
selama bertahun-tahun mereka tidak pernah ketemu dan tidak ada ada kabar, tiba-tiba mereka bertemu tanpa sepengetahuan Tania. apakah mungkin ini skenario pak Andre untuk bertemu dengan Tania? Entahlah, yang jelas Tania sangat syok dengan kedatangan pak andre.
Pak Andre pun mulai bergabung dengan mereka, dan saling berjabat tangan dengan semua orang yang ada ditempat itu termasuk Tania. Tania tidak bisa berkata apa-apa didepan nya hanya senyum manis yang terpancar diwajah cantiknya..
Mereka pun melanjutkan pestanya sampai dini hari, Tania pun masih agak canggung berada disebelah pak andre karena sudah lama sekali Ia tidak berjumpa dengannya. Apalagi beliau adalah produser sekaligus CEO Agensi musiknya. Tapi Tania berusaha menyembunyikan rasa canggungnya didepan orang-orang yang ada disana. dan menikmati pestanya.
saat waktu menunjukan pukul 1 pagi Tania pun berpamitan untuk kembali kepenginapan dan segera beristirahat dan menyiapkan energinya untuk tampilan terakhir besok malam sebelum Ia menikmati liburan panjangnya.
"Semuanya, saya pulang dulu yah, kepala saya sudah mulai pusing , terimakasih buat hari ini.." Ucap Tania dengan memegang kepalanya.
"Oh okeh, kamu istirahat aja Tania" Kata Sang owner
Tania pun segera pulang dengan ditemani sang manager, Disaat mereka menuju tempat parkir mereka, tiba-tiba seorang pria datang dan memanggil sang manager, Ternyata sosok pria tersebut adalah Pak Andre. saat Tania keluar dari tempat pesta tersebut, tidak lama kemudian pak andrepun ikut berpamitan pulang, dan segera menyusul Tania dan managernya.
"Manager, Berhenti..." Seru Pak produser sambil menepuk bahu sang manager yang saat itu sedang memapah Tania yang yang sedikit tersadar.
__ADS_1
sang manager itu pun kaget dan segera berhenti dan memberikan hormat kepada pak andre.
"iya pak, ada apa?" UCap sang manager sembari membungkukan badannya bentuk memberi salam dan hormat kepada atasannya.
"Biar Tania sama saya saja. kamu boleh langsung istirahat,, saya yang akan anter dia kepenginapannya." Ujar Pak Andre.
"Tapi dia sepertinya sedikit mabok pak? Apa tidak merepotkan bapak?" Tanya Sang manager dengan perasaan tidak enak hati.
"Iya tidak apa-apa, lagian penginapan saya sama Tania bersebelahan, tidak masalah, kamu istirahat saja sekarang buat persiapan tampilan terakhir besok" Kata Pak Andre kepada sang manager.
"Okeh, tolong masukan Tania dimobil saya yah sebelah sini" Ucap Pak andre sambil menunjukan mobil parkirnya pas disamping mobil Tania.
Tania pun segera masuk kedalam mobil pak andre dengan kondisi tidak sadar karena mungkin sedikit mabok dan terlalu kelelahan.
"Terimakasih yah" Ucap Pak andre kepada sang manager.
__ADS_1
"Seharusnya saya pak yang berterimaksih sudah mau membantu saya mengantar tania pulang" Ucap sang manager.
"Tidak masalah, saya pergi dulu.. kamu langsung pulang istirahat juga." Ucap Pak andre dan segera meninggalkan tempat tersebut.
didalam perjalanan tak henti pak andre memandangi wajah Tania dengan wajah yang sangat berbinar-binar. mungkin beliau merindukan Tania karena sudah lama sekali tidak bertemu dan berkomunikasi dengannya.
tak lama kemudian merekapun tiba dipenginapan Tania. Pak andre pun segera keluar dan menggendong tania menuju kekamarnya.
Ia pun membukakan sepatu Tania dan meletakan tas Tania diatas meja dekat tania tidur. Ia pun menyelimuti badan Tania dengan selimut. disaat beliau sedang menyelimuti badan tania, matanya tertuju kearah rambut Tania yang menghalangi wajah cantiknya.
Pak Andre pun segera menyilakan rambut Tania yang menghalangi wajahnya. Pak Andre tidak henti-hentinya memandangi Tania. Ia pun perlahan-lahan mendekati wajah Tania sambil melihat kearah bibir Tania.
Disaat beliau ingin mencium Tania tiba-tiba ponselnya berdering dan mengejutkannya. Ia pun segera berdiri dan mengangkatnya sembari berjalan keluar dari kamar Tania.
Setelah selesai mengangkat ponselnya Pak Andre segera keluar dari rumah penginapan Tania dan segera menuju kerumah penginapan miliknya.
__ADS_1