Akan Ka Neraka Menjadi Surga

Akan Ka Neraka Menjadi Surga
PINDAH


__ADS_3

Besoknya ibuku sudah bisa keluar dari rumah sakit tapi dengan syarat tidak boleh stress. Karena khwatir dengan keadaan ibuku saya memutuskan untuk membawanya kerumah lamaku.


Pagi pukul 08:00 saya sudah membereskan barang ibuku yang di rumah sakit dan siap-siap untuk pulang. Hari ini saya tidak masuk kantor lagi karena saya harus mengantar ibuku ke rumah lamaku yang berada di jalan HANYA KAU SATU-SATUNYA(Buaya darat). Saya tidak memberitahu siapun baik indra maupun rian karena saya masi belum yakin dengan mereka berdua.


Beberapa saat kemudian hp saya bunyi ternyata taksi yang saya pesan sudah datang. Saya belum memberitahu ibuku bahwa dia akan saya bawa kerumah kami yang dulu. Ibuku akan lebih aman kalau disana karena ada pak naim dan bu ina. Setelah beberapa jam perjalan akhirnya kami sampai ibuku heran dan bertanya kepadaku.


"nak kok kita disini".Tanyanya


" Iya bu', ibu akan lebih aman kalau tinggal disini". ucapku


Saat saya turun dari mobil kulihatnya pak naim dan bu ina sudah menunggu kami depan pintu, sebelum datang saya sudah menelfon pak naim dan bu ina dan menceritakan semuanya.


Sayapun mengantar ibuku masuk kedalam rumah dan menyuruh supir taksi untuk menunggu sebentar.


"bu' eca pamit dulu ya". ucapku


"nak kamu mau kemana memang tidak tinggal sama ibu". jawabku.


"tidak bu' soalnya saya juga ada kerjaan diluar kota jadi mungkin akan lama jadi ibu baik-baik disini dan ingat jangan beritahu siapapun kalau ibu tinggal disini". ucapku bohong


"baiklah, hati-hati ya nak".


"kalau begitu eca pamit dulu ya bu".


Sayapun berjalan keluar di antar oleh pak naim saya sudah berpesan pada pak naim untuk menjaga ibuku dan tidak memberitahu siapapun kalau ibuku tinggal disini.

__ADS_1


Sayapun sudah meninggalkan rumah dengan perasaan yang begitu bersalah karena harus membohongi ibuku. Tapi semua ini kulakukan untuk keselamatan ibuku.


"Pak antar saya ka jalan MANTAN MINTA BALIKAN ". ucapku


"baik mba".


Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya saya sampai dirumah, saya langsung masuk kamar, di dalam kamar saya masi memikirkan kejadian-kejadian yang menimpah keluarga ku. Sebenarnya saya takut untuk tinggal sendiri tapi saya harus berani karena dengan begini saya bisa menangkap orang yang sering meneror keluargaku.


Karena hari ini saya tidak masuk kantor, saya memanfaatkan waktu ku untuk menyelidiki semua paket maupun surat yang di kirim kepadaku siapa tau saya bisa mendapatkan petunjuk. Saya sudah memutar balik kesana kemari tapi tidak ada apapun yang bisa di jadikan petunjuk, tiba-tiba saya teringat dengan surat yang di berikan pak naim. Saya yakin surat itu ada sangkut pautnya dengan kejadian-kejadian yang menimpah keluargaku. Saya harus bisa mencari tau siapa yang bernama Abraham nugroho, kenapa dia bisa dendam kepadaku dan apa maksud dari isi suratnya itu.


Karena besok hari minggu jadi saya harus memanfaatkannya. Karena saya begitu lelah saya memutuskan untuk tidur siang. Ketika saya bangun jam sudah menunjukkan pukul 20:00 ternyata saya ketiduran sampai tidak sadar kalau sudah malam. Sayapun bergegas untuk mandi setelah mandi saya mengecek HP Ku ternyata banyak sekali pesan dan panggilan yang masuk. Dan pesan itu dari indra dan rian. Mereka sama-sama menanyakan keadaan ibuku saya hanya membaca pesan dari mereka tapi tidak membalasnya. Sayapun meletakkan kembali Hp ku dan berjalan ke dapur untuk masak. maklum kan sudah tidak ada ibuku jadi harus mandiri.


