Akan Ka Neraka Menjadi Surga

Akan Ka Neraka Menjadi Surga
Paket Misterius


__ADS_3

Akhirnya saya tertidur.


Paginya Saya bangun agak lambat karena mumpung  hari ini hari minggu jadi jiwa rebahanku mencul entah kenapa setia saya ingin bangun seolah-olah kasur ku berkata tidur lah aku lebih nayaman. hehehehe....


Waktu menunjukkan pukul 10:00 dan tau nga saya belum mandi entah kenapa diriku begitu malas. Tiba-tiba saya teringat dengan paket yang saya bukan tadi malam. saya masi penasaran siapa orang yang mengirim paket itu lalu apa tujuannya. Memikirkannya membut kapalaku sakit.


Ihh siapa sih yang iseng banget." Sambil mengacak-acak rambutku.


Dari pada saya pusing mikirin siapa pengirim paketnya lebih baik saya mandi siapa tau dengan mandi otak saya tiba-tiba menjadi cerdas dan indra ke enamku tiba-tiba terbuka  "Gumamku sambil terkekeh sepertinya saya sudah gila", hahahahahahha.


Setelah selesai mandi ibuku menyuruhku membuka pintu.


"Ca tolong buka pintunya sepertinya ada orang". Teriaknya dari dalam dapur.


"Baik bu". Jawabku


Kubukanya pintu ternyata tukang antar barang.


"Maaf mba apa bettul ini rumah mba diandra." Tanyanya.


Iya saya sendiri. ada apa ya pak.


Ini mba ada paket dari seseorang katanya harus di antar langsung ke orangnya.


"Dari siapa pak". tanyaku.


Saya kurang tau mba soalnya nama pengirimnya tidak ada.


Oh iya pak makasih ya.


Akupun mengambil paket itu dan langsung masuk kedalam rumah.

__ADS_1


"Ca' siapa yang datang."Tanya ibuku.


Pengantar paket bu'.


Paket dari siapa.


Tidak tau bu soalnya tidak ada nama dan alamat pengirimnya.


Saya pun bergegas masuk kamar kuletakkanya paket itu di atas kasurku sambil memandanginya. Sepertinya paket ini sama dengan yang kemarin apa mungkin orang yang mengirimnya adalah orang yang sama."gumamku".


Karena penasaran saya langsung membuka paket itu dengan perasaan yang was-was dan dengan harapan paket yang di kirim hari ini bedah dengan paket semalam.


"Ini apa? Inikah gaun.. ya tuhan cantik banget sumpah. Tapi siapa yang mengirimnya ya." tanyaku heran.


Kulihatnya ada sebuah surat langsung saja aku membacanya  suratnya itu begini.


Hallo Diandra


     Salam dari Mr. Indra


"Jadi paket ini dari indra tapi indra tau dari mana alamatku". tanyaku heran.


Apa mungkin orang yang mengirim paket semalan juga indra tapi mana mungkin indrakan baru kenal denganku. jadi tidak mungkin lah dia, untungnya apa coba kalau dia lakuin itu..."gumamku".


Tanpa menaruh curiga pada indra. Sayapun langsung mencoba gaun itu.. waw cantik benget berasa seperti putri yang lagi menunggu pangeran. "ucapku saat melihat diriku depan cermin" hahahah.


Besoknya saya pergi ke kantor dengan begitu bahagia tak sabar saya ingin bertemu dengan indra bukannya bertemu dengan indra malah saya harus berpapasan dengan rian sibos brengsek. Seketika senyumku hilang.


(Ya tuhan kenapa saya harus berpapasan dengan orang ini sih saya sudah sengaja berangkat pagi-pagi agar tidak bertemu orang ini tapi apa boleh buat  takdir berkata lain). Omelku dalam hati.


Terpaksa deh harus senyum dan menyapanya.

__ADS_1


"Selamat pagi pak." Sapaku sambil membungkukkan badan.


 


Iya selamat pagi.


(Aku tersenyum).


Ca tahan ca kamu harus tersenyum. sambil memaksakan bibirku untuk tersenyum.


Tak lama setelah itu indra datang moodku pun berubah menjadi  senang.


Kusapanya.


Pagi ndra. makasih ya atas gaunnya.


Gaun apaan. jawabnya heran.


Kok indra kayak orang bigungya apa mungkin bukan dia yang mengirim baju itu atau mungin di malu. ah mungkin dia malu ya sudah lah. Tanpa sadar ternyata ada orang yang tersenyum mendengarnya, siapa lagi kalau bukan pria gila itu. Tanpa curiga sayapun pergi menginggalkannya dan bergegas keruangan ku.


Hmmm tak terasa saya sudah hampir sebulan bekerja disini.


"Wow kau luar biasa ca' kamu bisa bertahan bekerja dengan orang itu". Pujiku pada diri sendiri dengan  bangga.. sayapun terkekeh heheeehehehe. Sampai saat ini tidak ada masalah yang terjadi salama saya bekerja disini. Tapi saya masi heran dengan pria brengsek itu apakah dia tidak mengenaliku atau lupa. Tapi bodo amatlah mau dia ingat atau tidak dendam ini harus terbalaskan.


Seperti biasa bekerja dan bekerja tak terasa sudah jam 05:00 saatnya pulang tiba-tiba kami disuruh menunggu beberapa menit entah ada apa sayapun tak tau. Sekertatis direktur membagi-bagikan kami undangan, ku lihatnya. Oh ini undangam ulang tahun perusahaan jadi ulang tahunnya besok. Setelah mendapatkan undangannya sayapun langsung pulang.


Disisi lain Pria gila itu tersenyum sinis dan berkata "berbahagialah kamu sepuasnya hari ini diandra karena besok tidak akan ada senyum diwajahmu walau itu hanya sedikit.


Kamu memang bodoh". sambil tertawa...


Apa yang di rencanakn Rian apakah di berpura-pura selama ini. Oke sampai disini dulu ya tunggu update selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2