
Mereka pun berjalan masuk kedalam rumah, Sembari Pak Andre melihat-lihat ruangan rumah Tania.
Tania pun menuju dapur untuk membikin secangkit teh untuk sang Produser.
Dari kejauhan Tania pun memandangi Pak Produser yang sedang asik melihat foto-foto yang terpajang didinding rumahnya.
Setelah selesai Tania pun segera menghampiri Pak Andre dan menyodorkan secangkir teh hangat untuk sang produser.
"Silahkan diminum pak teh nya mumpung masih hangat." Ucapnya sambil menaruh tehnya diatas meja.
"Ohh oke thanks, Saya minum yah" Saut Pak Andre sembari menghampiri Tania dan duduk disfa samping Tania.
"Mmmmmm.. Mantap banget teh nya" Lanjutnya sambil menyeruput tehnya.
"Makasih Pak." Jawab Tania sembari mengikat rambut panjangnya karena keringetan.
Melihat Tania sedang mengikat rambutnya Pak Andre pun langsung terpesona dengan leher indah Tania yang begitu jenjang, membuat Pak Andre tidak bisa mengalihkan pandangannya.
__ADS_1
"Tania, Lain kali jangan ngikat rambut didepan orang sembarangan yah" Ucap Pak Andre dengan mencoba mengalihkan pandagannya.
"Ohh maaf Pak, kalau itu ngga sopan. Saya tadi kepanasan sekali. " Kata Tania sambil menundukkan kepalanya. Dan tiba-tiba selagi Tania sedang menundukan kepalanya Pak Andre mendekatinya dengan posisi yang hanya sejengkal dari wajah Tania.
Tania pun langsung terkejut dan hampir jatuh tersungkur. Lalu Pak Andre pun menangkapnya dengan tangan kanannya.
"Kamu nggak papa?" Ucap Pak Andre sambil membenerkan posisi duduk Tania.
"Ngga papa Pak.. Saya kaget aja tiba-tiba bapak mendekat saya jadi kaget. Maaf Pak" Jawab Tania dengan muka merah yang sngat terlihat jelas.
"Oke.. Saya cuma ngga mau melihat kamu mengikat rambutmu didepan orang selain saya karena cara kamu mengikat rambut itu kamu sangat cantik sekali." Ucapnya sembari membelai rambut Tania.
"Sudah malam saya pulang dulu yah. Besok saya kesini lagi boleh?" Ucap Pak Andre sembari merapikan jasnya .
"Emmmm.. boleh Pak" Seru Tania sambil memberikan tas kerja nya ke Pak Andre dan tangannya pun dipegang erat oleh pak andre. dan Tania pun sangat gerogi sekali dengan perlakuan yang diberikan Pak Andre kepadanya.
"See you.. " Ucap Pak Andre sambil mengelus-elus tangan Tania yang lembut itu. dan mulai berjalan keluar .
__ADS_1
Setelah Pak Andre keluar dari rumahnya iya pun segera mengunci pintunya dan segera naik kedalam kamarnya, Iya masih belum percaya apa yang sedang ia alami sekarang ini. Seperti ada perasaan lebih terhadap Pak Andre. Perasaan nyaman jika Ia ada didekatnya.
Entahlah perasaan apa ini yang sedang ia rasakan. Rasa-rasanya Ia tidak akan melupakan moment seperti tadi disaat Pak Andre membelai rambut dan menggenggam tangannya.
Ia pun langsung membersihkan badaanya dan segera istirahat karena sudah sangat larut malam.
Selagi Tania sedang berbaring dan bersiap untuk tidur dengar suara dering dari ponselnya.
Ternyata Ia mendapatkan satu pesan masuk dari Pak Andre.
"Saya sudah dirumah. thanks buat hari ini Tania" Tulis pesan tersebut. Dan Tania pun langsung membalasnya.
" Iya pak sama-sama" Jawabnya dan langsung mengirim pesan tersebut ke pak andre.
"Okeh,, selamat istirahat, good night " Balas sang produser.
Tania pun tersenyum tipis atas perhatian yang Pak Andre perlihatkan kepada Tania.
__ADS_1
Tania pun langsung tidur karena matanya sudah tidak kuat lagi untuk membalas pesan tersebut. Ia pun segera mematikan lampunya dan tertidur pulas.