangnya dia akan menerim balasnya.


Tak ku sangkah air mataku pun jatuh. Saya pun mengambil foto ayahku, kulihat foto itu dan memeluknya.

__ADS_1


"Ayah apakah aku sanggup menghadapi semua ini. Hari ini saya bertemu dengan orang yang saya benci dan hari ini pun saya mendapatkan paket dari orang yang tak aku kenal sama sekali."


Sampai saat ini masi misteri siapa orang itu..


__ADS_2