Akan Ka Neraka Menjadi Surga

Akan Ka Neraka Menjadi Surga
Berharap kesedihan menjadi kebahagiaan


__ADS_3

tapi saat mobil itu mendekat tubuh saya terpental karena didorong oleh seseorang tak ku sangkah orang itu adalah ayah saya dia sudah tergeletak tak berdaya berlumuran banyak darah di tengah jalan sontak sayapun lari menghampirinya.


Dengan berkata "kenapa ayah menyelamatkan ku.. kenapa ayah kenapa". sambil terisak dan memeluk tuhuh ayahku. disisah napasnya ayah saya berkata "ayah percaya padamu nak". itulah kata terakhir dari ayah saya yang akhirnya meninggal di tempat. Kejadian itu terjadi pas di depan sekolah.


seperti di sambar petir di siang bolong saya menangis sekencang-kencangnya hingga saya tak menyadari sudah banyak orang yang mengerumuni kami kulihatnya ada rian di pria brengsek itu semua ini gara-gara kamu seandainya kamu tak memfitnaku, ayahku tidak akan datang kesekolah ayahkuu tidak akan meninggal semua ini gara-gara kamu "teriakku padanya". Dan dia dengan santainya pergi tanpa rasa bersalah.

__ADS_1


Hingga kejadian itu saya memutuskan pindah sekolah dan sudah tidak perna bertemu dengan cowo brengsek itu. inilah alasan saya kenapa saya begitu membenci dia. Karena setiap melihat wajahnya saya akan teringat dengan kejadian waktu itu. Dan hari ini saya harus bertemu dengan orang yang meyebabkan ayah saya meniggal tak terasa air mata saya jatuh. Tak hentinya saya menangis hingga akhirnya saya tertidur "ayah aku rindu padamu hari ini saya bertemu dia lagi " ucapku dalam tidur.


Waktu memunjukkan pukul 06:00 saya sudah terbiasa bangun pagi. kulihatnya muka ku di depan cermin ya tuhan mataku mana kok bengkak gini, ini pasti gara-gara nangis semalaman "teriakku tapi tidak sampai kedengaran ibu". Tiba-tiba hp ku bunyi ternyata itu pengumuman hasil tes wawancara kemarin dan saya lolos langsung sontak saja saya teriak memanggil ibuku sehingga membuat ibuku kaget. "ca ada apa kok pagi-pagi udah teriak-teriak" (sautnya). Saya berlari memelukknya "ma saya diterima. "ibu begitu bahagia mendengarnya. Saya langsung bersiap-siap karena hari ini langsung kerja dengan hati yang sangat gembira sampai-sampai saya lupa dengan rian.


Saya pun berangkat ke kantor tak lupa mencium tangan ibuku terlebih dahulu. Setelah sampai di kantor saya begitu senang, kenapa tidak hari ini saya sudah mendapatkan id card yang menandakan bahwa saya sudah resmi menjadi karyawan di perusahan BIKOnet. Saking senangnya saya berjalan tanpa melihat sekeliling sehingga saya tak sengajah menabrak seseorang yang ternyata Pria brengsek itu. Sontak saja saya tejatuh dan tiba-tiba salah satu karyawan mendekati kami dan mengatakan apakah tidak apa-apa sontak saya mengatakan tidak apa-apa. Saya berdiri dan begitu marah karena bertemu dengan dia dan yang membuat saya lebih kaget saat meneger menghampiri pria brengsek itu dan berkata "Pak directur apakah anda tidak apa-apa". Saya langsung kaget dan berkata dalam hati "pak direktur apakah saya tidak salah dengar, oh tuhan kesialan macam apa ini kenapa bisa dia menjadi direktur di perusahaan yang ternama ini. Apakaha saya harus bekerja dengan dia, bisa-bisa saya gila bila setiap hari bertemu dia. Sementara saya bergumam dalam hati saya dibuat kaget oleh suara meneger yang berteriak kepadaku dan memintaku untuk minta maaf kepada direktur.

__ADS_1


"Diandra cepat minta maaf pada direktur, baru hari pertama masuk kerja sudah buat masalah yah kamu" (teriaknya).


Ba..ba..baik pa sayapun minta maaf tapi dalam keadaan terpaksa.


Saya minta maaf pak saya kurang berhati-hati sehingga menabrak bapak"ucapku sambil mununduk dan memasang muka bersalah meskipun dalam hati berkata cihh.. kalau saja kamu bukan bos disini matipun saya tidak akan minta maaf.

__ADS_1


__ADS_2