Akhirnya Ku Menemukanmu

Akhirnya Ku Menemukanmu
Pindah kerja (Lagi)


__ADS_3

Hari pertama Mutia bekerja di perusahaan yang baru lagi. yess, kalau dipikir-pikir dia hanya bertahan satu tahun di setiap kantor yang pernah mem pekerjakan nya. Setelah bank swasta, kemudian biro jasa tenaga kerja, kemudian ini kantor ke tiga nya.


Semoga betah doa nya dalam hati.


"Perkenalkan saya Mutia Denalla, perdana bergabung mulai hari ini mohon bantuan ya teman-teman."


Sambutan singkat plus senyuman manis yang jadi andalan nya. Walaupun tidak ada yang bikin segar mata di kantor ini pikirnya sambil tertawa sendiri.


Tugas utama Mutia adalah menerima transaksi tunai dari nasabah, menjadi teller di sebuah agen asuransi ternama di seluruh Indonesia.


Mutia adalah perempuan yang cepat beradaptasi sehingga gonta - ganti pekerjaan dengan mudah ia lakoni.


ddrrrrrtttt....drrrrrttt.....


Mutia mengangkat telepon nya, ternyata itu Betha teman, yang membantu nya masuk di perusahaan ini.


"Udah makan siang belom? aku jemput yaaa... siap-siap diluar"


Ajakan yang lebih tepatnya sebuah perintah karena belum sempat dijawab Mutia.


******


"Gimana kerjanya?" tanya Betha begitu mereka sampe di sebuah kafe dekat kantor mereka.

__ADS_1


"So far so good..sayang gk ada yang bikin mata segarr gituuu" jawab Mutia dengan mimik sedih.


"Nah ini dia, makanya gue ajak lo makan.


tadi gue dapat info, kalau kantor *money money* lagi butuh Teller. Kalau mau cari cowo keren ya disitu tempatnya.


"Lo mau gak gue pindahin ke situ ?" tanya Betha, tentu saja dia bisa karena Betha adalah HRD di perusahaan mereka.


"Mau banget lahhhh... masak gue nolak .. tengkyuu bethaaaa ur my my lah pokoknya.. hari ini gue yang traktir deh." Mutia tersenyum senang.


*******


Sebulan kemudian, di kantor money money.


Tak lupa senyum andalan nya dikeluarkan karena hari ini banyak yang segar segar di depan matanya.


Mencari jodoh adalah prioritas utama Mutia, pekerjaan hanya kedok saja. Tahun ini umurnya nyaris 27 tahun, dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda kehadiran calon suami di hidupnya.


Adalah Resty, Customer Service di kantor ini yang membawa nya ber keliling dan mengenalkan Mutia pada rekan kerja yang lain.


"Semuanya ada tiga lantai, Teller dan CS di lantai 1 dan ada beberapa ruang pertemuan dengan nasabah.


Kemudian, di lantai 2 dan 3 adalah ruangan kerja bagian operasional dan collection.

__ADS_1


"Tugas kamu ya menerima pembayaran tunai dari nasabah dan pastikan input sesuai dengan no kartu dan nominalnya ke sistem".


"Siappp.... laksanakan !!! " seru Mutia sambil memberi tanda hormat.


Resty tertawa dan segera kembali ke meja nya. Tak lupa dia menyemangati Mutia.


Mutia pun tampak sibuk mempelajari pekerjaan barunya. walaupun tujuan utama nya mencari jodoh, Dia mau kerjaan utamanya beres dan bagus.


Tidak terasa sudah tiga hari Mutia bekerja, dia baru berteman dengan Resty dan helvina si pecinta drama Korea. Karena sesama pecinta drama Korea inilah mereka nyambung untuk ngobrol dan bercanda.


"Tia, lo udah punya gebetan belom?" tanya helvina ketika mereka istirahat makan siang.


"Udah dong, gue mah setia sama oppa Hyun bin"


"Yeeee itu mah pacar gue, mau gue sertifikasi ntar lagi."


bantah helvina yang langsung disambut tawa nya Mutia dan Resty.


"Eh gue serius nih.. gue mau kenalin lo ama anak teman gue. Kasian banget dia baru ditinggal pacarnya" sahut helvina dengan mimik serius.


"Hah siapa? ganteng gak? kalau kayak oppa sih gue mau" Mutia tersenyum, karena emang ini lah tujuan dia berpindah kerja.


"Ganteng donggg.. tapi ini versi India bukan Korea, kayak iklan air mineral itu loh yang ada manis manisnya"

__ADS_1


Mutia ketawa sambil geleng geleng kepala kemudianmelanjutkan makan nya, tapi dia melihat ada raut wajah lain dari Resty


__ADS_2