Aku Adalah Simpanan Produserku

Aku Adalah Simpanan Produserku
CINTA BUTA


__ADS_3

Ketidak percayaan masih menyelimuti hati dan pikiran Tania. Kenangan manis selama 5 hari dibali seakan tidak ada artinya. Tania pun masih mengurungkan dirinya didalam kamar semenjak kedatangannya dari Bali. Hal ini membuat sang manager bertanya-tanya tentang kondisi sang artisnya. Ia menduga Tania kesulitan disana karena Ia meninggalkan dirinya sendirian. Sang manager pun segere mengetok pintu kamar Tania.


 


 


"Tokkk,,,tokk,tok.. Tania kamu ngga papa? semenjak pulang kemarin sore sampai siang ini Lo belum makan loh." Ucap sang manager dari luar pintu kamar Tania.


 


"cekkkrekk" Suara pintu Tania.Dan sang manager pun langsung masuk kedalam kamar Tania.


 


"Lo ngga papa Tania? semenjak pulang darii liburan di Bali kamu jadi beda sekali." Tanya sang manager kepada Tania.


"Apa liburannya tidak menyenangkan? atau apa kamu disana ada yang gangguin? Kalau ada kenapa kamu ngga segera hubungin gue? " Sambungnya sambil menebak-nebak ada apa sebenernya dengan Tania diBali.


"ngga papa kok, gue kecapean aja disana gue kebanyak traveling jadi kurang istirahat." Ucap Tania sambil berbaring dikamar tidurnya.


"Hemmmm...ya udah deh. kamu istirahat aja dulu. gue sediain vitamin buat lo yah jangan lupa diminum. besok Lo ada acara dikantor" Ucap sang manager kepada Tania.


 

__ADS_1


"Iyah okehhh... Tunggu, apaah?dikantor???" Kata Tania terkejut.


Iyah, kan ada syuting perjalan kamu selama training di agensi Lo." Ucap sang manager.


"Ohh gitu yah, jam berapa mulainya?" Tanya Tania.


"Jam 2 siang abis makan siang kita standby dikantor." Jawab sang manager.


"Ya udah Lo istirahat dulu gih biar besok agak enakan badan Lo, gue pergi dulu Byeee" Ucap sang manager dan mulai beranjak pergi dari kamar Tania.


 


 


Sebenernya Tania sudah menduga bahwa Pak Andre sudah mempunyai istri. Tapi yang buat dia terkejut ternyata mereka sudah mempunyai anak yang sudah besar, dan istri yang sangat baik. Ini membuat hati Tania berkecambuk antara ingin menerima atau menolak kenyataan yang dialaminya sekarang.


 


 


Tiba-tiba ponsel Tania mendapatkan sebuah pesan, Tania pun segera memeriksanya, ternyata pesan itu dari sang produser yakni Pak Andre, isi pesannya berbunyi :


 

__ADS_1


 


"Tania, saya tahu kamu marah, kecewa dan terkejut atas kejadian kemarin. saya juga tidak tahu mereka bakal datang menjemputku. Tania, walaupun demikian, perjalanan kita, kenangan kita di Bali dan ucapan ku, semuanya saya lakukan dengan sungguh-sungguh dari hatiku paling terdalam, saya mencintaimu, saya senang sekali berada disampingmu Tania. Tapi saya juga tidak bisa meninggalkan istri saya, karena kita punya Putri. Saya memang cowo berengsek ngga punya otak tapi apakah seseorang yang mencintai kekasihnya dengan tulus itu sebuah DOSA?  Tania tolong jangan tinggalkan saya, tolong maafkan saya. Aku ingin mencintaimu. tapi, untuk saat ini kita tidak bisa bertemu karena anak dan istri saya sedang liburan di jakarta. dan masih belum tahu kapan bisa balik lagi kesingapura. sekali lagi saya minta maaf Tania."


Seperti itulah bunyi pesan dari pak Andre untuk Tania yang Ia kirimkan lewat chatnya. Tania pun makin tidak bisa menahan air matanya. air mata itu tidak henti-hentinya mengalir dari mata indah sang artis papan atas tersebut.


 


 


"Kenapa harus berakhir seperti Tuhan? Apa kita salah mencintai satu sama lain? Apak mencintai itu adalah sebuah DOSA besar?? Aku harus bagaimana " Teriak Tania dengan air mata membasahi seluruh pipinya.


"Ini tidak adil kalau aku yang harus menderita, Tidak, ini tidak salah. mencintai seseorang yang sama-sama saling mencintai itu tidak salah Tania. kamu berhak bahagia bersama Pak Andre." Ucap Tania sambil menatap wajahnya kearah cermin.


Tania pun kembali mengambil ponselnya dan membalas pesan dari pak andre.


"Tidak perduli tentang latar belakangmu Andre, aku sudah terlanjur mencintaimu,  aku akan menunggumu dan terus berada disampingmu selamanya. Aku pun mencintaimu"  Tulis pesan Tania lalu ia kirimkan pesan tersebut kepada sang produser.


Perasaan cinta yang sangat mendalam kepada sang produser membuat Tania tidak bisa berpikir jernih. Kini Tania akan menjalani hidupnya sebagai simpanan sang produser.


 


 

__ADS_1


__ADS_2