Aku Adalah Simpanan Produserku

Aku Adalah Simpanan Produserku
LOLOS AUDISI


__ADS_3

"Tania, Hasilnya sudah keluar.. dan ini adalah keputusan kami bertiga." Kata Nathalia sambil menatap tajam mata Tania.


"Bahwa kamu....... LOLOS dan berhak mengikuti training yang diadakan oleh perusahaan kami." Teriak Nathalia, yang membuatku terkejut..


Aku pun tidak bisa berkata-kata. air mata tiba-tiba keluar dari kedua mataku. perasaan gembira tidak bisa aku sembunyikan disana. Aku pun berterimakasih kepada ketiga juri karena memberikan kesempatan aku untuk bisa menjadi training dan bisa bergabung diperusahaan yang sangat terkenal itu.


"Terimakasih semuanya. sudah memberikan kesempatan berharga ini kepada saya. sekali lagi terimakasih" Ungkap Tania dengan terbata-bata karena menahan air matanya sambil membungkukan badan kehadapan para juri.


Selangkah lagi mimpi Tania akan segera terwujud. Tania sudah  tidak sabar ingin memberitahukan kabar gembira ini kepada orang tuanya.


Ia pun langsung bergegas pulang dan menuju ketempat halte busway yang tidak jauh dari kantor perusahaan musik tersebut.


Setibanya disana busway pun sudah stanby disana. Tania pun segera menempelkan kartunya dan segera mencari tempat duduk disana. karena sudah larut malam, didalam busway sudah sedikit penumpang dia pun bisa duduk dan berisitiarhat. Hari yang tidak bisa Ia lupakan sepanjang hidupnya.


Tak lama kemudian busway tiba dihalte pemberhentiannya. Tania pun langsung turun dan bergerak menuju keluar pintu halte.


Disana sudah sangat sepi karena sudah larut malam, Untungnya tempat halte busway dari rumah Tania jaraknya tidak terlalu jauh.


Selang beberapa menit, Tania sampai kerumahnya dan mengetuk pintu rumahnya.

__ADS_1


"knock..knock.. Mamah, Tania Pulang..." Seru Tania dari luar rumah.


Tak lama kemudian pintunya pun terbuka. Sang mamah sudah menunggunya dari tadi. Menunggu Tania pulang dan mendengarkan hasil dari audisinya...


"Akhirnya pulang juga kamu Nak, Mamah sama Papah sudah nunggu lama sekali ini" Ungkap sang Mamah.


"Hehehe.. sorry Mamah. karena aku ada nomor antrian yang agak banyak jadi agak malam aku pulangnya" Jawab Tania sambil mencium tangan sang Mamah.


"Jadi, gimana hasilnya Nak?" Sambung Ayah sambil menatapku dengan penuh harapan.


Sepertinya Tania akan sedikit mengerjain kedua orangnya.. Ia akan berpura-pura sedih seolah Ia gagal dalam mengikuti audisi tersebut.


"Kamu gagal??? " Tanya Ayah sungguh-sungguh.


"Sudah tidak apa- apa kalaupun gagal mungkin bukan rejeki kamu disana" Ungkap Mamah sambil menenangkanKu


"maksud Tania maafin Tania bahwa Tania bakal sering pulang malam karena Tania LOLOS dan menjadi training diperusahaan music tersebut" Saut Tania sambil memeluk kedua orang tua nya.


"Astaga Tania,, kamu bikin mamah jantungan.. saja." Ungkap sang mamah sambil menahan air matanya.

__ADS_1


"Akhirnya impian mu sebentar lagi terwujud Nak." Kata sang Ayah sambil mengelus-elus rambut Tania.


"Ya sudah, kamu mandi dulu lalu makan malam mamah sama papah bakal temenin kamu." Kata Mamah sambil berjalan menuju dapur untuk memansakan masakannya.


"oke siap bossss" Seru Tania dengan raut muka cerianya.


Tania pun langsung naik keatas dan menuju kamarnya lalu mengambil handuk dan bersiap membersihkan badannya. karena seharian beraktivitas.


Tak lama kemudian Tania pun turun dan menuju ketempat meja makan, disana sudah ada Ayah dan Mamah yang sedang menunggunya. Mereka sepertinya sudah tidak sabar  ingin mendengerkan ceritaku sewaktu audisi.


Merekapun berbincang- bincang sambil menemani makan malam Tania.


Waktu sudah menunjukan angka 12 malam. waktunya mereka bersiap-siap untuk istirahat.


Mereka pun naik dan menuju ketempat tidurnya masing- masing.


Tania pun langsung masuk kekamar mandi untuk menggosok giginya.


Setelah selesai Ia pun langsung mematikan lampunya dan berbaring dikasur kesayangannya tidak lupa bantal guling favoritnya tidak pernah terlepas dari pelukannya....

__ADS_1


__ADS_2