Aku Adalah Simpanan Produserku

Aku Adalah Simpanan Produserku
MAKAN MALAM BERSAMA


__ADS_3

Matahari mulai menampakan sinarnya secara perlahan, dan burung-burung saling berkicau seakan sedang berinteraksi satu sama lain. Tania yang masih tidur pulas pun mulai membuka matanya secara perlahan setelah mendengar kicauan burung-burung yang ada ranting pohon dekat dengan jendela kamarnya.


Ia pun mulai meregangkan seluruh badannya,dan sesekali mengingat kejadian semalam yang mebikin dia senyum sendiri diatas kasurnya.


Iya pun mulai beranjak dari kasurnya dan berjalan kearah jendela sembari membuka jendela kamarnya dan menghirup udara segar dipagi hari. Karena ini hari liburnya Ia pun akan sedikit bermalas-malasan didalam kamarnya. Ia pun langsung masuk kedalam kamar mandinya untuk mencuci muka dan menyikat giginya agar lebih segar. Setelah selesai Ia pun langsung membawa semua sarapannya keatas Tania sarapan didalam kamarnya karena Ia pengin menghabiskan waktu didalam kamar. Ia pun duduk disamping jendela yang terbuka sembari melihat pemandangan dan menghirup udara segar.


Taniapun sangat menikmati nya dan mulai menyalakan musik kesukaanya, suasananya pun mulai membuat Tania semakin tak mau beranjak keluar dari kamarnya.  sedang asik menikmati lagu yang sedang dia putar, tiba-tiba bunyi suara nada yang ada diponselnya berdering. Ternyata panggilan tersebut datang dari Pak Produser. Ia pun lalu langsung mengangkatnya.


"Hallo..." Ucap Tania


"Hai, selamat pagi." kata Pak Andre


"Selamat pagi Pak. Ada apa yah Pak?" Tanya Tania penasaran.


"Nggak ada apa-apa.saya cuma pengin denger suara kamu. ngga ada kamu dikantor mood saya kurang baik." Saut Pak Andre dan membuat wajah Tania memerah.


"Gimana tidurnya nyenyak tadi malam?" Lanjutnya.


"Hmmmmmm...spechless saya pak. hehe... Iya saya tidur nyenyak sekali tadi malam sampai saya lupa tidak membalas pesan Bapak. Maaf yah Pak." Ucap Tania


"It's oke.. pulang dari kantor saya mampir kerumah kamu yah. saya akan membawa daftar kegiatan kamu mulai besok." Seru suara Pak Andre dari dalam ponsel Tania.


"Ohh siap pak. sebenernya bapak ngga usah repot-repot membawakannya biar saya aja yang ambil sekarang. Gimana?" Ucap Tania karena berasa tidak enak hati.


"Ngga usah biar saya aja kesana. Saya mau melihat kamu. Dan saya akan bawakan makanan. So, kamu jangan siapin apa-apa okeh." Ucap Pak Andre dengan nada sedikit terbata-bata.

__ADS_1


"Aduhhh Pak,,, saya jadi ngga enak hati ngerepotin bapak terus. Terimakasih yah Pak."  Ujar Tania.


"Udah nggak apa-apa. Saya lanjut kerja dulu yah. see you .. byeeeee..." Ucap Pak Andre


"Oh okeh Pak. See you... Byeeee." Ujar Tania dan mengakhiri perbincangannya.


"Oh My God.. Pak Andre ngajak makan malam bersama. Gue harus pake baju apa ini. mana baju gue ngga ada yang bagus lagi. " Ucap Tania sembari melihat-lihat bajunya yang ada didalam lemari.


Ia pun mulai mencoba bajunya satu per satu. dan ini membuat Tania sangat kebingungan. Ia ingin tampil anggun didepan pak produsernya.


.......


selang beberapa lama waktu menunjukan jam 6 malam Tania pun mulai menata tempat duduk yanga akan mereka gunakan untuk makan malam bersama. Setelah selesai. Ia pun segera membersihkan badannya agar lebih segar dan wangi saat bertemu dengan pak produser nanti.


"Selamat malam Pak, Silahkan masuk.. " Ucap Tania mempersilahkan masuk pak produsernya.