Kubukanya kulkas kulihat ada sayur dan juga ikan sayapun mengambilnya kemudian mencuci bersih. Tapi saya kembali memasukkan ikan kedalam kulkas karena untuk saat ini saya tidak ingin makan ikan.Kulihatnya air sudah mendidi kemudian memasukkan sayur yang sudah ku potong kedalam kulkas. Lalu memasukkan mie kadalam air yang sudah mendidih jadilah mie instan alah sayaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.


Maaf soalnya nga tau masak dan sayur yang saya potong-potong tadi hanya pemanasanπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.


"Kamu memang anak yang luar biasa diandra sunggu rajin". ucap pada diriku sendiri.


Sayapun mandi dan bersiap-siap ke sekolah lama ku SEKOLAH LUAR JANGKAUAN itulah nama sekolahku, untuk mencari tau tentang abraham nugroho.


Hari ini saya pergi naik bus, bus JAGA JODOH ORANG NO. 235. Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan akhirnya saya sampai di sekolah lamaku. Tapi saya heran kenapa begitu sepih dan tidak ada siswa satupun yang ada hanya satpam yang dari zaman batu sampai sekarang belum di ganti.


Sayapun mencoba bertanya pada satpam sekolah.


"Pak permisi kok sepiyah memang hari ini anak-anak tidak masuk sekolah". tanyaku

__ADS_1


"iyalah mbak nga masuk kan hari munggu". ucapnya.


"astaga iya juga ya pak saya sampai lupa". ucapku sambil menepuk jidatku.


Oh tuhan kenapa bisa saya sampai lupa kalau ini hari minggu dan otomatis orang libur.


Saat saya hendak pulang saya punya ide kenapa saya tidak bertanya pada pak satpam diakan satpam terlama yang menjaga sekolah ini siapa tau dia tau. Sayapun kembali menghampiri pak satpam.


"Pak permisi saya mau nanya apakah bapak tau orang yang bernama Abraham nugroho alumni sekolah ini". tanyaku.


"saya tidak mengenalnya, silahkan anda pulang saja jangan ganggu pekerjaanku". jawabanya dengan nada marah.


"maaf pak kok bapak marah kan saya hanya bertanya". tanyaku heran


'Maaf ya mba kalau mba sudah tidak ada kepentingan silahkan pulang jangan sampai saya mengusir anda dengan cara kekerasan". ucapnya marah.


"Baiklah pak maaf sudah mengganggu waktunya".ucapku


Sayapun kemudian meninggalkan sekolah dengan perasaan kecewa karena tidak berhasil mendapatkan informasi, tapi saya sedikit merasa aneh kenapa saat saya menanyakan tentang abraham satpam itu begitu marah sampai-sampai dia mengusirku. Ada apa sebenarnya apa yang terjadi saat saya pindah dan kenapa dengan ambraham nugroho.


Saya pun menunggu bus lewat PACARAN SAMA DIA TAPI NIKAH SAMA YANG LAIN NO. 231. Setalah beberapa menit menuggu akhirnya busnya tiba.


Di perjalanan pulang saya masi kefikiran dengan sikap satpam tadi. Saya hanya menggerutu.


"Dasar satpam abadi orang hanya bertanya malah di usir, apa dia tidak tau saya sudah bangun subuh-subuh hanya untuk datang kesini dia fikir bangun jam 10 itu enak dan dia fikir ongkos kesini itu murah". Dan kenapa juga dia nga tanya kalau ini hari minggu kan saya tidak perlu repot-repot datang jauh-jauh". gerutuhku selama perjalanan.

__ADS_1


(Athor: Dear diandra yang terhormat sejak kapan subuh itu jam 10 dan memang satpam itu tau kalau kamu mau datang kesekolah pada hari minggu maaf ya otak itu di pake oke).


__ADS_2