Akan Ka Neraka Menjadi Surga

Akan Ka Neraka Menjadi Surga
CURIGA


__ADS_3

Sepanjang perjalanan saya hanya memikirkan indra dan rian.


Difikiranku.


"Jangan-jangan mereka pacaran,


Ah tapi mana mungkin".


"Jangan-jangan mereka sahabat


tapi mana mungkin merekakan saling tak suka".


"Jangan-jangan ini cinta segitiga,


ah masa sih mereka memperebutkanku, saya tau saya memang cantik hehehe"


Terus apa dong, entahla saya benci fikiranku.


Ayo berfikir positif diandra.


Sepertinya mereka tidak sengaja bertemu terus mereka bahas pekerjaan dan atau karena tidak sengaja bertemu jadi indra tidak enak sama rian karena dia atasan dikantor jadi indra terpaksa menemani rian. Oke fiks ceritanya begini.


Saya selalu meyakinkan diriku dab fikiranku untuk tidak berfikir negatif tentang mereka berdua. Tapi entah kenapa malah menjadi-jadi . Di bus selama perjalanan saya selalu berbicara sendiri orang di sekitarku mungkin sudah menganggapku gila.

__ADS_1


Akhirnya sampai, saya kemudian turun dan berjalan karena tempat pemberhentian bus dengan rumahku cukup dekat. Sepanjang perjalan saya bernyanyi.


Jangan memilih aku bila kau tak sanggup setia.


jodohku maunya ku dirimu


ku menagis membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku


nanananannananaanaan hmmmm🎶🎶🎶🎶


Tak terasa saya sudah sampai dirumah.


Langsung ku cari kunci rumah dan membuka pintu. Karena begitu capek karena berjalan seharian barang belajaanku saya lempar ke atas ranjang begitu saja begitu pun dengan badanku langsung menghempas di atas kasur.


Saat saya sedang bersantai fikiranku kembali terlintas dengan apa yang ku lihat hari ini.


Saya begitu bingung ada 3 orang yang ada difikiran ku. Saya tidak tau apakah mungkin salah satu dari mereka adalah pelakunya atau mungkin 3 orang itu saling berhubungan.


Kepalaku selalu memikirkan semuanya tapi tak ada hasil apapun sampai sekarang saya belum menemukan nugroho sih penulis surat itu sedangkan itu merupakan satu-satunya yang bisa menjadi bukti dari kejadian-kejadian yang menimpahku.


Besok saya ingin pergi ke sekolah lamaku tapi saya harus pergi bekerja apakah saya harus memulai penyelidikan lagi atau saya juga perlu menyelidiki indra mungkin dengan menyelidikinya saya bisa mendapatkan sedikit bukti.


Saya selalu memikirkannya, apapun yang saya lakukan pasti memikirkannnya sampai-sampai saya selalu ketiduran. Betul saja saya ketiduran lagi.

__ADS_1


Waktu menunjukkan pukul 06:00 pagi.


Pagi ini saya memutuskan berangkat kantor lebih awal agar bisa mengecek biodata indra. Saya berangkat jam 07:00, satpam di kantro tidak akan heran ataupun curiga karena saya memang kadang datang lebih pagi dari karyawan lain.


Di perjalanan saya sudah memikirkan dan sudah yakin bahwa hari ini berhasil. Akhirnya saya sudah sampai di kantro betul saja satpam yang menjaga tidak heran melihatku malah memyapaku.


Sayapun berjalan menuju ruangan dengan sangat bahagia karena hari ini akan berhasil, dan tak lupa saya singgah terlebih dahulu di kantin untuk sarapan maklum saya jarangan sarapan kalau berangkat ke kantor.


Setelah selesai sarapan saya langsung menuju keruanganku dan kulihat masi sepih, benar saja saya Orang pertama yang datang di kantor. Sayapun mulai melancarkan aksiku tapi tatap waspada ku nyalakannya komputer dan ku mulai mencari nama indra beserta biodatanya , karena begitu banyak karyawan saya harus mencari dengan teliti setelah tapi sudah cukup lama saya mencari tapi nama indra tak dapat-dapat sedangakan sudah sampai akhir.


Karena saya fikir nama indra terlewat sayapun memulai dari atas dan tiba-tiba saya melihat nama yang begitu tidak asing yaitu nama nugroho saya hanya membaca sekilas saya saya hendak mencarinya kembali tiba-tiba ada suara orang membuka pintu dan langusung saja saya kembalikan ke menu utama. Saya hampir ketahuan dan bukannya menghilangkan rasa penasaranku malah tambah.


Saya masi heran kenapa nama indra tidak ada di daftar karyawan dan saya hanya menemukan nama nugroho di daftar nama salah satu karyawa. Memikirkan hal ini saya sampai-sampai tidak mendengar sapaan dari indra.


Karena melihat tingkahku yang aneh indra tiba-tiba mengagetkanku. Saya begitu kaget


dan saya sudah mulai tidak konsentrasi bekerja, sesekali saya melihat keruangan rian dan sesekali melihat ke indra. Sepertinya indra menyadari bahwa saya sedang memperhatikannya.


indra bertanya kepadaku lewat bahasa tubuh yang artinya kamu kenapa. Saya hanya menjawabnya sambil menggelengkan kepalaku.


Saya tidak bisa konsentrasi bekerja, pekerjaan ku juga kacau sampai-sampai saya di panggil manager karena kerjaku berantakan. Saya hanya bisa minta maaf dan rasanya saya ingin pulang.


Sampai jam pulang kerja pun saya masi memikirkan kejangalan-kejanggalan yang terjadi begitu banyak kejanggalan tapi tak satupun bisa terpecahkan.

__ADS_1


Hal ini malah membuat saya bingung dan tambah stress.


Entah apa yang harus saya lakukan dan entah sampai kapan akan berakhir.


__ADS_2