"Oh okeh. " Ujar Pak Andre sambil berhenti mentap Tania dan segera masuk kedalam rumah Tania.


"Ini saya bawakan steak dan wine anggur untuk kita makan malam bersama." Lanjut Pak Andre sambil menaruh makannannya.


"Oke,, saya siapin dulu yah Pak." Seru Tania dan langsung memindahkan kepiring yang sudah disiapkan. dan Pak Andre pun membantu menuangkan wine kedalam gelas yang sudah Tania persiapkan.


Mereka pun mulai duduk bersama dan menyantap makan malam yang sudah tersedia. Mereka sangat menikmati makan malamnya yang diiringi dengan lantunan musik yang memperindah suasana didalamnya.


"Kamu sangat cantik sekali Tania malam ini." Ujar Pak Andre disaat Tania sedang mengiris steak dagingnya.

__ADS_1


"Terimakasih Pak. " Seru Tania menghentikan makannya dan langsung meminum wine yang sudah pak andre siapkan untuknya.


Mereka pun melanjutkan makan malamnya. dan selang beberapa waktu setelah mereka menyelesaikan makan malamnya, mereka lanjut membahas daftar kegiatan yang akan Tania kerjakan.


Mereka pun pindah ketempat yang lebih nyaman. Mereka lalu memilih duduk disofa dekat TV.


Mereka sangat serius membicarakan daftar kegiatan yang akan Tania langsungkan sebagai artis pendatang baru. Rekaman lagu baru untuk Tania akan diadakan 2 hari lagi. Dan Tania diharuskan menjaga suaranya agar tetap stabil sampai hari H.


jam sudah menunjukan jam 12 malam dan Pak Andre pun berpamitan untuk segera pulang kerumahnya. Karena besok ada jadwal meeting pagi-pagi sekali Ia pun harus mengakhiri perbincangannya bersama Tania.


"Sudah malam Tania. Saya pulang dulu yah. terimakasih untuk malam ini. malam yang sangat berkesan bagi saya." Ujar Pak Andre sambil mentatap wajah Tania yang sangat cantik itu. yang sesekali membelai rambut panjang Tania.


"Iya Pak. Terimakasih juga sudah mau nemenin saya makan malam. ini juga sangat berkesan sekali untuk saya." Ucap Tania dengan senyum yang tertera dibibir indahnya yang membuat Pak Andre sesekali melihat kearah bibir Tania yang sangat seksi. Rasanya Ia tidak tahan untuk mencium bibir indah Tania. Tapi Ia berusaha mengendalikan dirinya dan langsung beranjak dari tempat duduknya.


"Okeh, saya pulang Yah, Selamat malam.." Ucap Pak Andre dan langsung keluar dari rumah Tania.


"Oke. Selamat malam. hati-hati dijalan pak." Ucap Tania sambil melambaikan tangannya.


Pak Andre pun segera menyalakan mobilnya dan segera pergi dari rumah Tania. Perasaannya seperti tidak bisa disembunyikan lagi. sepertinya Pak Andre sangat menyukai Tania. Tapi Ia mencoba mengendalikan emosi tersebut dan melupakan persaan itu. Tetapi semakin Ia ingin melupakannya, Wajah Tania selalu ada dibayangannya.


Disisi lain, Tania pun sibuk membersihkan piring-piring bekas makannan dan minuman, Ia langsung mencucinya agar besok dia bisa bangun siang tanpa terbebani oleh piring kotor.


Setelah selesai Ia langsung membersihkan riasan yang ada diwajahnya. Ia pun langsung bersiap-siap untuk istirahat setelah selesai menghapus riasannya. Tania pun sesekali memikirkan Pak Andre. Sepertinya Ia merasakn adanya perasaan berbeda dengan Pak Andre. Tapi Ia juga berusaha mengendalikannya. Mungkin perhatian yang Ia rasakan hanya kepedulian Pak Andre karena dia artis baru. So, Tania juga berusaha mengendalikan perasaanya, dan fokus dengan karir solonya.


Taniapun langsung berbaring dari kasurnya dan mematikan lampu dan bersiap untuk tidur.. GOOD NIGHT

__ADS_1


__ADS_2