
Iya tidak apa-apa.. lain kali lebih hati-hati yah.
kalau begitu saya duluan. "ucapnya".
"(Saya heran dia kok baik banget ya tidak seperti dulu. apakah dia hanya berpura-pura atau tidak mengenaliku, tapi bodo amatlah)."
Baik pak "jawabku".
Tanpa sadar saya melupakan sesuatu saya baru ingat bahwa pak meneger masi ada disini. sontak saya kaget saat mendengar teriaknnya.
"Bagus ya diandra baru hari pertama sudah buat masalah. sana kerja. Bentaknya".
Baik pak." Jawabku".
Saya pun langung bergegas ke meja kerjaku "dasar meneger gendut apakah di tidak berfikir dengan suaranya itu bisa membuat gendang telingah orang peccah. "Ketusku".
Disaat saya asik ngomel tiba-tiba salah satu teman kerjaku nyamperin
"Hai karyawan baru ya tanyanya."
Iya."jawabku'
"Perkenalkan nama ku indra nama kamu siapa." (sambil menyodorkan tanganya).
Perkenalkan nama saya diandra biasa di panggil eca. (jawabku sambil menjabat tangannya).
Biar saja jelaskan sedikit ciri-ciri indra ini . Indra merupakan orang yang sangat periang dan suka janda eh maskudnya suka bercanda umurnya 25 tahun dua tahun lebih tua dari pada saya tingginya kira-kira 180. kulitnya putih dan juga tampan sih menurutku.. hehehee kayak oppa-oppa gitu.
__ADS_1
Kami pun mulai mengobrol sambil bekerja dia mengatakan menejer emang gitu jadi maklumin aja. saya pun terkekeh karena orang yang kami cerita itu lewat. hahahhahaha.
Diandra, indra ini saatnya kerja bukan ngobrol apa kalian mau di pecat " teriaknya".
Sontak saya dan indra langsung diam. Tak terasa sudah waktunya makan siang Indra mengajakku untuk makan siang bareng akupun mengiyakan ajakannya. Setelah selesai makan kami kembali ke kantor dan berjalan sambil ngobrol, tanpa aku sadari beberapa mata melihatku secara sinis seperti ingin memakanku.
"Ternyata kamu cukup populer juga ya nra di kantor ini. (Godaku)."
"Ngalah.... mana ada yang suka sama cowok jellek kayak aku ( jawabnya)".
"Bohong kamu. buktinya karyawan cewek-cewek itu perhatiin kamu dan melihat aku dengan tatapan sinis gitu membuat ku merindung (ejekku). "
Tak terasa kami sudah sampai di ruangan. seperti biasa kami langsung kerja, karena tau ajakan kalau menger gendut itu liat pasti dia akan marah lagi.
Tak terasa sudah jam 05:00 saatnya pulang kantor. Saat siap beres-beres tiba-tiba sekertaris direktur datang memanggil ku.
Dengan memasang ekspresi heran.
"Ada apayah". Tanyaku
"Saya juga tidak tau kesana aja sepertinya penting. Jawabnya.
Baiklah.
Dengan ekpresi yang masi heran saya menuju keruangan direktur sambil ngomel-ngomel.
(Ngapain sih panggil saya, apa karena masalah tadi siang, saya kan sudah minta maaf). Ketusku.
__ADS_1
Sayapun mengetuk pintu dikerktur
Tok.tok.tok
"Masuk". Sautnya.
Sayapun di persilahkan duduk
"Ada apa ya bapak memanggil saya". Tanyaku heran.
Oh iya maaf sudah membuatmu lambat pulang tapi ada yang ingin saya tanyakan.
"Iya pak apa yang ingin bapak tanyakan".
Jadi begini sebentar lagi ulang tahun adik saya yang perempuan saya bingung untuk memberikan kado apa, saya perhatikan sepertinya kamu pandai memilih hal seperti itu dilihat dari penampilanmu yang menarik.
"Ya tuhan dia manggil ku ke ruangannya hanya ingin bertanya tentang ini buset" gumamku dalam hati.
"Maaf pak tapi sepertinya bapak salah orang, saya juga kurang tau kalau masalah kado". Jawabku.
(Oh tuhan saya sudah tidak tahan melihat wajahnya itu, sampai kapan saya harus berpurah-purah tersenyum di depannya).
"Oh begitu yah. Kalau begitu maaf karena telah menyita waktumu."
Tidak apa-apa pak
Kalau begitu saya permisi dulu.
__ADS_1
(Sambil menggalkan pria brengsek ini).